Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[INTERVIEW] ILLIT to GLLIT: Kamu Gak Butuh Hubungan yang Bikin Hidupmu Sulit
ILLIT comeback dengan BREAK EVEN (instagram.com/illit_official)
  • Mini album BREAK EVEN memakai metafora titik impas untuk menegaskan penolakan terhadap hubungan sepihak yang menguras energi emosional.

  • ILLIT menyarankan penggemar memprioritaskan diri sendiri, menjaga kejujuran dalam memberi saran, dan memilih hubungan yang membantu seseorang makin mencintai dirinya.

  • Para member membagikan lagu favorit di EP, kebahagiaan menjalani karier idol, serta keinginan mencipta musik, mengeksplorasi konsep, dan bertemu lebih banyak GLLIT.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kamu udah kasih kode keras, keluar modal, tapi si dia masih cuek aja? Capek gak, sih? Kira-kira itu yang coba digambarkan ILLIT lewat mini album kelimanya, BREAK EVEN. Meminjam istilah ekonomi, break-even point, di mana tidak ada keuntungan maupun kerugian, album ini seperti sebuah metafora tajam untuk lelahnya usaha sendiri dalam hubungan percintaan. Bagi ILLIT yang dulu terlihat naif dan terus mengejar crush-nya sepenuh hati, BREAK EVEN jadi sebuah statement tegas bahwa mereka gak akan lagi buang-buang energi buat terjebak di hubungan yang jalan di tempat.

Nah, dalam wawancara IDN Times ini, ILLIT membagikan pandangannya tentang BREAK EVEN baik secara pesan yang mereka usung dalam liriknya maupun refleksi personal tentang sebuah hubungan. Kami juga membicarakan tentang kehidupan idol, apa yang ingin mereka lakukan di masa depan, hingga memori tentang Indonesia. Baca sampai habis, ya!

1. Tentang EP BREAK EVEN

ILLIT comeback dengan BREAK EVEN (instagram.com/illit_official)

EP baru kalian menggunakan istilah 'break-even point' sebagai metafora untuk gak membuang energi emosional pada cinta yang bertepuk sebelah tangan. Jika cinta diibaratkan sebuah investasi, apa karakter green flag yang bikin kalian rela invest 100 persen ke si dia?

IROHA: Green flag nomor satu buatku adalah “sunaosa,” itu kata dalam bahasa Jepang yang sulit diterjemahkan secara sempurna. Kata ini menggambarkan seseorang yang tulus, gak dibuat-buat, dan tahu cara menikmati apa pun dengan sepenuh hati.

WONHEE: Aku merasa tertarik pada orang-orang yang memiliki pemahaman jelas tentang siapa diri mereka dan memiliki gaya mereka sendiri.

ILLIT dikenal dengan gaya visual yang ikonik. Bisakah kalian jelaskan konsep dan makna di balik outfit untuk lagu yang dipromosikan di EP ini? Elemen spesifik apa yang kalian tonjolkan di setiap penampilan?

YUNAH: Kostum kami menangkap aura agen rahasia yang diam-diam mengumpulkan bukti untuk melakukan penangkapan. Setiap penampilan memiliki detail utama yang sedikit berbeda, tetapi ada benda-benda yang berhubungan dengan penangkapan, tersembunyi di seluruh kostum. Bakal seru banget sih untuk menemukan semua detail kecilnya.

Song Kang jadi bintang MV kalian. Apa momen di balik layar yang paling lucu atau berkesan saat syuting bersamanya? Siapa yang paling histeris waktu ketemu Song Kang?

MINJU: Rasanya gak nyata banget bisa melihat pemeran utama dari drama yang sangat aku sukai benar-benar di depanku dan kami sangat bersyukur beliau mau tampil dalam MV kami.

Album ini menggambarkan penegasan dari yang tadinya bingung jadi percaya diri mengambil sikap. Apa saran kalian untuk GLLIT yang lagi gak jelas sama gebetan mereka?

YUNAH: Aku ingin meminjam lirik dari lagu kami, “Cherish (My Love)”: “Perasaanmu itu nomor dua, apa yang aku putuskan itu nomor satu!” Kamu harus selalu mengutamakan dirimu dulu. Aku percaya ketika kamu mencintai diri sendiri terlebih dahulu, orang lain akan melihatnya lalu menghargai dan mencintaimu juga. GLLIT, kalian pasti bisa!

IROHA: Daripada kehilangan dirimu sendiri demi cinta, aku berharap kamu bertemu seseorang yang membantumu makin mencintai dirimu sendiri. Aku rasa kamu gak butuh hubungan yang hanya membuat hidupmu terasa lebih sulit.

2. Lagu favorit ILLIT di EP BREAK EVEN

ILLIT comeback dengan BREAK EVEN (instagram.com/illit_official)

Pada sesi ini, kami meminta ILLIT untuk menyebutkan satu per satu lagu favorit mereka dalam BREAK EVEN. Para member mendapat pertanyaan berbeda sesuai jawaban masing-masing. Apakah lagu favoritmu sama dengan bias kamu?

Jika kalian memilih “Super in Love”, mengapa ini menjadi lagu favoritmu? Lagu ini kan tentang teman yang akhirnya ngasih tahu kamu kalau si dia itu gak tertarik-tertarik banget sama kamu. Di kehidupan nyata, apakah kamu tipe teman yang memberikan saran yang jujur kayak gitu untuk teman-temanmu?

IROHA: “Super in Love” adalah favoritku. Aku menyukai suasana malam hari yang sepi dari lagu ini. Di kehidupan nyata, aku memang memberikan saran yang jujur, tetapi keputusan akhir tetap aku serahkan kepada teman-temanku.

Kalau kamu pilih "More", apakah kamu merasa relevan dengan lagu ini? Lagu ini menggambarkan situasi di mana hal-hal yang dulu romantis kini rasanya beda. Nah, kamu pernah di situasi yang bikin bingung?

MINJU: Aku merasa paling dekat dengan lagu “More”. Liriknya sangat lugas dan segar, serta saat menyanyikan bagian post-chorus rasanya seperti meluapkan seluruh kekesalanku. Pokoknya, secara keseluruhan auranya keren dan menarik, cocok banget sama gayaku. Aku juga relevan dengan liriknya, karena anjing peliharaanku. Dulu aku suka bertingkah lucu dan mencurahkan kasih sayang ke anjingku cuma buat dapat perhatian, tapi anjingku justru gak pernah peduli-peduli amat padaku. Hehe.

Bagaimana dengan “Pop”, lagu yang akhirnya menyudahi hubungan lama dan muncul seseorang yang baru? Apa yang baru-baru ini membuat hatimu merasakan percikan-percikan gemas seperti itu?

WONHEE: Aku paling suka lagu “Pop”. Akhir-akhir ini, aku merasakan sensasi meletup-letup seperti itu saat makan kimchi-jjim, olahan rebusan kimchi. Aku lagi ketagihan dan makan itu terus setiap waktu!

YUNAH: Favoritku juga “Pop”. Belakangan ini aku suka menonton video slime di YouTube yang benar-benar berbunyi “pop, pop”. Suara dan visualnya bikin rileks banget.

3. Tentang kehidupan idol ILLIT

ILLIT comeback dengan BREAK EVEN (dok. BELIFT LAB/IDN Times)

Apa 'ekspektasi vs realita' kalian saat menjadi idol KPop, sebelum dan sesudah debut?

MINJU: Ini bahkan jauh lebih membahagiakan dari yang aku bayangkan. Terutama setiap kali bertemu dengan penggemar kami, aku merasa benar-benar telah mengambil keputusan yang tepat untuk mengejar mimpi ini.

Kegiatan individu atau grup spesifik apa yang ingin kalian coba dalam karier kalian selama dua tahun ke depan?

YUNAH: Aku ingin kami semua bisa menggarap sebuah lagu bersama-sama secara langsung. Kami memang sudah berpartisipasi dalam musik kami sih, tapi suatu hari nanti aku berharap kami bisa memiliki lagu yang benar-benar dikerjakan oleh setiap member dari awal.

MINJU: Aku ingin sering melakukan comeback dengan berbagai konsep yang berbeda dan membuat para GLLIT bahagia.

WONHEE: Aku ingin tampil di lebih banyak tempat dan bertemu lebih banyak GLLIT lagi!

IROHA: Aku ingin membuat lagu untuk penggemar kami, menggarap musik, mencoba menari dalam berbagai genre, dan ikut serta menciptakan koreografi.

Jika melihat kembali perjalanan kalian sejak debut, apa momen paling berharga bagi kalian sebagai grup sejauh ini?

WONHEE: Tur pertama kami, PRESS START♥︎, tentu menjadi yang paling berharga. Aku sangat bahagia bisa membuat kenangan indah bersama begitu banyak GLLIT.

MINJU: Tahun ini kami menggelar tur solo pertama kami dan bisa menyajikan pertunjukan yang sepenuhnya diisi lagu-lagu kami sendiri membuatku merasa paling bangga.

Nah, lanjut part 2 untuk ngomongin tentang Indonesia, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article