Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Linguis Forensik: Definisi, Jobdesk, Plus-Minus Sebelum Berkarier

Linguis Forensik: Definisi, Job Desc, Plus-Minus Sebelum Berkarier
Ilustrasi buku bahasa Inggris. (freepik.com)
Intinya sih...
  • Profesi linguis forensik: definisi dan cakupan bidang
  • Jobdesk linguis forensik: analisis gaya bahasa, isi dan makna penggunaan bahasa, observasi pengakuan tertulis di pengadilan
  • Kelebihan dan kekurangan bekerja sebagai linguis forensik: kesempatan menelusuri kasus menarik, memerhatikan perkembangan bahasa yang dinamis
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Belajar sastra nyatanya enggak cuma cuap-cuap, tetapi juga membahas tentang linguistik. Artinya, dalam kajian sastra, linguistik berperan untuk membantu pegiatnya dalam memahami bagaimana sebuah bahasa dapat bekerja dan berkembang. 

Dengan mempelajari linguistik, kamu bisa mengeksplor banyak prospek karier yang berhubungan dengan penggunaan sistem kebahasaan. Salah satunya adalah profesi linguis forensik. Profesi seperti apa itu, ya?

Definisi linguis forensik

Linguis Forensik: Definisi, Job Desc, Plus-Minus Sebelum Berkarier
Ilustrasi barang-barang bukti. (freepik.com)

Profesi linguis forensik berangkat dari sejarah bagaimana bahasa dapat membantu menganalisa kejadian perkara, yang dulunya disebut sebagai forensic English. Istilah ini pertama kali dipopulerkan lewat buku Language and the Law: the Semantics of Forensic English oleh Philbrick pada tahun 1949. 

Istilah ini kemudian dikenal sebagai forensic linguistic atau linguistik forensik, yaitu salah satu cabang ilmu linguistik terapan. Ilmu ini bertujuan untuk menganalisa laporan investigasi, menginterpretasi dokumen-dokumen hukum atau pengadilan, serta menganalisa penggunaan bahasa dalam kasus-kasus hukum.

Orang yang mendalami serta bekerja dalam bidang ini disebut sebagai forensic linguist atau linguis forensik. Profesi inilah yang akan melihat bagaimana bahasa digunakan dalam sebuah kejadian perkara. Selain itu, seorang linguis forensik juga akan mengobservasi pengakuan para individu yang terlibat dan melihat ketidaksesuaian dalam penggunaan bahasa.

Profesi linguis forensik memiliki beberapa cakupan bidang, antara lain:

1. Hukum: Menafsirkan teks-teks hukum, serta menganalisis dan terlibat dalam penyelesaian kasus plagiasi atau copyright.

2. Prosedur legal: Menganalisis wawancara bersama pihak berwajib, seperti polisi, menganalisis pola wawancara, serta mengobservasi penggunaan bahasa di ruang sidang.

3. Bukti-bukti forensik: Menganalisis catatan bunuh diri, surat ancaman, dan lain-lain.

4. Pendidikan dan riset: Bekerja di sebuah institusi pendidikan untuk mengembang teknik analisa yang berhubungan dengan linguistik forensik

Jobdesk linguis forensik

Linguis Forensik: Definisi, Job Desc, Plus-Minus Sebelum Berkarier
Ilustrasi seorang agen memeriksa dokumen. (freepik.com)

Sederhananya, seorang linguis forensik dapat disebut detektif bahasa. Berikut adalah job description atau hal-hal yang akan dikerjakan kalau kamu menjadi linguis forensik.

1. Menganalisis keunikan gaya bahasa seseorang

Setiap orang memiliki gaya bahasanya masing-masing, bahkan ketika bertukar pesan. Saat menginvestigasi sebuah kasus, seorang linguis forensik akan menganalisa gaya bahasa yang ditinggalkan oleh pelaku dan/atau korban sebagai sebuah petunjuk.

Dalam konteks linguistik forensik, gaya bahasa ini juga disebut sebagai idiolect. Idiolect merupakan ciri khas yang dimiliki setiap orang dalam berbahasa. Misalnya, seseorang memiliki caranya sendiri dalam membaca sebuah kata atau menggunakan frasa atau slang yang mungkin terdengar enggak umum oleh orang awam. 

2. Menganalisis isi dan makna penggunaan bahasa

Seorang linguis forensik juga berperan mengenali apakah seseorang berbohong atau tidak lewat penggunaan bahasanya. Dalam konteks hukum, ilmu linguistik forensik yang dimiliki oleh seorang linguis berfungsi untuk melihat apakah seorang individu sedang jujur, berbohong, menerima suap, bahkan terancam. 

3. Mengobservasi pengakuan tertulis di pengadilan

Pelaku, saksi, dan/atau korban sebuah kejahatan dapat menjelaskan pengakuan mereka secara tertulis di pengadilan. Sebagai seorang linguis forensik, kamu akan mengobservasi sistem bahasa yang mereka gunakan dalam pengakuan tersebut. Mulai dari nada tulisan, gaya bahasa yang digunakan, serta pemilihan kata atau diksi.

Suka dan duka bekerja sebagai linguis forensik

Linguis Forensik: Definisi, Job Desc, Plus-Minus Sebelum Berkarier
Ilustrasi dua linguis bekerja. (freepik.com)

Meskipun profesi ini unik, kamu perlu tahu kelebihan dan kekurangan dalam menjejaki karier ini sebelum kamu memutuskan menjadi seorang linguis forensik.

1. Kelebihan Bekerja sebagai Linguis Forensik

Menjadi seorang linguis forensik, kamu berkesempatan menelusuri kasus-kasus menarik yang melibatkan penggunaan bahasa. Kamu bisa bekerja dengan kasus-kasus di pengadilan, kasus kriminal, serta terjun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP). 

Selain itu, kamu juga dapat mengetahui detail-detail dalam bukti forensik yang mungkin dilewatkan oleh orang lain. Misalnya, kamu mengetahui gaya bahasa seperti apa yang merujuk pada orang-orang tertentu atau melihat kejujuran seseorang dari caranya berkomunikasi. 

Profesi linguis forensik cocok untuk kamu yang senang membaca dan menganalisis struktur bahasa di dalam teks. Pekerjaan ini memerlukan kemampuan memerhatikan detail-detail hingga yang terkecil, serta kepekaan tinggi dalam mengenali keragaman bahasa.

2. Kekurangan Bekerja sebagai Linguis Forensik

Meskipun ilmu linguistik dapat mencakup berbagai bidang yang masih berkaitan dengan kebahasaan, profesi linguis forensik tidak luput dari kekurangan. 

Menjadi seorang linguis forensik, kamu harus memerhatikan perkembangan bahasa yang dinamis dan selalu berubah mengikuti penuturnya. Perubahan dalam sistem kebahasaan dapat memengaruhi subjektivitas bahasa itu sendiri, sehingga seorang linguis akan sulit menemukan kepastian mutlak dalam analisanya.

Bekerja sebagai seorang linguis forensik tentunya membutuhkan kepekaan yang tinggi, apalagi kalau kamu gemar membaca dan memerhatikan tulisan di sebuah teks. Kamu bisa mengeksplor lebih dalam tentang profesi ini ketika kamu menempuh pendidikan di bidang kebahasaan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Dampak Emosional pada Anak yang Tumbuh dalam Konflik Keluarga

31 Jan 2026, 23:12 WIBLife