Anniversary ke-11, 8 Cara DAY6 Menghadapi Konflik dengan Bijaksana

- DAY6 merayakan 11 tahun karier pada 7 September 2026, mempertahankan kerja sama lewat diskusi, mendengarkan perspektif anggota, dan mengutamakan kebersamaan saat menghadapi masa sulit.
- Perbedaan pendapat soal musik dan penampilan diselesaikan melalui pemungutan suara mayoritas, ruang untuk menyuarakan opini, serta peran anggota yang meredakan ketegangan.
- Para anggota belajar menerima kritik terbuka, memahami batasan masing-masing, memberi waktu untuk beradaptasi, dan mengakui kesalahan serta meminta maaf ketika menyakiti perasaan rekan.
Perbedaan pendapat maupun pertengkaran pernah menjadi sumber konflik bagi DAY6. Hanya saja, selama bertahun-tahun berkarier bersama, mereka sudah tahu cara menghadapi konflik itu. Mereka suka mendiskusikannya dan menghargai pendapat sesama member.
Terbukti, DAY6 bisa bekerja sama dengan baik sampai saat ini. Mereka bahkan sudah resmi jadi grup yang telah bertahan selama 11 tahun pada Senin (7/9/2026). Kalau kamu ingin tahu bagaimana cara mereka menghadapi konflik sampai bisa langgeng, yuk, simak!
1. Mau mendengarkan pendapat member lain ketimbang keras kepala dengan perspektif sendiri

DAY6 (instagram.com/day6kilogram) Dalam wawancara dengan News1 pada 2020, Sungjin mengatakan, DAY6 menyelesaikan konflik dengan mendiskusikannya. Misalnya, saat ada member yang menentang suatu hal. Maka, ia akan mendengarkan sudut pandang dari member itu dan berusaha memahami mengapa member itu berpikir seperti itu.
Sungjin juga menyadari, bahwa bersikeras mempertahankan pendirian sendiri tidak akan menyelesaikan masalah. Makanya, ia bersyukur karena member DAY6 tidak bersikap demikian. Apalagi, masalah DAY6 bisa diatasi lewat percakapan. Kerja sama tim mereka juga jadi lebih kuat karena sering menghadapi kesulitan bersama.
Sungjin juga mengungkap cara menangani krisis dalam grupnya dengan mengatakan, “Setiap kali sesuatu yang sulit terjadi, aku mencoba untuk menyatukan kami (DAY6) ketimbang menganalisis secara mendalam. Kami makan bersama, bermain game, dan jika salah satu dari kami bersedih, kami mencoba membicarakannya.”
2. Selalu ada member yang bisa meredakan konflik dan mengandalkan pemungutan suara

DAY6 (x.com/day6official) Dalam wawancara dengan BARKS pada 2018, Young K menyebut Wonpil sebagai orang yang paling baik. Bahkan, saat ada konflik dalam tim, Wonpil selalu berusaha meredakan situasi. Hal itu membuatnya merasa Wonpil seperti ibu bagi DAY6. Satu-satunya kekurangan Wonpil adalah tak bisa memasak.
Selain itu, Sungjin juga mengakui bahwa para member sering punya perbedaan pendapat demi menunjukkan penampilan dan lagu yang baik. Mereka mengatasi itu dengan memilih pendapat yang mendapat suara mayoritas. Young K sampai mengklaim, mereka adalah grup dengan hubungan yang sangat sehat.
3. Membiasakan diri menerima kritik dari satu sama lain

DAY6 (instagram.com/day6kilogram) Dalam konten DAY6 10th Anniversary Documentary pada 2025, Dowoon mengakui DAY6 tak ingin mendadak mengubah identitas dan cara bermusik hanya karena sudah populer kini. Mereka juga punya kerja sama tim yang erat karena kesamaan dalam menghadapi popularitas itu. Hanya saja, kerja sama tim ini juga bisa menciptakan beberapa konflik.
Menurut Dowoon, para member DAY6 yang sudah dekat justru kian sering melihat kekurangan satu sama lain. Apalagi, mereka memang banyak berdiskusi satu sama lain. Obrolan secara terbuka itu memungkinkan mereka mengatakan hal-hal seperti “Bagian ini tadi kurang bagus,” atau “Sepertinya yang tadi kurang tepat.” Makanya, kadang mereka juga saling berkonflik.
4. Tidak sungkan untuk menyuarakan pendapat tanpa takut konflik

DAY6 (x.com/day6official) Melalui sebuah wawancara pada 2024, Sungjin mengaku tidak mencoba membatasi dirinya dengan hanya berkutat pada pikirannya sendiri saat bekerja. Ia menyadari beberapa member mungkin ragu bersuara saat ada konflik pendapat. Namun, dengan itu, ia cenderung berbicara untuk mewakili member yang ragu.
Namun, itu bukan berarti Sungjin setuju dengan pendapat member yang diwakili olehnya. Ia hanya ingin semua rekan grupnya bisa mengekspresikan pendapatnya dengan baik. Dengan begitu, sesama member bisa saling mengetahui perspektif masing-masing. Ia tak keberatan jika pendapat salah satu member bertentangan dengannya.
5. Sudah saling memahami batasan masing-masing

DAY6 di Amazing Saturday (instagram.com/amazingsat_official) Pada 2020, Wonpil mengatakan, DAY6 sering terlibat konflik sebelumnya. Sebab, usia mereka masih terlalu muda. Meskipun begitu, mereka juga cepat dalam berbaikan. Young K menambahkan, bahwa mereka kini sudah saling memahami batasan yang tidak boleh dilanggar untuk satu sama lain.
6. Sungjin selalu berusaha mengomel untuk menghentikan pertengkaran member

DAY6 (x.com/day6official) Pada 2020, Sungjin mengakui bahwa member yang lebih muda suka bertengkar saat menghadiri siaran tertentu. Makanya, ia merasa peran mediator itu penting bagi mereka. Namun, ia juga menyadari, dirinya sendiri pun kadang juga terlibat pertengkaran dengan para member.
Sungjin tahu bahwa rekan grupnya itu suka bertengkar jika dirinya tidak ikut dalam jadwal tertentu. Ia biasanya akan membiarkan sambil mengatakan, “Silakan bertengkar.” Member lain pun sudah memahami kebiasaan Sungjin yang suka mengomeli mereka.
Sayangnya, Sungjin juga jadi kecewa karena para member tidak mendengarkannya yang suka mengomel. Lalu, Sungjin pun ditanyai tentang member yang paling tak suka mendengarkan omelan. Menariknya, ia menjawab, “Kurasa aku yang paling tak mendengarkan. Karena aku suka melakukan apa pun dengan caraku sendiri.”
7. Butuh waktu untuk saling memahami perbedaan

DAY6 (twitter.com/day6official) Dalam sebuah wawancara pada 2019, Wonpil mengakui ada banyak konflik yang pernah dilalui DAY6. Butuh waktu yang lama bagi mereka untuk bisa menyatu dalam hal kepribadian. Tiap member juga punya selera musik dan kecenderungan berbeda-beda, sehingga kadang berbeda pendapat saat menulis lagu bersama.
Wonpil menambahkan, “Namun kini, kami sudah tak mengalami masalah seperti itu dan kami bisa bekerja sama dengan baik. Mungkin itu karena kami sudah melewati konflik-konflik tersebut sejak awal, ketika kami sedang mempersiapkan diri untuk jadi sebuah band. Sekarang kami bekerja sama dengan harmonis dan dengan senang hati.”
8. Mengakui kesalahan saat menyakiti perasaan member lain

Wonpil dan Young K DAY6 (instagram.com/day6kilogram) Young K menceritakan pertengkarannya dengan Wonpil pada 2024. Young K mengaku sempat tidak memercayai ada orang yang sebaik Wonpil saat masih trainee. Jadi, ia menuduh Wonpil berpura-pura baik dan membuat Wonpil merasa disalahpahami.
Young K mengatakan pada Wonpil, “Aku tidak percaya padamu.” Wonpil pun mengatakan dengan nada bicara yang penuh amarah, “Aku tidak berpura-pura baik! Kenapa kau tidak menyadari itu?!”. Young K pun menyadari ia salah paham dan telah meminta maaf pada Wonpil.
Terbukti, konflik tidak membuat hubungan sesama member DAY6 jadi renggang. Mereka punya cara yang dewasa dalam menghadapi dan menyelesaikannya bersama. Dengan begitu, mereka bisa menjalin persahabatan yang baik dan bisa bekerja sama selama bertahun-tahun.





















