Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kesalahan Menyimpan Sepatu saat Musim Hujan, Berakibat Jamuran!

ilustrasi menyimpan sepatu
ilustrasi menyimpan sepatu (pexels.com/Dương Nhân)
Intinya sih...
  • Menyimpan sepatu dalam kondisi masih lembap dapat memicu pertumbuhan jamur dan bau tidak sedap yang sulit dihilangkan.
  • Menaruh sepatu di ruangan minim sirkulasi udara mempercepat pertumbuhan jamur, terutama jika berada di sudut lembap atau dekat kamar mandi.
  • Mengandalkan kotak sepatu tanpa perlindungan tambahan bisa menjebak udara lembap di dalamnya, mendukung pertumbuhan jamur tanpa terdeteksi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musim hujan sering membawa tantangan baru buat urusan perawatan sepatu. Kelembapan tinggi, sepatu basah, dan sirkulasi udara yang kurang ideal membuat jamur mudah tumbuh tanpa disadari. Kalau kebiasaan menyimpan sepatu masih sama seperti musim kemarau, risiko sepatu berjamur dan berbau jadi jauh lebih besar.

Banyak orang merasa sepatu cukup diletakkan di rak seperti biasa, padahal kondisi udara saat hujan sangat berbeda. Kesalahan kecil dalam penyimpanan bisa berujung kerusakan bahan, perubahan warna, sampai bau yang susah hilang. Memahami kesalahan umum ini membantu sepatu tetap awet dan nyaman dipakai. Yuk, cek satu per satu kesalahan yang sering terjadi supaya sepatu tetap aman selama musim hujan!

1. Menyimpan sepatu dalam kondisi masih lembap

ilustrasi sepatu sneakers
ilustrasi sepatu sneakers (pexels.com/Jonathan Cooper)

Menyimpan sepatu yang masih lembap adalah kesalahan paling sering terjadi saat musim hujan. Air yang tersisa di bagian dalam dan luar sepatu menciptakan lingkungan ideal untuk pertumbuhan jamur. Kondisi ini membuat bahan sepatu, terutama kulit dan kain, lebih cepat rusak.

Kelembapan yang terperangkap di dalam sepatu juga memicu bau tidak sedap yang sulit dihilangkan. Jamur yang tumbuh perlahan bisa menyebar ke bagian sol dan lapisan dalam. Kebiasaan ini terlihat sepele, tapi dampaknya besar terhadap umur pakai sepatu.

2. Menaruh sepatu di ruangan minim sirkulasi udara

ilustrasi menyimpan sepatu
ilustrasi menyimpan sepatu (pexels.com/Ngeow Shen Sin)

Ruangan tertutup dengan sirkulasi udara buruk mempercepat pertumbuhan jamur. Rak sepatu yang berada di sudut lembap atau dekat kamar mandi sering jadi titik rawan. Udara yang gak bergerak membuat kelembapan bertahan lebih lama.

Kondisi ini membuat sepatu seolah disimpan di dalam ruang humid yang ideal untuk mikroorganisme. Jamur berkembang tanpa terlihat, lalu muncul bercak putih atau hitam di permukaan bahan. Menempatkan sepatu di area dengan aliran udara yang baik membantu menekan risiko ini.

3. Mengandalkan kotak sepatu tanpa perlindungan tambahan

ilustrasi kotak sepatu
ilustrasi kotak sepatu (pexels.com/Jonathan Cooper)

Banyak orang merasa kotak sepatu sudah cukup melindungi dari debu dan kotoran. Padahal, kotak tertutup justru bisa menjebak udara lembap di dalamnya. Tanpa perlindungan tambahan, kotak sepatu berubah menjadi ruang moist yang mendukung pertumbuhan jamur.

Kelembapan yang terperangkap ini sering gak terdeteksi sampai jamur sudah menyebar. Sepatu terlihat baik-baik saja dari luar, tapi bagian dalam mulai terkontaminasi. Penggunaan silica gel atau penyerap kelembapan sangat membantu mengurangi risiko ini.

4. Tidak membersihkan sepatu sebelum disimpan

ilustrasi membersihkan sepatu (unsplash.com/Huy Le)
ilustrasi membersihkan sepatu (unsplash.com/Huy Le)

Menyimpan sepatu dalam kondisi kotor adalah kesalahan yang sering diremehkan. Sisa lumpur, air hujan, dan debu mengandung partikel yang mempercepat pertumbuhan jamur. Kotoran ini juga menyerap air dan mempertahankan kelembapan lebih lama.

Sepatu yang tampak kering di luar bisa tetap lembap di bagian jahitan dan lapisan dalam. Area ini menjadi titik awal jamur berkembang. Membersihkan sepatu sebelum disimpan membantu menjaga bahan tetap sehat dan bebas dari mikroorganisme.

5. Menumpuk sepatu terlalu rapat

ilustrasi tumpukan sepatu
ilustrasi tumpukan sepatu (pexels.com/Pixabay)

Menumpuk sepatu terlalu rapat menghambat sirkulasi udara di antara pasangan sepatu. Kondisi ini membuat kelembapan terperangkap dan sulit keluar. Rak yang terlalu penuh sering menjadi pemicu utama sepatu cepat jamuran.

Selain itu, tekanan antar sepatu bisa merusak bentuk dan struktur bahan. Sepatu kehilangan ruang untuk “bernapas”, sehingga bagian dalam tetap lembap lebih lama. Memberi jarak antar sepatu membantu menjaga aliran udara dan menurunkan risiko jamur.

Musim hujan menuntut perhatian ekstra dalam cara menyimpan sepatu. Kesalahan kecil seperti menyimpan dalam kondisi lembap atau menaruh di ruang tertutup bisa berujung kerusakan serius. Dengan memahami kesalahan umum ini, sepatu bisa tetap awet dan nyaman digunakan. Perubahan kebiasaan sederhana bisa menyelamatkan koleksi sepatu dari jamur dan bau yang mengganggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Life

See More

Gaya Pengajian dan Siraman Angie Prijanto, Istri Ranggaz Laksmana

01 Feb 2026, 12:20 WIBLife