Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Memberikan Apresiasi ke Rekan Kerja pada Awal Pekan

3 min read
5 Cara Memberikan Apresiasi ke Rekan Kerja pada Awal Pekan
ilustrasi memberi apresiasi ke rekan kerja (pexels.com/Ivan S)
  • Apresiasi di awal pekan dapat meringankan suasana kerja, terutama lewat ucapan terima kasih yang spesifik atas bantuan kecil yang memudahkan pekerjaan.
  • Pujian akan terasa lebih tulus bila menyebut hasil atau proses yang benar-benar diperhatikan, seperti penyusunan presentasi, data, dan kontribusi di balik layar.
  • Apresiasi bisa disampaikan lewat pesan pribadi atau langsung dengan bahasa sehari-hari, tanpa berlebihan, agar rekan kerja merasa kontribusinya terlihat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Senin pagi di kantor gak selalu dimulai dengan energi yang sama. Ada yang baru membuka laptop, mengejar kopi, atau masih berusaha mengumpulkan fokus setelah perjalanan menuju tempat kerja. Memberi apresiasi kepada rekan kerja bisa menjadi cara sederhana untuk membuat awal pekan terasa lebih ringan.

Pujian gak harus menunggu seseorang menyelesaikan proyek besar atau mendapat penghargaan. Ucapan terima kasih yang spesifik justru bisa terasa lebih tulus karena menunjukkan kamu benar-benar memperhatikan usaha orang lain. Yuk, simak beberapa cara memberikan apresiasi ke rekan kerja pada awal pekan demi membangun budaya positif!

  1. 1. Ucapkan terima kasih atas bantuan kecil

    ilustrasi berterima kasih ke rekan kerja
    ilustrasi berterima kasih ke rekan kerja (pexels.com/Yan Krukau)

    Senin pagi sering diisi dengan pekerjaan yang kelihatannya sepele, seperti membantu mencari dokumen, menjelaskan tugas, atau menggantikan pekerjaan sebentar. Hal-hal seperti ini mudah dianggap bagian dari rutinitas sehingga jarang mendapat ucapan terima kasih. Padahal, bantuan kecil sering membuat pekerjaan orang lain berjalan jauh lebih lancar.

    Coba sebutkan bantuan yang kamu hargai, bukan sekadar mengucapkan terima kasih secara umum. Kamu bisa mengatakan, “Makasih ya, tadi kamu sudah bantu cek file itu, jadi aku bisa lanjut tanpa mengulang dari awal.” Kalimat sederhana seperti ini menunjukkan bahwa kontribusi rekanmu benar-benar kamu perhatikan.

  2. 2. Puji hasil kerja yang memang kamu perhatikan

    ilustrasi memberikan pujian ke rekan kerja
    ilustrasi memberikan pujian ke rekan kerja (magnific.com/pressfoto)

    Pujian seperti “kamu hebat” memang terdengar menyenangkan, tetapi sering terasa terlalu umum. Saat memberi apresiasi kepada rekan kerja, sebutkan bagian yang menurutmu dilakukan dengan baik, seperti cara menyusun presentasi atau merapikan data. Detail kecil membuat pujian terdengar lebih jujur dan gak seperti formalitas kantor.

    Kamu gak perlu menunggu momen evaluasi untuk melakukannya. Misalnya, katakan, “Presentasimu tadi enak diikuti, bagian datanya juga kamu susun dengan jelas.” Pujian spesifik seperti ini membuat orang tahu bagian mana dari pekerjaannya yang memang memberi dampak.

  3. 3. Kirim pesan singkat sebelum pekerjaan dimulai

    ilustrasi perempuan mengirim pesan
    ilustrasi perempuan mengirim pesan (magnific.com/magnific)

    Gak semua orang nyaman mendapat pujian di depan banyak rekan kerja. Pesan pribadi di aplikasi kantor bisa menjadi pilihan yang lebih natural, terutama untuk mengapresiasi seseorang yang membantu pekerjaanmu pekan sebelumnya. Cara ini juga cocok untuk kamu yang merasa canggung menyampaikan pujian secara langsung.

    Pesannya gak perlu panjang atau terdengar terlalu resmi. Kamu bisa menulis, “Mau bilang makasih buat bantuanmu minggu lalu. Cara kamu jelasin bagian itu bikin pekerjaanku lebih cepat selesai.” Pesan seperti ini terasa personal karena menyebut pengalaman yang benar-benar terjadi.

  4. 4. Apresiasi rekan yang sering bekerja di balik layar

    ilustrasi memberi apresiasi ke rekan kerja
    ilustrasi memberi apresiasi ke rekan kerja (magnific.com/yanalya)

    Orang yang paling sering membantu belum tentu menjadi nama yang muncul ketika hasil kerja dibicarakan. Mereka mungkin mengatur jadwal, mengecek ulang dokumen, mengingatkan tenggat, atau memastikan detail kecil tetap beres. Pekerjaan seperti ini penting, tetapi sering luput karena perhatian lebih mudah tertuju pada hasil akhir.

    Coba mulai memperhatikan proses yang biasanya gak terlihat. Kamu bisa mengatakan, “Aku baru sadar kamu yang sering memastikan detail kecilnya beres, makasih ya, pekerjaan tim jadi lebih rapi.” Pengakuan seperti ini bisa membuat rekan kerja merasa kontribusinya tetap terlihat.

  5. 5. Berikan apresiasi tanpa membuatnya berlebihan

    ilustrasi mengobrol dengan rekan kerja
    ilustrasi mengobrol dengan rekan kerja (pexels.com/Alexander Suhorucov)

    Apresiasi yang terlalu sering atau terdengar dibuat-buat justru bisa terasa canggung. Kamu gak perlu memuji setiap pekerjaan hanya supaya suasana kantor terlihat positif. Pilih momen yang memang layak diapresiasi dan gunakan bahasa yang biasa kamu pakai sehari-hari.

    Misalnya, setelah menyelesaikan pekerjaan bersama, kamu bisa mengatakan, “Kerja bareng kamu minggu lalu enak banget. Kamu responsif dan koordinasinya jadi lebih gampang.” Kalimat seperti ini cukup hangat tanpa membuat apresiasi terasa berlebihan atau seperti sedang memberikan pidato.

    Awal pekan gak harus selalu dipenuhi target dan daftar pekerjaan yang panjang. Sedikit perhatian kepada orang yang bekerja bersama kamu bisa membuat suasana kantor terasa lebih manusiawi. Ketika kamu menerapkan cara memberikan apresiasi ke rekan kerja pada awal pekan dan melakukannya dengan tulus serta spesifik, semangat kerja tim bisa tumbuh tanpa perlu dibuat-buat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More