Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perjalanan Karier WOODZ: Dari Idol Grup hingga Jadi Solois Populer

Perjalanan Karier WOODZ: Dari Idol Grup hingga Jadi Solois Populer
WOODZ (instagram.com/woodz_dnwm)
Intinya Sih
  • WOODZ memulai kariernya sebagai anggota grup UNIQ pada 2014 di bawah Yuehua Entertainment, di mana ia mulai mengasah kemampuan menulis dan memproduksi lagu.
  • Setelah aktivitas UNIQ menurun, ia debut solo sebagai Luizy lalu WOODZ, mengikuti Show Me the Money 5 dan Produce X 101 hingga debut sementara bersama X1.
  • Pasca bubarnya X1, WOODZ fokus sebagai solois dengan merilis album seperti Equal dan OO-LI, menunjukkan eksplorasi musik luas serta kemampuan produksi yang membuatnya diakui di industri K-Pop.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sudah jadi rahasia umum kalau Industri K-Pop dikenal sangat kompetitif. Perjalanan seorang idol untuk menemukan identitas musiknya sendiri gak selalu mudah. Banyak yang memulai karier di grup, mengikuti survival show, hingga akhirnya menemukan jalannya sebagai solois. Hal inilah yang juga dialami oleh WOODZ.

Penyanyi dengan nama asli Cho Seungyoun ini dikenal sebagai all-rounder karena serba bisa. Ia bisa menyanyi, rap, menulis lagu, hingga memproduksi musiknya sendiri. Namun, sebelum dikenal luas sebagai solois seperti sekarang, perjalanan kariernya cukup panjang. Berikut tiga perjalanan karier WOODZ hingga akhirnya menjadi solois terkenal.

1. Awal karier: debut bersama grup UNIQ

UNIQ
UNIQ (instagram.com/official_uniq5)

Perjalanan karier WOODZ dimulai saat ia debut sebagai anggota boy group UNIQ pada tahun 2014 di bawah naungan agensi Tiongkok, Yuehua Entertainment. Meskipun berbasis di Yuehua, grup ini merupakan proyek kolaborasi dengan YG Entertainment (bekerja sama dalam pelatihan dan debut).

Sebagai member UNIQ, Seungyoun sudah menunjukkan bakatnya di bidang musik, terutama dalam menulis lirik dan membuat lagu. Namun sayangnya, aktivitas grup mulai terhenti sekitar 2017 karena berbagai faktor industri dan politik antara Korea dan China.

Walaupun aktivitas grup tidak berjalan seperti yang diharapkan, masa debut bersama UNIQ menjadi pengalaman penting bagi WOODZ. Di sinilah ia mulai memahami industri musik, panggung, serta proses produksi lagu.

2. Mencoba karier solo dan ikut survival show

WOODZ Saat Mengikuti Prosuce X 101
WOODZ (instagram.com/produce_x_101)

Saat aktivitas UNIQ mulai berkurang, Cho Seungyoun mencoba jalur baru dengan memulai karier solo. Pada tahun 2016 ia debut sebagai rapper dengan nama panggung Luizy, kemudian mengganti nama panggungnya menjadi WOODZ pada 2018. Ia juga sempat mengikuti acara rap terkenal Show Me the Money 5, yang membantu memperkenalkan dirinya sebagai musisi dengan kemampuan rap yang kuat.

Popularitasnya semakin meningkat ketika ia mengikuti survival show Produce X 101 pada tahun 2019. Dalam acara ini, ia dikenal sebagai “all-rounder” karena bisa menyanyi, rap, dance, dan memproduksi musik. Berkat kemampuannya, ia berhasil masuk ke posisi 5 besar dan debut dalam grup proyek X1.

Walaupun X1 hanya aktif dalam waktu singkat karena kontroversi program tersebut, pengalaman ini membuat namanya semakin dikenal publik.


3. Bangkit dan sukses sebagai solois WOODZ

WOODZ Dalam Album OO-LI
WOODZ (instagram.com/woodz_dnwm)

Setelah bubarnya X1 pada 2020, Seungyoun memutuskan untuk fokus pada karier solonya sebagai WOODZ. Ia merilis berbagai album seperti Equal, Woops!, hingga Only Lovers Left yang menunjukkan warna musiknya yang khas, mulai dari R&B, rock, hingga alternatif.

Lagu Drowning dari album OO-LI yang bergenre rock ballad dengan sentuhan alternative rock yang penuh emosi berhasil memikat banyak orang. Menjadi salah satu karya WOODZ yang banyak mendapat perhatian. Drowning sering dipuji karena menampilkan kemampuan vokal WOODZ yang powerful sekaligus menunjukkan eksplorasi musiknya yang semakin luas.

Kelebihan WOODZ adalah kemampuannya menulis, mengaransemen, dan memproduksi lagu sendiri. Inilah yang membuat musiknya terasa lebih personal dan autentik. Seiring waktu, ia berhasil membangun reputasi sebagai solois berbakat di industri K-Pop. Lagu-lagunya bahkan terus populer di berbagai chart musik Korea, membuktikan bahwa perjalanan panjangnya akhirnya berbuah manis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us