Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ju Haknyeon Menang Gugatan Rp2,7 M atas Jurnalis yang Memfitnahnya
potret Ju Haknyeon (instagram.com/_juhaknyeon_)
  • Pengadilan Distrik Pusat Seoul mengabulkan sebagian gugatan Ju Haknyeon dan memerintahkan jurnalis Choi membayar 200 juta won atau sekitar Rp2,7 miliar atas laporan palsu.
  • Artikel Juni 2025 menuduh Ju Haknyeon terlibat prostitusi dengan Asuka Kirara di Tokyo; pengadilan menyatakan klaim tersebut, termasuk pengakuan darinya, tidak benar.
  • Jurnalis Choi juga menjalani sidang pidana pencemaran nama baik. Ia mengakui menerbitkan artikel, tetapi membantah niat menyebarkan informasi palsu dan mengaku telah mengonfirmasi kepada Cha Ga Won.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ju Haknyeon kembali mendapatkan kemenangan telak di pengadilan. Setelah tidak perlu membayar ganti rugi kepada mantan agensinya, ONE HUNDRED, idol KPop kelahiran 1999 tersebut malah akan menerima kompensasi.

Pengadilan baru-baru ini mengabulkan gugatan perdata yang diajukan oleh Ju Haknyeon terhadap seorang jurnalis atas tuduhan laporan palsu. Lantas, bagaimana kelanjutannya? Berikut informasi selengkapnya.

1. Ju Haknyeon menang gugatan Rp2,7 M atas jurnalis yang menyebarkan informasi palsu

potret Ju Haknyeon (instagram.com/_juhaknyeon_)

Pada Jumat (23/10/2026), Divisi Perdata 25 Pengadilan Distrik Pusat Seoul resmi mengabulkan sebagian gugatan yang menguntungkan Ju Haknyeon. Majelis hakim memerintahkan seorang jurnalis bermarga Choi yang diidentifikasi sebagai 'A' untuk membayar ganti rugi sebesar 200 juta won atau setara Rp2,7 miliar kepada Ju Haknyeon.

"Jurnalis A telah memfitnah Ju Hakyeon-ssi dengan memasukkan informasi palsu dalam artikel tersebut, yang menyebabkan beliau mengalami tekanan mental yang signifikan," bunyi putusan Divisi Perdata 25 Pengadilan Distrik Pusat Seoul.

Pada Juni 2025 lalu, A menerbitkan sebuah artikel yang mengklaim Ju Haknyeon terlibat prostitusi dengan Asuka Kirara, seorang mantan aktris video dewasa Jepang, di Tokyo. Saat itu, Ju Haknyeon dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Namun, mantan agensinya, ONE HUNDRED, tiba-tiba mengumumkan Ju Haknyeon mengundurkan diri dari THE BOYZ. Kontrak eksklusifnya juga diputus secara sepihak dengan alasan pelanggaran kepercayaan akibat masalah kehidupan pribadi.

2. Ju Haknyeon dakwa jurnalis A atas laporan palsu

potret Ju Haknyeon (instagram.com/_juhaknyeon_)

Ju Haknyeon mendakwa jurnalis A sebesar 1 miliar won atau sekitar Rp13,5 miliar atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait laporan palsu. Pengadilan kemudian menyatakan, laporan tentang keterlibatan Ju Haknyeon dalam prostitusi tersebut, termasuk kabar bahwa ia telah mengakuinya, adalah bohong atau tidak benar.

"Menyebut Ju Haknyeon terlibat prostitusi hanya dari kabar penyelidikan sebelum artikel itu rilis terlalu mengada-ada. Dari yang diklaim jurnalis A, belum cukup bukti untuk menyimpulkan hal tersebut," kata pengadilan.

3. Jurnalis A bantah sebarkan informasi palsu: Sudah cek fakta ke Cha Ga Won

potret Ju Haknyeon (instagram.com/_juhaknyeon_)

Secara terpisah, jurnalis A saat ini didakwa melakukan tindak pidana pencemaran nama baik berdasarkan Undang-Undang tentang Peningkatan Pemanfaatan Jaringan Informasi dan Komunikasi serta Perlindungan Informasi terkait laporan tuduhan prostitusi Ju Haknyeon ini. Pengadilan menjeratnya dengan dakwaan tanpa penahanan pada Mei 2026 dan sedang menjalani persidangan.

Pada sidang pidana pertama, jurnalis A mengakui telah menerbitkan artikel tersebut tetapi membantah niat untuk menyebarkan informasi palsu, pencemaran nama baik, dan niat jahat, serta menyatakan dirinya tidak bersalah. Jurnalis A menegaskan ia telah mengonfirmasi faktanya secara langsung dengan Cha Ga Won, ketua ONE HUNDRED, tempat Ju Haknyeon sebelumnya bernaung.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article