5 Bukti Mark Lee eks NCT Overwork sejak Debut, Didukung Hengkang?

- Mark aktif di banyak unit NCT dan SuperM, membuat jadwalnya sangat padat hingga fans khawatir terhadap kesehatannya.
- Hasil tes kesehatan menunjukkan tubuh Mark menua lebih cepat, sementara ia sering mengaku lelah dan kurang istirahat selama tur dan promosi.
- Rekan grup seperti Chenle dan Yuta turut mengungkap kekhawatiran atas kondisi Mark yang tetap memprioritaskan karier meski sempat mendapat infus karena kelelahan.
Mark Lee telah aktif sebagai member NCT U, NCT 127, NCT Dream, dan SuperM sepanjang kariernya selama kurang lebih 10 tahun di SM Entertainment. Kesibukan tanpa henti sang idol membuat fans mengkhawatirkan kesehatannya. Gak heran, ia pun dinilai terlalu banyak bekerja alias overwork oleh para penggemar.
Maka dari itu, sebagian penggemar sebenarnya lega saat Mark mengakhiri kontraknya dengan SM Entertainment. Sebab, jadwal padat Mark bukanlah asumsi belaka. Berikut deretan bukti Mark Lee eks NCT telah terlalu banyak bekerja dari sejak debut. Yuk, simak!
1. Hasil tes kesehatan Mark memprihatinkan

Mark pernah menjalani tes kesehatan komposisi tubuh dan vitalitas pada 2025. Dalam hasilnya, aktivitas tubuh dan usia biologis Mark berada pada level yang sama dengan orang-orang berusia 30 hingga 40-an tahun. Padahal, dia sebenarnya masih berusia 20-an saat itu.
Menurut penjelasan medis, tingkat aktivitas tubuh maupun perkembangan tubuhnya menunjukkan bahwa dia menua dengan cepat. Mark diklaim tidak akan merasakan dampaknya sekarang, karena usianya masih muda. Namun, Mark akan merasakan efeknya usai melewati usia 30-an. Salah satu dampaknya adalah kesulitan mencerna makanan.
Dokter mencatat bahwa Mark mungkin belum merasakan dampaknya saat ini karena fisiknya yang kuat. Namun, tekanan yang terakumulasi dari jadwal padat selama bertahun-tahun, tur, latihan, kegiatan grup, dan lainnya akan berdampak dengan lebih jelas saat Mark berusia 30-an.
2. Mengaku merasa lelah dan kurang istirahat

Mark menjalani tur, perilisan album, hingga promosi bersama NCT Dream dan NCT 127 dalam waktu saling berdekatan pada 2023. Ditambah lagi, konser NCT Nation membuatnya harus berpartisipasi dalam penampilan berbagai unit. Mark juga berinteraksi dengan fans usai pengumuman konser NCT Nation.
Tampaknya, fans mengungkap kekhawatirannya pada Mark di Bubble. Alhasil, Mark merespons dengan bercanda, “Tunggu, apa itu istirahat?” Lalu, dia mengklaim dirinya hanya bercanda. Ia mengaku merasa senang dengan perilisan album grupnya dan tak sabar mengetahui reaksi fans.
Mark pun sempat mengungkapkan rasa letihnya tentang jadwal turnya dengan NCT Dream dan NCT 127 dalam Soundwave Fansign pada 2022. Ia menyatakan, “Aku bahkan tak akan berbohong, aku sebenarnya merasa agak sakit. Ini melelahkan, sama seperti traveling itu sendiri.”
3. Sempat membuat Chenle khawatir

Chenle sempat mengungkap kekhawatirannya terhadap jadwal padat Mark dan Haechan melalui siaran langsung di Weibo pada 2022. Ia mengatakan, “Mark dan Haechan… Hatiku sakit melihat mereka. Aku tidak punya kemampuan atau cara untuk membantu mereka.”
Chenle sendiri lelah saat aktif di satu unit, jadi dia bersimpati pada Haechan dan Mark yang promosi dengan berbagai unit. Ia mengatakan, “Mereka terbagi menjadi dua kelompok dan harus terus berlari. Kurasa berada di satu grup saja tak mudah, tapi mereka berada di dua grup. Jadi mereka sungguh kelelahan. Aku percaya kalian akan selalu memberi mereka energi, dan aku pikir kalian hebat. Namun mereka terlalu kelelahan.”
Chenle pun mengklaim tak akan menuntut apa pun dari Mark dan Haechan. Namun, dia sangat mengapresiasi keduanya yang sama sekali tidak mengeluh dalam menjalani jadwalnya. Apalagi, mereka bisa tetap menjaga semangatnya dengan baik. Padahal, dia sendiri bisa memaklumi jika Mark dan Haechan menunjukkan rasa lelahnya secara terang-terangan.
4. Lebih memprioritaskan karier ketimbang kesehatan

Dalam sebuah fansign video call pada 2023, seorang penggemar menanyakan urutan peringkat dalam berbagai aspek hidup Mark. Sang fans memberi pilihan cinta, karier, kesehatan, dan kebebasan. Mark salah mendengar dan mengira cinta adalah agama.
Mark pun mengungkap, bahwa urutan prioritasnya dalam hidup adalah agama, karier, kesehatan, lalu kebebasan. Jawabannya membuat penggemar khawatir. Sebab, dia menempatkan karier di posisi lebih awal ketimbang kesehatan. Namun, pilihan tersebut juga dinilai sesuai dengan realitasnya saat itu yang terlalu banyak bekerja.
5. Pernah diinfus di tengah kesibukannya

Di program Fill It Up pada 2022, para member NCT 127 diminta mengungkapkan kesulitan yang mereka hadapi dalam mempersiapkan comeback. Taeyong mengatakan, comeback saat itu sulit bagi semua member. Namun, Mark dan Haechan jadi member yang paling banyak mengalami kesulitan.
Selain itu, Yuta juga mengungkap kekhawatirannya karena jadwal padat Mark melalui Bubble. Ia menyatakan bahwa para member harus bekerja keras karena bakal segera menjalani konser di Manila. Ia pun khawatir pada Mark dan Haechan. Sebab, kedua rekan grupnya itu tampak sangat kelelahan di matanya.
Penggemar pun sempat menyadari, terdapat bekas stiker suntikan di lengan Mark dalam sebuah video. Akhirnya, seorang fans menanyakannya pada Mark melalui fansign. Mark mengatakan, dirinya memang sempat mendapat infus bersama Haechan. Namun, ia merasa kondisinya sudah membaik saat itu.
Selama bertahun-tahun berkarier, Mark telah menjalani kesibukan tanpa henti sebagai member dari berbagai grup. Wajar saja, jika banyak orang menyadari bahwa dia bekerja terlalu banyak sebagai idol KPop. Hal itu pula yang membuat keputusannya hengkang cukup didukung oleh rekan grup dan fansnya.