Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
HYBE Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi,   Tur Comeback BTS Berperan Besar
BTS di Half Time Show Piala Dunia 2026 (x.com/bts_bighit)

HYBE kembali mencetak sejarah baru pada kuartal kedua di tahun 2026. Agensi yang menaungi BTS, SEVENTEEN, LE SSERAFIM, ENHYPEN, hingga CORTIS ini membukukan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Hal ini pun didorong oleh comeback BTS dan aktivitas para artis di bawah HYBE MUSIC GROUP.

Tak hanya mengandalkan penjualan album, lonjakan pendapatan juga datang dari tur konser, merchandise resmi, lisensi, hingga platform penggemar Weverse yang terus mencatat pertumbuhan. Berikut selengkapnya!

1. HYBE mencetak pendapatan tertinggi sepanjang sejarah

logo HYBE Label (dok. HYBE Label)

Pada Selasa (28/7/2026), HYBE melaporkan pendapatan kuartal kedua 2026 mereka sebesar 1,45 triliun won atau sekitar Rp17,3 triliun. Ini menjadikan pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan didirikan sejak 2005 silam. Sementara itu, laba operasional mereka mencapai 170,9 miliar won atau sekitar Rp2,04 triliun.

Perusahaan menjelaskan bahwa peningkatan ini berasal dari rekor penjualan konser dan album fisik. Pendapatan dari aktivitas tidak langsung para artis, seperti merchandise resmi, lisensi, konten digital, hingga keanggotaan fan club, juga sama-sama mencetak rekor baru seiring meningkatnya aktivitas para artis HYBE di berbagai negara.

2. BTS jadi salah satu faktor yang mendominasi dalam berhasilnya meraih pendapatan besar

BTS Photo Sketch (weverse.io/bts)

Salah satu faktor terbesar berasal dari comeback BTS lewat album ARIRANG dan tur dunia BTS WORLD TOUR "ARIRANG". Berdasarkan laporan pertengahan tahun Luminate 2026, album tersebut menjadi album vinil dan CD dengan penjualan nomor satu di Amerika Serikat sepanjang semester pertama tahun ini. Kesuksesan album itu bahkan ikut mendorong Korea Selatan menjadi negara pengekspor musik terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Inggris.

Meski BTS menjadi penyumbang terbesar, HYBE menegaskan strategi multi-label mereka juga membuahkan hasil. Album para artis HYBE mengisi lima dari sepuluh album CD terlaris di Amerika Serikat pada paruh pertama 2026. Misalnya pada CORTIS yang berhasil melampaui 5 juta kopi penjualan kumulatif hanya dari dua mini album pertamanya. Di sisi lain, KATSEYE memenangkan tiga penghargaan di 2026 American Music Awards (AMAs), sementara kolaborasi "ICONIC BY MISTAKE" yang dibawakan LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE berhasil debut di posisi 38 Billboard Hot 100.

3. Tur dunia dan Weverse ikut mendorong pertumbuhan bisnis HYBE

Logo weverse (campaigns.weverse.io)

Aktivitas tur para artis HYBE juga meningkat signifikan sepanjang 2026. Selama semester pertama, HYBE MUSIC GROUP telah menggelar 119 pertunjukan, dengan lebih dari 200 konser tambahan dijadwalkan hingga akhir tahun. ENHYPEN memulai tur dunia baru dan untuk pertama kalinya menggelar konser stadion di Amerika Selatan. LE SSERAFIM dan BOYNEXTDOOR juga resmi memulai tur dunia mereka. Aktivitas konser tersebut turut mendorong penjualan merchandise resmi dan bisnis lisensi HYBE di berbagai kota.

Di sisi lain, platform Weverse juga mencatat pertumbuhan. Jumlah pengguna aktif bulanan (MAU) naik menjadi 14,43 juta, tertinggi sepanjang sejarah platform. Weverse juga menambah komunitas artis baru, termasuk grup P-pop BINI dan SB19, sehingga kini memiliki lebih dari 200 komunitas artis di seluruh dunia. Nilai transaksi pengguna dan rata-rata pendapatan dari pelanggan berbayar juga meningkat berkat tingginya pembelian membership dan konten eksklusif.

Melihat performa tersebut, HYBE diperkirakan masih akan melanjutkan tren positif hingga akhir 2026. Dengan lebih dari 200 konser yang masih dijadwalkan, perusahaan optimistis pendapatan dari penjualan tiket, merchandise, hingga lisensi akan terus bertambah pada semester kedua tahun ini.

Adapun HYBE kini menaungi sejumlah label dengan jajaran artis yang beragam. Di bawah Big Hit Music terdapat BTS dan Tomorrow X Together (TXT), sementara Pledis Entertainment menjadi rumah bagi SEVENTEEN. Agensi Belift Lab menaungi ENHYPEN, sedangkan Source Music mengelola LE SSERAFIM.

Di label ADOR terdapat NewJeans, sementara KOZ Entertainment dipimpin sekaligus menaungi solois sekaligus produser Zico. Untuk pasar global, HYBE Labels Japan menaungi &TEAM, sedangkan HYBE x Geffen Records melahirkan grup global KATSEYE. Terbaru, mereka akan meluncurkan girlgroup bernama TUIDE dari label ABD. Dari semua artis HYBE tersebut, siapa yang paling kamu tunggu comeback atau konsernya?

Editorial Team

Related Article