4 Peran Mark Bagi Anggota NCT Dream, Panutan Member!

- Mark berperan sebagai pemimpin tidak resmi NCT Dream sejak debut, menjadi sosok yang diandalkan dan dihormati oleh anggota lain meski grup awalnya tanpa leader resmi.
- Sebagai anggota tertua, Mark dianggap kakak sekaligus panutan bagi member lain karena kedewasaan dan perhatian yang ia tunjukkan dalam keseharian maupun pekerjaan.
- Hubungan Mark dengan anggota NCT Dream sangat akrab layaknya sahabat, bahkan sering bercanda bahwa dirinya juga maknae karena kehangatan dan kedekatannya dengan semua member.
Keluarnya Mark gak hanya jadi pukulan berat bagi penggemar NCT, yang biasa disebut NCTzen, tapi juga bagi anggota keseluruhan NCT itu sendiri, terutama NCT 127 dan NCT Dream. Banyak anggota NCT yang juga mengenal sejak masa pelatihan. Makanya, hubungan mereka sangat dekat satu sama lain karena telah mengenal sejak kecil.
Namun, banyak penggemar yang sadar jika hubungan Mark dengan anggota dari kedua grup ini cukup berbeda. Di NCT 127, Mark termasuk salah satu anggota termuda yang kerap dianggap sebagai adik. Lalu, apa saja peran Mark bagi anggota NCT Dream?
1. Leader grup

Saat debut bersama NCT Dream, Mark sebenarnya sudah debut terlebih dulu sebagai anggota NCT U yang membawakan single “The 7th Sense” bersama 4 anggota NCT lainnya, Doyoung, Jaehyun, Ten, dan Taeyong. Gak lama setelah itu, Mark kembali debut sebagai anggota NCT 127 dengan lagu “Fire Truck”. Baru pada tanggal 255 Agustus 2016, Mark debut sebagai salah satu dari ketujuh anggota NCT Dream melalui lagu “Chewing Gum”.
NCT Dream dibentuk sebagai unit sementara untuk ketujuh anggota NCT yang belum memasuki usia legal. Saat itu, anggota grup ini debut dengan rentang usia 15-18 tahun. Dengan konsep yang gak permanen, NCT Dream juga gak pernah mengenalkan sosok pemimpin mereka secara resmi. Namun, para anggota setuju jika peran Mark dalam grup ini juga sebagai pemimpin atau leader mereka.
2. Kakak tertua

Ketujuh anggota ini sebenarnya gak mempunyai rentang umur yang berjauhan. Mark, sebagai anggota tertua, dan Jisung, sebagai anggota termuda, hanya terpaut 3 tahun saja. Sekalipun begitu, sosok Mark sangat diandalkan oleh setiap anggota NCT Dream ini, lho.
Mereka gak segan untuk membicarakan permasalahan secara terbuka. Selain itu, sosok Mark ini sangat dijadikan panutan oleh para anggota dalam bekerja, lho. Di setiap konten NCT Dream, Mark kerap menunjukkan perhatiannya pada anggota layaknya adik kandungnya sendiri. Dia kerap memanggil keenam anggota lainnya dengan sebutan aegideul atau aegi, artinya bayi dalam bahasa Korea.
3. Sahabat

Relasi yang terjalin sejak awal remaja hingga bekerja di sebuah grup yang sama jelas membuat hubungan Mark dan keenam anggota lainnya sangat akrab. Dengan rentang umur yang berdekatan membuat mereka lebih leluasa untuk menjalin hubungan tanpa tertekan senioritas.
Mark sendiri lahir dan dibesarkan di Kanada. Dia tumbuh tanpa ada batasan senioritas untuk menghadapi orang yang lebih tua. Ketika berhadapan dengan anggota Dream, dia gak pernah memikirkan maupun menekankan mereka untuk memanggilnya dengan sebutan kakak. Makanya, Haechan pernah menyebutkan jika dia sangat menikmati bekerja bersama Dream karena seperti pergi bermain.
4. Maknae

Maknae adalah sebutan untuk anggota termuda dalam sebuah grup. Di NCT Dream, posisi ini didapatkan oleh Jaemin, Chenle, dan Jisung. Ketiganya merupakan anggota termuda dari 7 anggota lainnya. Namun, anggota lainnya seakan setuju jika sosok Mark juga bisa jadi maknae di grup mereka, lho.
Terdapat topic bercanda yang selama ini beredar di internal anggota dan penggemar NCT Dream, yakni Mark merupakan anak dari Chenle. Chenle sendiri sangat mengagumi sikap Mark hingga ingin mengadopsinya. Makanya, Chenle dan anggota lainnya kerap menunjukkan kasih sayangnya di depan layar.
Di tahun 2021, Mark kembali menjalani aktivitasnya sebagai salah satu anggota NCT Dream. Sejak saat itu, penggemar sadar betapa pentingnya peran Mark dalam grup, baik dalam ranah profesional maupun personal. Hubungan mereka ternyata sangat mendalam, ya!