Fan Meeting Perdana Hearts2Hearts di Jakarta, Hangat dan Penuh Cerita!

- Hearts2Hearts sukses gelar fan meeting perdana di Jakarta dengan suasana intim dan energi hangat antara member serta S2U yang memenuhi Tennis Indoor Senayan.
- Selama dua jam, grup ini tampil maksimal membawakan 10 lagu termasuk beberapa cover ikonik, menghadirkan momen nostalgia dan euforia lewat interaksi dekat dengan penggemar.
- Sesi games 'Secret Heart Cabinet' dan kekompakan S2U mengenakan dresscode biru muda menambah kehangatan acara, memperlihatkan kedekatan emosional antara idol dan penggemar.
Jakarta, IDN Times - Hearts2Hearts baru saja menyelesaikan fan meeting bertajuk “HEARTS 2 HOUSE” di Tennis Indoor Senayan, Sabtu (28/3/2026). Acara ini pun tercatat sebagai fan meeting perdana Carmen cs di Indonesia.
Sebagai reporter IDN Times yang sudah beberapa kali meliput event mereka di Jakarta, saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh Jiwoo di penghujung acara. Menurutnya, walaupun mereka sudah beberapa kali berkunjung ke Indonesia, acara ini justru terasa lebih intim karena hanya ada Hearts2Hearts dan S2U saja.
“Ini adalah penampilan tunggal pertama, di mana hanya ada kita dan S2U. Yang saya rasakan dalam beberapa kunjungan di negara ini, saya merasa kita mendapatkan energi luar biasa yang berbeda dari yang biasa kita hadiri, seperti festival contohnya. Saya harap ini juga menjadi waktu yang berarti dan juga berbeda untuk S2U,” kata Jiwoo sambil memperlihatkan senyum termanisnya.
1. Visual panggung sekilas jauh dari kesan megah, tapi vibes spektakuler tergambar kuat dari energi member dan penggemar yang saling mengisi

Sekilas, visual panggung fan meeting ini terlihat sangat sederhana dan jauh dari kesan megah. Setup-nya tampak simple, dengan tata lampu yang gak dibuat berlebihan. Tapi, secara perlahan, suasana justru berbicara dengan caranya sendiri. Tanpa efek panggung yang wow, vibes spektakuler justru hadir secara tak terduga karena energi Hearts2Hearts dan S2U yang saling mengisi.
Selama kurang lebih dua jam acara berlangsung, perhatian saya berkali-kali tertuju pada upaya kedelapan member yang tampak begitu ingin menyenangkan penggemar. Mereka tak hanya tampil di atas panggung, tapi juga berusaha mendekatkan diri lewat berbagai aksi tak terduga yang terasa melokal.
Tak lagi sekadar menyapa S2U dalam bahasa Indonesia, Stella bahkan menunjukkan effort lebih dengan mengikuti tren TikTok “Kasih Paham Bos” yang sempat viral. Sementara itu, Carmen, member yang berasal dari Bali juga menghidupkan suasana lewat dance challenge “Malu-malu” sebagai hadiah untuk penonton.
“Si Gen Z yang satu ini gak mau ketinggalan,” ujar Carmen, dengan logat Bali yang masih terasa kental, dan langsung mengundang tawa.
Di sisi lain, antusiasme penonton juga tak kalah besar. Bahkan, sejak awal acara ini dimulai sekitar pukul 15.00 WIB, saat para member baru muncul di atas panggung dan layar besar menampilkan mereka satu per satu, sorakan penonton langsung menggema. S2U bikin tersentuh karena meneriakkan semua nama member secara adil dengan penuh semangat.
Saat itu, saya yang meliput di area section 4A turut merasakan kegembiraan para penonton di sekitar. Bahkan, beberapa di antaranya tampak tak bisa menyembunyikan rasa gemas mereka hingga refleks meloncat kecil setiap kali member Hearts2Hearts melempar aegyo. Pokoknya, semuanya benar-benar tenggelam dalam euforia yang sama.
2. Hearts2Hearts tampil maksimal bawakan 10 lagu

Girl group di bawah naungan SM Entertainment tersebut memeriahkan acara fan meeting mereka dengan membawakan sekitar 10 lagu lagu, dengan “The Chase” sebagai lagu pembuka yang apik, memancing S2U untuk langsung sing along.
Suasana hangat semakin menyebar di seluruh venue saat Hearts2Hearts berjalan menuju panggung extended untuk membawakan lagu kedua “Pretty Please”. Karena jarak para member yang semakin dekat, teriakan gemas penonton pun tak bisa dihindari. Pada waktu yang sama, beberapa penonton juga tampak fokus merekam momen langka tersebut.
Hearts2Hearts juga mempersembahkan aksi panggung yang maksimal ketika membawakan lagu “Style” dan “Rude!” yang menjadi hit andalan mereka. Lalu, nuansa nostalgia pun muncul saat mereka membawakan cover lagu seniornya seperti “Genie” dari SNSD dan “Electric Shock” dari f(x).
Semua cover lagu tersebut dibawakan dengan sentuhan yang terasa segar dan penuh warna. Namun, yang paling membekas bagi saya adalah saat mereka membawakan lagu “Red Flavor” milik Red Velvet. Di momen ini, vokal dan koreografi member terlihat seimbang, gak ada kesan jomplang karena semuanya berpadu dengan pas.
Gaya mereka yang terlihat swag, namun tetap menggemaskan dengan outfit sentuhan hitam juga seolah menyatu dengan lagu, lho. Penampilan lagu “Red Flavor” ini juga terasa semakin berkesan karena tembakan confetti yang memenuhi venue dan disusul gelembung-gelembung yang menciptakan suasana yang hangat sekaligus ceria.
3. Games “Secret Heart Cabinet” yang ciptakan suasana intim dan penuh cerita

Hearts2Hearts juga memanjakan penggemar dengan menghadirkan beberapa sesi games. Salah satu games yang menarik perhatian saya adalah games bertajuk “Secret Heart Cabinet.”
Games tersebut mengajak penggemar untuk mengenal sisi lain para member melalui kabinet berisi barang-barang kesayangan mereka. Bukan sekadar benda, setiap item milik para member tersebut juga menyimpan cerita, kebiasaan, hingga kenangan masa kecil.
Yeon, misalnya. Saat itu, ia dengan senang hati menunjukkan kamera digital kesayangannya dan bahkan mengajak penggemar untuk foto bersama. Sementara Stella bikin emosional saat berbagi kisah tentang kalung pemberian orangtuanya.
“Bentuknya hati dan sangat spesial karena kalung ini diberikan oleh orangtuaku ketika aku debut. Rasanya selalu tersentuh ketika memakai kalung ini karena teringat hari-hari debut kita,” kata Stella bikin penonton haru.
Sebelumnya, saya sempat menebak Carmen akan mengeluarkan nasi padang dari kabinetnya. Namun ternyata, tebakan saya meleset. Alih-alih makanan yang selalu menjadi favoritnya, Carmen justru memperlihatkan sebuah gelang pemberian orangtuanya.
“Aku sudah pakai ini sejak sebelum jadi trainee. Dulu aku pakainya setiap hari, tapi sekarang memang tidak selalu. Tapi aku tetap bawa ini ke mana pun aku pergi,” cerita Carmen dengan penuh semangat.
4. Puji S2U yang hadiri fan meeting sesuai dresscode, Hearts2Hearts: Mantul!

Kamu tahu hal apa yang terasa cukup unik di acara fan meeting ini? Sejak awal tiba di venue, saya langsung menyadari satu hal, yaitu banyaknya penggemar yang didominasi oleh fanboy. Bukan cuma hadir, mereka juga terlihat totalitas karena hampir semuanya kompak mengenakan outfit sesuai dresscode yang menciptakan lautan biru muda yang mencolok di seluruh venue.
Dari tempat saya berdiri, pemandangan tersebut terasa unik sekaligus hangat. Ada rasa kebersamaan yang kuat, seolah semua orang benar-benar ingin menjadi bagian dari momen tersebut.
Menariknya, effort penggemar ini ternyata tak luput dari perhatian Hearts2Hearts. Di tengah acara, Jiwoo sempat memperhatikan penonton dari ujung ke ujung panggung. “Aku lihat, ada banyak yang pakai baju sesuai dresscode,” tuturnya, yang langsung membuat member lain ikut mengamati. Tak lama setelah itu, mereka pun kompak melempar pujian dengan satu kata yang langsung disambut riuh penonton. “Mantul!” kata semua member.
Selanjutnya, Carmen secara tak terduga mengatakan, “Wah, keren banget. Jadi ngerasa lebih dekat sama kalian.” Alhasil, ucapannya lagi-lagi bikin penonton meleleh berjemaah.
Pada akhirnya, acara fan meeting ini terasa istimewa, bahkan spektakuler berkat chemistry hangat yang terjalin antara Hearts2Hearts dan penonton. Sweet~