ilustrasi seseorang yang sedang fokus belajar (pexels.com/Ivan Samkov)
Harus diakui bahwa rasa tidak suka terhadap pekerjaan sering kali datang dari faktor eksternal, seperti atasan yang kurang menyenangkan, rekan kerja yang kerap bikin kesal, atau pun beban kerja yang seperti tidak ada habisnya. Namun demikian, terkadang sebagian orang tidak sadar bahwa penyebab mereka membenci pekerjaannya bukan karena pekerjaan itu sulit, tetapi kapasitas dirinyalah yang belum mencukupi. Akibatnya, segala sesuatu jadi terasa terlalu membebani, sehingga menimbulkan stres yang berlebihan.
Nah, bila kamu juga mengalami kondisi yang serupa, sebaiknya lekas lakukan evaluasi diri. Alih-alih terus mengeluh atau malah mengambil tindakan ekstrem seperti resign, lebih baik berusahalah untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan yang dapat menunjang pekerjaanmu. Jangan ragu untuk mengikuti seminar, pelatihan, dan terus belajar untuk mengasah kemampuan. Jika kapasitas diri sudah semakin besar, dijamin tantangan yang dulu terasa sulit, kini lebih mudah untuk dihadapi. Masuk akal, kan?
Rasa tidak suka terhadap pekerjaan yang dilakoni memang bisa muncul, tetapi bukan berarti boleh dibiarkan, apa lagi dijadikan pembenaran untuk bertingkah semaunya. Melalui beberapa tips di atas, kamu bisa belajar menumbuhkan toleransi terhadap pekerjaan tersebut. Dengan begini, kamu tetap dapat menyikapi situasi yang tidak menguntungkan secara bijaksana, sehingga membuat perasaanmu lebih nyaman.