SM Entertainment, JYP Entertainment, HYBE LABELS, dan YG Entertainment (dok. SM Entertainment | dok. JYP Entertainment | dok. HYBE LABELS | dok. YG Entertainment)
Berdasarkan laporan eksklusif Edaily baru-baru ini, Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan sedang menyelidiki praktik perlindungan informasi pribadi HYBE Labels, SM Entertainment, YG Entertainment, dan JYP Entertainment. Komisi itu tidak hanya menginvestigasi pemeriksaan identitas yang berlebihan di tempat konser, tetapi juga mengusut pelanggaran hukum terkait data pribadi di seluruh manajemen perusahaan hiburan tersebut.
Target Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan saat ini adalah menyelesaikan investigasi pada akhir 2026 dan mengumumkan hasilnya awal tahun depan. Jika pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi dikonfirmasi sebagai hasil penyelidikan, sanksi akan dikenakan sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Kami sedang melakukan penyelidikan yang berpusat pada empat perusahaan hiburan besar, dan inspeksi di lokasi juga termasuk dalam lingkup investigasi. Kami sedang menyelidiki keadaan keseluruhan perlindungan informasi pribadi, beserta masalah terkait verifikasi identitas di tempat konser," ungkap seorang pejabat Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan.