Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pembuat Video Deepfake Karina dan Winter aespa Dihukum 2 Tahun 6 Bulan
Karina dan Winter aespa (instagram.com/aespa_official)

SM Entertainment membagikan pernyataan terkait pelaku yang membuat video deepfake Karina dan Winter aespa. Setelah melalui penyelidikan dan persidangan, pelaku dijatuhi hukuman atas kejahatannya.

Selain itu, SM Entertainment menegaskan juga akan menuntut orang-orang yang memberikan komentar jahat kepada artis mereka. Simak fakta-fakta selengkapnya di bawah ini!

1. Karina dan Winter jadi korban video deepfake

Karina dan Karina aespa (instagram.com/katarinabluu | instagram.com/imwinter)

Dilansir Soompi, Karina dan Winter aespa dilaporkan menjadi korban video deepfake. Pelaku yang telah ditangkap kedapatan membuat dan menjual video deepfake kedua idol tersebut untuk mendapatkan keuntungan.

"Kami ingin memberitahukan bahwa putusan bersalah telah dijatuhkan terhadap terdakwa dalam kasus yang melibatkan pembuatan dan penjualan video deepfake artis kami, Karina dan Winter, untuk mendapat keuntungan," tulis SM Entertainment melalui pernyataannya pada Kamis (18/6/2026).

2. SM mengumumkan pengadilan sudah menjatuhi hukuman untuk pelaku

Karina dan Winter aespa (instagram.com/aespa_official)

Melalui pernyataan tersebut, pelaku diketahui dijatuhkan hukuman penjara 2 tahun 6 bulan. Selain itu, pelaku juga mendapat pelarangan bekerja selama 7 tahun di lembaga yang berkaitan dengan anak-anak dan remaja.

"Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara 2 tahun 6 bulan kepada terdakwa, memerintahkan penyelesaian program perawatan kekerasan seksual selama 80 jam, dan memberlakukan larangan bekerja selama 7 tahun di lembaga-lembaga yang berkaitan dengan anak-anak dan remaja," lanjut SM Entertainment.

3. Mereka juga melakukan pengaduan untuk oknum yang menuliskan komentar jahat

Karina dan Winter aespa (x.com/aespa_official)

Di sisi lain, SM Entertainment juga telah mengajukan ajuan kepada pihak berwenang yang mengunggah konten atau komentar jahat tentang artis mereka. Mereka telah mengamankan sejumlah bukti dan bekerja sama dengan platform terkait untuk mengidentifikasi pengguna anonim.

"Kami akan menanggapi dengan tegas penyebaran rumor jahat dan informasi palsu, pelecehan seksual, ejekan, serta pembuatan dan distribusi konten yang dimanipulasi, tanpa keringanan atau penyelesaian apa pun," sambung agensi tersebut.

SM Entertainment berjanji akan melindungi hak dan kepentingan artis mereka. Semoga masalah ini tidak terulang lagi, ya!

Editorial Team

Related Article