Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Rekomendasi Novel Fantasi yang Cocok bagi Petualang Pemula

5 Rekomendasi Novel Fantasi yang Cocok bagi Petualang Pemula
film adaptasi novel The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe (dok. Disney/The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe)
  • Artikel merekomendasikan lima novel fantasi bagi pembaca pemula, dengan cerita yang mudah diikuti tanpa harus memahami world-building rumit sejak awal.
  • Eragon, Northern Lights, Narnia, dan Harry Potter memperkenalkan petualangan, sihir, misteri, serta konflik besar melalui pengalaman tokoh muda secara bertahap.
  • The Hobbit menawarkan petualangan Bilbo bersama Gandalf dan kurcaci melawan naga Smaug, dengan gaya dongeng yang lebih ringan dibanding karya Tolkien lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Dunia fantasi menawarkan banyak hal yang sulit ditemukan dalam genre lain. Ada kerajaan penuh intrik, makhluk ajaib, hingga dunia lain yang terasa begitu berbeda dari kehidupan sehari-hari. Namun, banyaknya pilihan justru bisa membuat pembaca baru bingung harus mulai dari mana, apalagi kalau belum terbiasa dengan cerita yang memiliki world-building luas.

Kabar baiknya, tidak semua novel fantasi membutuhkan pemahaman rumit tentang ratusan karakter atau sejarah dunia yang panjang. Beberapa buku justru memiliki cerita yang sederhana, mudah diikuti, tetapi tetap mampu memperkenalkan elemen-elemen khas fantasi. Kalau kamu baru ingin menjelajahi genre ini, rekomendasi novel fantasi yang cocok bagi petualang pemula berikut ini bisa menjadi pilihan.

  1. 1. Eragon – Christopher Paolini (2002)

    Eragon.
    Eragon (goodreads.com)

    Novel ini mengikuti kehidupan seorang pemuda bernama Eragon yang awalnya menjalani hidup sederhana di sebuah wilayah pedesaan. Semuanya berubah ketika ia menemukan sebuah telur naga saat berburu dan kemudian menyadari bahwa dirinya memiliki takdir sebagai seorang Dragon Rider. Dari sinilah petualangan Eragon dimulai, lengkap dengan kerajaan penuh konflik dan ancaman dari penguasa yang kejam.

    Novel ini merupakan buku pertama dari seri The Inheritance Cycle dan perlahan memperkenalkan pembaca pada berbagai elemen yang umum ditemukan dalam fantasi modern. Pembaca akan menemukan perjalanan seorang tokoh biasa yang perlahan mengetahui bahwa dirinya memiliki peran penting dalam konflik yang jauh lebih besar.

  2. 2. Northern Lights – Philip Pullman (1995)

    The Lion, the Witch and the Wardrobe.
    The Lion, the Witch and the Wardrobe (goodreads.com)

    Novel ini memperkenalkan Lyra, seorang gadis muda yang tinggal di versi alternatif Bumi, tempat manusia hidup berdampingan dengan makhluk bernama dæmon dan berbagai fenomena misterius. Kehidupan Lyra berubah ketika ia mulai terlibat dalam konspirasi besar yang berkaitan dengan anak-anak yang menghilang dan organisasi misterius. Petualangannya kemudian membawanya semakin jauh dari kehidupan yang selama ini ia kenal.

    Walaupun ceritanya berkembang menjadi lebih luas dan bahkan menyentuh konsep multiverse, alurnya tetap relatif mudah diikuti. Pembaca tidak perlu langsung memahami seluruh aturan dunia sejak halaman pertama karena informasi diberikan secara bertahap melalui perjalanan Lyra. Selain memiliki unsur petualangan, novel ini juga menyelipkan misteri yang membuat pembaca penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi.

  3. 3. The Lion, the Witch and the Wardrobe – C.S. Lewis (1950)

    The Lion, the Witch and the Wardrobe.
    The Lion, the Witch and the Wardrobe (goodreads.com)

    Ceritanya mengikuti empat bersaudara yang meninggalkan London selama Perang Dunia II dan tinggal di sebuah rumah besar di pedesaan. Saat bermain dan menjelajahi rumah tersebut, mereka menemukan sebuah lemari pakaian yang ternyata menjadi pintu menuju dunia ajaib bernama Narnia. Di tempat tersebut, mereka menghadapi penyihir jahat dan terlibat dalam konflik yang jauh lebih besar daripada yang dibayangkan.

    Salah satu daya tarik utama novel ini adalah kemampuannya menghadirkan dunia fantasi yang terasa ajaib tanpa membuat konsepnya terlalu rumit. Narnia memiliki makhluk mitologi, kerajaan, dan sihir, tetapi semuanya diperkenalkan melalui sudut pandang anak-anak sehingga terasa ringan. Novel ini juga memiliki nuansa petualangan yang kuat dan memberikan sensasi seperti melarikan diri sejenak dari dunia nyata.

  4. 4. Harry Potter and the Philosopher's Stone – J.K. Rowling (1997)

    Harry Potter and the Philosopher's Stone.
    Harry Potter and the Philosopher's Stone (jkrowling.com)

    Ceritanya berpusat pada Harry Potter, seorang anak yatim yang sejak kecil tidak mengetahui bahwa dirinya sebenarnya seorang penyihir. Ketika mengetahui identitas tersebut, Harry kemudian berangkat ke Hogwarts dan mulai mengenal dunia sihir yang selama ini tersembunyi dari kehidupan manusia biasa. Bersama Ron dan Hermione, ia juga perlahan menemukan berbagai misteri yang berkaitan dengan masa lalunya.

    Buku pertamanya relatif ringan dibandingkan dengan novel-novel fantasi yang memiliki ratusan halaman dan world-building yang sangat kompleks. Pembaca diperkenalkan pada dunia sihir sedikit demi sedikit melalui pengalaman Harry di Hogwarts, sehingga proses mengenal dunia tersebut terasa natural. Seri ini juga menarik karena buku-buku berikutnya semakin berkembang seiring bertambahnya usia dan pengalaman para karakternya.

  5. 5. The Hobbit, or There and Back Again – J.R.R. Tolkien (1937)

    The Hobbit, or There and Back Again.
    The Hobbit, or There and Back Again (goodreads.com)

    Novel ini mengikuti Bilbo Baggins, seorang hobbit yang awalnya lebih suka menjalani kehidupan tenang di rumahnya. Namun, kedatangan penyihir Gandalf dan sekelompok kurcaci membuat Bilbo terseret dalam perjalanan untuk merebut kembali Kerajaan Erebor dari naga bernama Smaug. Dari perjalanan tersebut, ia bertemu berbagai makhluk, menghadapi bahaya, dan perlahan menemukan keberanian dalam dirinya sendiri.

    Menariknya, The Hobbit jauh lebih mudah dibaca dibandingkan dengan karya Tolkien yang memiliki world-building yang sangat luas. Ceritanya terasa seperti dongeng petualangan yang diceritakan kepada pembaca, sehingga alurnya tidak terlalu berat meskipun berada di dunia Middle-earth. Pembaca juga bisa menikmati unsur naga, kurcaci, penyihir, makhluk misterius, dan perjalanan epik tanpa harus langsung mempelajari seluruh sejarah dunia Tolkien.

    Memulai perjalanan sebagai pembaca fantasi tidak harus langsung dengan novel yang tebal dan penuh istilah rumit. Dari kelima rekomendasi novel fantasi yang cocok bagi petualang pemula, mana yang paling ingin kamu baca terlebih dahulu, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More