Menjalani karier dengan kondisi neurodivergent sering terasa seperti berjalan di jalur yang tidak selalu dipahami orang lain. Ada momen ketika ritme kerja terasa tidak selaras dengan ekspektasi sekitar. Di titik ini, kamu mungkin mulai merasa sedikit tertinggal dari sirkel yang terlihat lebih “lurus”. Padahal, cara kerja otakmu hanya berbeda, bukan kurang.
Dukungan yang tepat bisa membuat perjalanan ini terasa lebih terarah dan tidak mandek di tengah jalan. Salah satu bentuk dukungan yang penting adalah kehadiran mentor yang benar-benar memahami kondisi kamu. Bukan sekadar memberi arahan umum, tapi juga paham ritme dan tantangan yang kamu alami. Yuk simak lima tips untuk menemukan mentor karier yang tepat untukmu.
