ilustrasi lelah, stres, burnout (unsplash.com/Vasilis Caravitis)
Dalam hubungan, bertahan hanya karena takut gak akan menemukan pasangan lain bisa membuatmu terjebak dalam situasi yang sebenarnya gak lagi sehat atau membahagiakan. Kamu gak harus mempertahankan sesuatu hanya karena sudah menjalaninya cukup lama, kok. Kalau kebutuhan dasar, tujuan, atau kebahagiaanmu terus diabaikan, mengevaluasi kembali hubungan adalah hal yang wajar. Jangan sampai rasa takut kehilangan membuatmu menerima keadaan yang sebenarnya gak kamu inginkan.
Prinsip yang sama berlaku untuk pekerjaan. Rasa gak nyaman sesekali di kantor memang normal, tapi kondisi yang terus membuatmu stres, gak berkembang, atau merasa gak punya masa depan perlu dievaluasi. Kalau perusahaan gak memberikan ruang untuk berkembang dan situasinya semakin mengganggu kesejahteraanmu, mencari peluang baru bukan berarti kamu gagal. Terkadang, langkah terbaik untuk karier justru datang ketika kamu berani meninggalkan tempat yang sudah gak mampu memberikan apa yang kamu butuhkan.
Dunia kencan dan dunia kerja memang punya tujuan yang berbeda, tapi keduanya sama-sama membutuhkan kemampuan memahami diri sendiri. Kamu perlu tahu apa yang kamu inginkan, batasan yang gak boleh dilanggar, serta nilai yang bisa kamu tawarkan kepada orang lain. Jangan takut mengatakan tidak, jangan merendahkan diri sendiri, dan jangan terus bertahan di tempat yang gak memberikan ruang untuk berkembang.
Pada akhirnya, aturan kencan tersebut bukan tentang memainkan strategi supaya orang lain mengejarmu, melainkan tentang belajar menghargai diri sendiri. Ketika kamu semakin tahu nilai dirimu, keputusan yang kamu ambil dalam hubungan maupun karier juga bisa menjadi jauh lebih matang.