Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Alasan Meja dan Kursi Kerja atau Belajar Wajib Ada di Rumah, Fokus!

6 Alasan Meja dan Kursi Kerja atau Belajar Wajib Ada di Rumah, Fokus!
ilustrasi meja belajar (pexels.com/I'm Zion)

Perabot apa yang menjadi prioritasmu ketika mengisi rumah? Mungkin pertama tempat tidur, kemudian perabot dapur, peralatan elektronik seperti kulkas, kemudian kursi tamu. Meja dan kursi belajar atau bekerja malah gak terpikirkan di bulan-bulan awal dirimu pindahan.

Padahal, satu set perabot ini sebenarnya sangat penting untuk segera dimiliki. Terlebih kamu nyaris setiap hari bekerja dari rumah atau membawa tugas kantor ke rumah. Atau, anak di usia sekolah sehingga harus belajar.

Jangan hanya memfokuskan pengisian rumah pada perabot yang bisa digunakan tamu seperti sofa. Penghuni rumah juga kudu benar-benar dapat beraktivitas dengan nyaman. Bahkan bisa dibilang meja serta kursi belajar merupakan bentuk investasi. Berikut urgensi untukmu memilikinya di rumah.

1. Membantu membangun suasana siap bekerja atau belajar

Seorang anak laki-laki sedang belajar di meja dengan buku, pensil, dan tablet di bawah pencahayaan lampu meja di ruangan modern.
ilustrasi belajar (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Untukmu siap bekerja atau anak siap belajar, niat dalam diri saja kadang tak cukup. Perlu suasana yang mendukung. Ini dapat diciptakan dengan adanya satu set meja dan kursi kerja atau belajar.

Ketika kalian duduk di sana artinya satu-satunya kegiatan ialah bekerja atau belajar. Bukan makan, baca majalah, atau bermain untuk anak. Meja dan kursi kerja atau belajar seolah-olah menjadi titik semangat kalian untuk mulai fokus ke aktivitas tersebut.

2. Peralatan kerja serta belajar tidak tercecer di mana-mana

Seorang pria bekerja di depan laptop di meja kayu dengan berbagai perlengkapan kantor seperti buku, pena, dan tanaman hias.
ilustrasi bekerja (pexels.com/Edward Eyer)

Perlengkapan kerja atau belajar yang berceceran di mana-mana karena ketiadaan tempat khusus belajar akan merepotkanmu. Bahkan semua anggota keluarga bisa ikut repot. Kamu kesal bila ada peralatan kerja yang mendadak hilang ketika dibutuhkan.

Begitu pula anak rewel saat alat tulisnya terselip entah di mana. Semua orang harus membantu mencarinya. Mungkin ada peralatan kerja atau belajar yang jatuh ke kolong sofa ruang tamu karena kalian memakainya untuk bekerja atau belajar. Ada pula alat tulis di meja makan dan sebagainya.

Buat segalanya lebih rapi cukup dengan dirimu membeli meja atau kursi kerja atau belajar untuk anak. Setiap orang bertanggung jawab atas kerapian meja kerja atau meja belajarnya. Orang lain juga tak bisa sembarangan mengambil perlengkapan yang ada di atas meja tersebut. Mesti minta izin dulu pada pemiliknya.

3. Menjaga postur dan mencegah nyeri punggung atau kaki

Seorang perempuan duduk di meja belajar dekat jendela, menggunakan tablet di ruangan terang dengan beberapa tanaman hias di sekitarnya.
ilustrasi belajar (pexels.com/Ksenia Chernaya)

Jangankan anak-anak yang masih dalam proses pertumbuhan. Orang dewasa sepertimu pun lama-lama bisa mengalami perubahan postur akibat posisi duduk yang salah. Seperti terlalu membungkuk karena gak ada kursi bersandaran yang menopang punggung.

Apalagi anak-anak yang belajar di karpet tanpa meja dan kursi. Ia mesti membungkuk dalam-dalam buat menulis, mewarnai, dan sebagainya. Sering kali rasa lelah membuat posisi duduk makin tak keruan.

Seperti tubuh agak miring ke kanan dan kiri. Tulang punggung pun ikut meliuk ke sana kemari. Lalu posisi duduk yang tidak tepat bikin sekujur punggung hingga kaki terasa nyeri. Cedera seperti ini bisa sampai harus ditangani dokter dan terapis, lho.

4. Kamu lebih sering WFH, anak juga lebih banyak belajar di rumah

Meja kerja kayu dengan laptop terbuka, kursi kantor ergonomis, dan perlengkapan alat tulis di ruangan bercahaya alami.
ilustrasi meja kerja (pexels.com/Lisa from Pexels)

Kamu mungkin gak butuh meja kerja apabila 100 persen bekerja dari kantor. Setibanya di rumah, dirimu tinggal bersantai. Namun, seandainya bekerja dari rumah menjadi keseharianmu, meja serta kursi kerja mutlak diperlukan.

Sementara buat anak di usia sekolah, kebutuhan meja dan kursi belajar tidak dapat ditangguhkan. Anak cuma beberapa jam berada di sekolah. Selebihnya ia tetap belajar di rumah. Kasihan apabila anak belajar dengan fasilitas yang terlalu seadanya.

Sekadar meja dan kursi belajar pun gak tersedia. Bukan karena kamu tak punya uang, melainkan belum memahami pentingnya kedua perabot tersebut. Anak masih TK juga sebaiknya disediakan meja dan kursi pendek seperti di kelasnya.

5. Duduk di lantai lama-lama dingin

Meja belajar dengan laptop menyala, lampu meja, buku, mesin tik, dan tanaman hias di ruangan berdinding bata putih.
ilustrasi meja belajar (pexels.com/Burst)

Sering kali meja kerja atau belajar tinggi digantikan dengan meja pendek. Bisa model meja lipat atau non-lipat. Tanpa kursi alias kamu atau anak duduk lesehan. Walaupun lantai telah dialasi karpet, lama-lama pasti terasa dingin.

Terlebih udara memang sedang dingin. Alas coba ditambah dengan bantal lesehan pun kadang tak banyak membantu. Bisa-bisa kamu atau anak gampang masuk angin. Paling tepat kalian tetap bekerja atau belajar di rumah menggunakan meja dan kursi.

Kesehatan terjaga, kamu pun nyaman bekerja lebih lama. Begitu pun anak tak bergerak-gerak gelisah karena diam-diam menahan dingin. Bahkan di siang hari, duduk di lantai langsung atau memakai alas tetap dingin bila berlama-lama.

6. Banyak satu set meja dan kursi yang harganya terjangkau

Meja belajar minimalis berwarna putih dengan laptop terbuka di atasnya, kursi abu-abu, dan tirai kuning di dekat jendela.
ilustrasi meja belajar (pexels.com/Darina Belonogova)

Kalau alasanmu belum membeli meja dan kursi kerja atau belajar ialah harganya yang mahal, mungkin ini semata-mata kamu kurang survei. Meja dan kursi kerja atau belajar yang bagus memang mahal. Dapat di atas 700 ribu rupiah baru meja paling sederhana.

Satu set meja dan kursi di atasnya dapat mencapai jutaan rupiah. Akan tetapi, di marketplace banyak sekali satu set meja serta kursi kerja atau belajar yang jauh lebih murah. Seperti di harga 300 hingga 400 ribu rupiah telah sepaket.

Kamu tinggal merakitnya sendiri. Memang kualitasnya bukan yang terbaik. Akan tetapi, tidak mengurangi fungsinya sebagai meja dan kursi. Termasuk buat bekerja atau belajar. Daripada gak ada meja dan kursi kerja atau belajar sama sekali.

Tak sedikit orang menggunakan meja makan sebagai meja kerja atau belajar. Bila dana benar-benar terbatas, tentu ini boleh dilakukan. Namun, ada risiko berkas-berkas pekerjaan, buku, atau laptop terkena minyak, remah-remah makanan, cairan, dan sebagainya. Sebaiknya memang satu set meja kerja atau belajar ada sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Related Articles

See More

Novel The Whisper Man, yuk Baca Sebelum Tayang di Netflix!

04 Mei 2026, 08:00 WIBLife