Memiliki rekan kerja yang suportif tentu membuat aktivitas profesional terasa lebih nyaman. Ada orang yang selalu siap membantu saat pekerjaan menumpuk, mau berbagi pengetahuan, dan mampu menjaga suasana tim tetap kondusif. Namun, hubungan yang menyenangkan di kantor gak selalu berkembang menjadi persahabatan dekat di luar lingkungan kerja.
Perbedaan ini sebenarnya wajar karena hubungan profesional dan pertemanan pribadi memiliki kebutuhan yang gak sepenuhnya sama. Seseorang bisa sangat cocok diajak berkolaborasi, tetapi memiliki nilai hidup, batasan pribadi, atau cara berkomunikasi yang berbeda ketika urusan pekerjaan sudah selesai. Supaya gak salah menafsirkan kedekatan di kantor, yuk pahami lima alasan rekan kerja yang baik belum tentu cocok menjadi teman dekat!
