“Desk-scaping pada dasarnya adalah menata ruang kerja dengan tingkat pertimbangan yang sama seperti yang kamu berikan pada seluruh ruangan, seperti menambahkan objek, material, dan detail kecil yang membuatnya terasa personal dan terencana,” kata Meghan Jay dari Meghan Jay Design, dikutip dari laman Real Simple.
Mengenal Desk-Scaping, Teknik Menata Meja Kerja Jadi Estetik!

- Desk-scaping adalah teknik menata meja kerja dengan menggabungkan fungsi dan estetika agar ruang terasa personal, rapi, serta mendukung fokus dan semangat bekerja dari rumah.
- Tren desk-scaping muncul seiring meningkatnya budaya WFH dan media sosial, karena banyak orang ingin menciptakan ruang kerja yang nyaman, produktif, sekaligus mencerminkan kepribadian mereka.
- Cara memulai desk-scaping bisa dilakukan bertahap dengan fokus pada fungsi, menjaga kerapian permukaan meja, serta menambahkan dekorasi personal tanpa mengganggu alur kerja.
Bekerja dari rumah alias Work From Home (WFH) sudah jadi budaya di dunia kerja, serta bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Kenyamanan saat WFH-pun jadi sangat penting, mengingat kita harus tetap fokus dalam mengerjakan tugas.
Namun tidak hanya bisa fokus, kenyamanan juga melibatkan visual yang menarik untuk meningkatkan mood hingga semangat bekerja di rumah. Untuk itu, kamu perlu tahu teknik desk-scaping yang akan membuat meja kerjamu estetik dan tetap bisa bikin fokus. Penasaran dengan teknik menata meja kerja di rumah ini? Yuk, cari tahu pembahasannya di sini!
1. Apa itu desk-scaping?

Desk-scaping adalah istilah yang menggambarkan teknik menata dan mempercantik meja kerja hingga seluruh ruangannya dengan menggabungkan barang-barang fungsional dan dekoratif, hingga terasa personal. Teknik ini memperlakukan desain meja kerja seperti ruang penting di rumah lainnya, yang berarti desk-scaping melibatkan pemilihan setiap elemen dengan mempertimbangkan daya tarik visual dan tujuan praktis.
Tren desk-scaping membantu kamu merapikan meja menggunakan metode penyimpanan terbaik, ide pengorganisasian, dan cara memajang aksesori, agar lingkungan kerja bersih dan tetap profesional. Dengan begitu kamu bersemangat untuk bekerja setiap hari.
Ini melampaui fungsi semata, misalnya menata seperangkat aksesori meja yang serasi, dan lebih berfokus pada menciptakan suasana yang terasa fungsional dan mencerminkan bagaimana kerpibadian hingga bagaimana kamu ingin bekerja.
2. Alasan mengaapa desk-scaping jadi tren

Penataan meja kerja menjadi semakin populer dan intensif, sejak maraknya kerja remote, seperti WFH. Dengan banyaknya orang yang menghabiskan sebagian waktu untuk bekerja dari rumah, wajar jika kamu juga mulai lebih memperhatikan desain meja kerja.
Begitu juga pengguna media sosial, ikut serta dalam mempopulerkan teknik ini sehingga jadi tren dengan memamerkan meja kerja dan pengaturan ruang kerja dari rumah yang sangat personal. Beberapa bahkan berkomentar bahwa hal itu memberi mereka inspirasi.
“Mengingat banyaknya waktu yang kita habiskan di meja kerja, ada keinginan alami untuk membuatnya terasa lebih baik. Ini juga merupakan cara yang relatif mudah untuk menghadirkan rasa kendali dan kreativitas ke dalam keseharian tanpa harus melakukan desain ulang ruangan secara menyeluruh,” kata Jay.
Namun tren ini bukan hanya tentang mendekorasi untuk tujuan estetika, tetapi juga tentang meningkatkan produktivitas. Baik itu pencahayaan lembut tepat di atas meja, tanaman pot yang segar di sebelah laptop, atau pajangan dinding galeri tepat di atas monitor, perubahan kecil seperti ini membuat mengerjakan daftar tugas terasa lebih mudah.
3. Cara memulai desk-scaping

Mulailah dari yang kecil
Keindahan dari menata meja kerja? Kamu bisa membuatnya sesederhana atau serumit yang diinginkan. Jika prosesnya terasa terlalu berat, lakukan langkah demi langkah, mulai dengan beberapa dekorasi kecil dan secara bertahap membangun estetika dari waktu ke waktu.
Tidak perlu banyak hal untuk menata meja kerja dengan baik. Tanaman dalam pot atau lampu meja kecil dapat langsung membuat ruangan terasa lebih tertata.
Pertimbangkan fungsi
Jika kamu tidak tahu harus mulai dari mana, prioritaskan fungsi dengan mempertimbangkan apa yang sebenarnya kamu butuhkan untuk menjadi produktif. Kemudian, kamu bisa mencari barang-barang yang dapat menyelesaikan pekerjaan sekaligus menambahkan sentuhan pesona pada meja hingga ruangan kerja.
Tetapkan tone
Sebagian besar dari cara desk-scaping yaitu menjaga permukaan tetap rapi. Cara mudahnya adalah membeli satu set organizer; bisa dalam bentuk apapun mulai dari satu set dekorasi, satu set buku catatan atau alat tulis, maupun aksesori gadget serasi. Ini dikarenakan satu set serasi akan menciptakan tampilan kohesif.
Selain itu, kamu bisa tambahkan sentuhan dekorasi personal, seperti meletakkan cangkir vintage, untuk sekaligus menambahkan sedikit karakter pada meja. Bahkan, cangkir ini bisa dimanfaatkan untuk menjadi wadah peralatanmu di atas meja.
Tetapi ingat, untuk tidak memilih barang-barang yang dapat mengganggu alur kerja secara keseluruhan. Misalnya, menghiasi meja kerja dengan terlalu banyak barang yang tidak memiliki fungsi dapat menciptakan kekacauan, yang dapat menghambat produktivitas. Ketika suatu ruangan terasa tenang dan terorganisir, secara alami akan mengurangi gangguan.
4. Apakah ruang kerja kecil dapat mengaplikasikan teknik ini?

Jika kamu memiliki ruang kerja yang kecil, tentu saja kamu masih bisa melakukan desk-scaping! Teknik ini sering kali menghasilkan tampilan yang paling kreatif dan efektif, karena keterbatasan memaksa kita untuk membuat pilihan yang disengaja.
Sedikit tips untuk desk-scaping di ruang kecil, fokuslah pada solusi penyimpanan vertikal yang menjaga permukaan meja kamu yang terbatas tetap bersih. Pilih barang-barang multifungsi yang memiliki fungsi praktis dan estetis.
Terapkan minimalisme sebagai filosofi desain. Biarkan setiap barang mendapatkan tempatnya melalui kegunaan atau keindahannya. Rak dinding, strip magnetik untuk peralatan, dan penyimpanan di bawah meja semuanya memaksimalkan desain meja kerja tanpa mengurangi area permukaan yang penting.
Itulah yang dimaksud dengan desk-scaping, teknik menata meja kerja dengan mempertimbangkan fungsi dan estetika, tetapi tetap personal. Agar kamu tetap semangat kerja dari rumah, coba ikuti tren desk-scaping ini deh!


















