Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, kemampuan teknis dan nilai akademik saja sering kali belum cukup untuk membuat kandidat menonjol. Recruiter kini juga memperhatikan kemampuan seseorang dalam membangun dan menjaga hubungan profesional. Kemampuan tersebut tercermin melalui networking atau jejaring profesional yang dimiliki kandidat.
Networking bukan sekadar mengenal banyak orang. Lebih dari itu, networking menunjukkan bagaimana seseorang berkomunikasi, berkolaborasi, serta membangun reputasi di lingkungan profesional. Tak heran jika banyak recruiter menganggap pengalaman networking sebagai nilai tambah saat proses seleksi kerja. Berikut tujuh manfaat networking yang sering menjadi perhatian recruiter ketika menilai seorang kandidat.
