Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

ONE HUNDRED Tolak Pemutusan Kontrak dari The Boyz, Apa Alasannya?

ONE HUNDRED Tolak Pemutusan Kontrak dari The Boyz, Apa Alasannya?
The Boyz (instagram.com/theboyz_officl)
Intinya Sih
  • ONE HUNDRED menolak pemutusan kontrak yang diajukan The Boyz, menegaskan telah memenuhi kewajiban pembayaran dan tetap mendukung aktivitas grup meski menghadapi kerugian finansial.
  • Agensi membantah tuduhan penyalahgunaan dana oleh CEO Cha Ga Won serta menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap laporan media yang dianggap tidak akurat.
  • Pihak hukum The Boyz menuduh ONE HUNDRED melanggar kontrak dengan menunggak pembayaran dan mengabaikan kewajiban manajemen, sehingga para member memutuskan untuk mengakhiri kontrak eksklusif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Konflik The Boyz dan ONE HUNDRED kejutkan para penggemar. Sebelumnya, The Boyz mengajukan pemutusan kontek eksklusif mereka. Alasannya, para member menganggap agensi telah melanggar kontrak.

Namun, ONE HUNDRED justru menyatakan hal sebaliknya. Pemutusan kontrak yang diajukan The Boyz tak bisa diterima pihak agensi. Simak pernyataan ONE HUNDRED di bawah ini!

1. ONE HUNDRED bantah tuduhan pelanggaran kontrak

potret THE BOYZ (instagram.com/theboyz_officl)
potret THE BOYZ (instagram.com/theboyz_officl)

Pada Kamis (19/03/2026), ONE HUNDRED mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi laporan The Boyz yang ingin mengakhiri kontrak. Dalam pernyataan resminya, agensi menekankan bahwa mereka telah membayar biaya kontrak seperti apa yang sudah disepakati.

Namun, kesepakatan dilanggar setelah kontroversi yang melibatkan member The Boyz. Mereka juga sempat mengalami kesulitan ekonomi, tapi tetap berusaha mempertahankan grup.

"Halo, ini ONE HUNDRED LABEL Co., Ltd. Kami mengeluarkan pernyataan berikut terkait kontrak eksklusif antara perusahaan kami dan anggota THE BOYZ. Perusahaan kami menandatangani kontrak dengan kesebelas anggota THE BOYZ dan membayar biaya kontrak eksklusif yang besar kepada setiap anggota dengan premis bahwa mereka akan memenuhi masa kontrak mereka sebagai satu tim. Namun, karena berbagai kontroversi yang melibatkan para anggota tahun lalu, premis ini dilanggar. Hal ini bahkan menyebabkan salah satu anggota meninggalkan tim, sehingga menyulitkan aktivitas grup normal. Meskipun demikian, kami telah mencoba membujuk mitra afiliasi kami yang mengalami kerugian dan telah berupaya untuk mempertahankan aktivitas grup meskipun mengalami kerugian finansial yang signifikan," kata ONE HUNDRED yang dilansir Newsen.

2. Tetap dukung The Boyz, ONE HUNDRED tolak permintaan putus kontrak

The Boyz
The Boyz (x.com/THEBOYZ_officl)

Lebih lanjut, ONE HUNDRED menolak permintaan member The Boyz untuk mengakhiri kontrak. Permintaan tersebut tidak bisa diterima, mengingat agensi masih terus mendukung aktivitas grup dengan berbagai fasilitas.

Selain itu, ONE HUNDRED juga menepis dugaan yang melibatkan CEO Cha Ga Won. Sebelumnya, CEO Cha Ga Won dituduh telah menyalahgunakan uang deposit asrama member The Boyz.

"Oleh karena itu, permintaan dari para anggota THE BOYZ untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka, dengan mengabaikan keadaan tersebut, tidak dapat diterima. Selain itu, beberapa isi artikel THE FACT yang dilaporkan hari ini tidak akurat. Kami dengan jelas menyatakan bahwa perusahaan kami tetap mendukung THE BOYZ, termasuk kendaraan, manajer, dan ruang latihan, seperti sebelumnya dan menyatakan kesediaan kami untuk terus melakukannya. Namun, para anggota sendiri menolak hal ini, mengabaikan dukungan kami. Tuduhan bahwa CEO Cha Ga Won menggunakan uang deposit asrama anggota THE BOYZ sama sekali tidak berdasar dan jahat, serta merupakan kebohongan belaka. Sehubungan dengan hal ini, perusahaan kami bermaksud untuk mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap THE FACT," kata ONE HUNDRED yang dilansir Newsen.

3. Perwakilan hukum The Boys rilis pernyataan resmi

The Boyz
The Boyz (x.com/THEBOYZ_officl)

Di sisi lain, Pengacara Kim Moon Hee dari Firma Hukum Yulchon, yang mewakili The Boyz merilis pernyataan resmi. Pihak kuasa hukum mengklaim bahwa agensi telah melakukan pelanggaran kontrakan yang fatal. Akibatnya, kepercayaan para member The Boyz kepada agensi tak bisa diperbaiki.

ONE HUNDRED belum membayar sejumlah uang yang sebelumnya telah disepakati. Bahkan mereka menunggak pembayaran kepada staf. Tekanan yang terus muncul membuat para member memutuskan untuk mengajukan pemutusan kontrak.

"Halo. Saya pengacara Kim Moon Hee dari Firma Hukum Yulchon LLC. Kami memberikan pernyataan resmi ini atas nama anggota THE BOYZ, Sangyeon, Jacob, Younghoon, Hyunjae, Juyeon, Kevin, Q, Sunwoo, dan Eric (selanjutnya disebut sebagai “para artis”) mengenai pengakhiran kontrak eksklusif mereka dan aktivitas mereka di masa mendatang. Para artis memberitahukan kepada ONE HUNDRED LABEL Co., Ltd. (selanjutnya disebut sebagai “agensi”) tentang pengakhiran kontrak eksklusif mereka pada tanggal 10 Februari 2026 karena pelanggaran berat agensi terhadap kontrak eksklusif dan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada hubungan kepercayaan yang diakibatkan oleh hal tersebut. Dengan demikian, kami memberitahukan kepada Anda bahwa kontrak eksklusif telah diakhiri secara sah dan keabsahannya telah berakhir. Sebelumnya, agensi tersebut gagal membayar para artis sejumlah uang penyelesaian yang semestinya untuk semua aktivitas sejak Juli 2025, setelah pembayaran penyelesaian untuk kuartal kedua tahun 2025. Lebih lanjut, meskipun para artis telah berulang kali meminta untuk meninjau dokumen-dokumen dasar seperti kontrak untuk memverifikasi transparansi pembayaran, agensi tersebut menolak tanpa alasan yang dapat dibenarkan, sehingga mengabaikan kewajiban mendasar dan esensialnya sebagai perusahaan manajemen berdasarkan kontrak eksklusif. Selain itu, laporan media baru-baru ini telah mengungkap keadaan di mana agensi tersebut menerima pembayaran di muka senilai puluhan miliar won (sekitar puluhan juta dolar) berdasarkan aktivitas hiburan para artis. Terlepas dari itu, agensi tersebut belum memberikan penjelasan yang bertanggung jawab atau klarifikasi yang memuaskan mengenai situasi saat ini di mana para artis belum menerima pembayaran uang penyelesaian mereka. Selama proses ini, para artis diam-diam melanjutkan aktivitas mereka untuk menepati janji kepada penggemar, meskipun ketidakpastian telah berlangsung lama. Namun, agensi tidak hanya gagal mendukung pengeluaran yang diperlukan untuk kegiatan hiburan para artis, tetapi juga praktis mengabaikan operasi manajemen normal seperti menunggak pembayaran kepada staf yang telah mengabdikan diri di lokasi selama beberapa bulan. Tekanan dan penderitaan psikologis yang harus ditanggung para seniman dalam lingkungan di mana dukungan dasar pun terputus sangatlah besar. Pada akhirnya, mereka menyimpulkan bahwa mereka tidak dapat lagi mengabaikan atau melanjutkan situasi ini, dan dengan kesimpulan yang menghancurkan bahwa hubungan saling percaya telah rusak secara permanen, mereka membuat keputusan yang sulit dan berat untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka. Sementara itu, setelah diskusi yang cukup dengan para artis mengenai masalah ini, anggota THE BOYZ, New, menyatakan niat pribadinya untuk mempertahankan kontrak eksklusifnya. Para artis menghormati pilihan dan posisi masing-masing anggota, dan THE BOYZ akan mengeksplorasi berbagai opsi dan bekerja sama sesuai kebutuhan di masa mendatang untuk menemukan arah terbaik bagi tim dan para penggemar. Terakhir, kami dengan sungguh-sungguh meminta Anda untuk menahan diri dari laporan spekulatif atau dugaan tanpa dasar yang berbeda dari fakta mengenai masalah ini. Mohon terus kirimkan dorongan semangat dan dukungan yang teguh kepada para anggota yang akan terus melakukan yang terbaik dalam peran mereka masing-masing. Terima kasih," ungkap perwakilan hukum The Boyz yang dilansir Starnews.

Konflik antara agensi dan artis bukanlah hal asing dalam industri Korea. Bagaimana akhir dari perseteruan ini tentu akan sangat bergantung pada proses mediasi di antara kedua belah pihak. Semoga bisa mencapai kesepakatan yang adil, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us