Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Nasihat Karier di Buku The Things You Can See Only When You Slow Down

5 Nasihat Karier di Buku The Things You Can See Only When You Slow Down
cover "The Things You Can See Only When You Slow Down" (youtube.com/@wordwanderer_in)
Intinya Sih
  • Haemin Sunim menekankan pentingnya mempelajari banyak hal dan membaca lebih luas agar kita mengenal berbagai peluang karier serta menemukan panggilan hidup yang sesuai.
  • Ia menyarankan untuk mencoba beragam pengalaman kerja, magang, atau sukarelawan guna mengetahui bidang yang benar-benar membangkitkan semangat dan cocok dengan diri kita.
  • Kesadaran diri dan keberanian memilih pekerjaan tanpa terpengaruh pandangan orang lain menjadi kunci utama dalam menemukan karier yang selaras dengan jati diri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Menemukan panggilan hidup, terutama yang berhubungan dengan karier yang akan menghidupi kita hingga di masa depan mendatang bukanlah perkara mudah. Maka dari itu, di bukunya yang berjudul The Things You Can See Only When You Slow Down, Haemin Sunim juga memberikan tips and trick agar kita bisa menemukan panggilan hidup khususnya yang berhubungan dengan karier.

Penasaran seperti apa? Simak selengkapnya nasihat dari buku tersebut beserta tips-nya di bawah ini!

1. Pelajari banyak hal

Ilustrasi Podcast
Ilustrasi Podcast (pexels/George Milton)

Dalam bukunya, Haemin Sunim mengatakan bahwa menemukan panggilan hidup bukanlah perkara mudah. Namun, saat kita mengetahui dan memiliki kemampuan di banyak bidang, itu akan sangat memudahkan kita menemukan panggilan hidup kita, termasuk dalam hal karier.

“Jika kita menguasai satu cabang olahraga dengan baik, kita akan jauh lebih mudah mempelajari cabang olahraga lain.

Jika kita fasih berbicara dalam satu bahasa asing, kita akan lebih mudah belajar bahasa yang lain.

Jika kita tahu cara menjalankan usaha kecil, kita akan lebih mudan menjalankan usaha kedua dan ketiga.

Jangan iri dengan orang-orang yang lihai dalam banyak hal. Pertama, belajarlah untuk melakukan satu hal dengan baik. Tak lama kita akan bisa melakukan dua atau tiga lainnya.”

Dengan bisa melakukan dua, tiga lainnya, mungkin salah satu dari hal tersebut merupakan panggilan hidup kita atau mungkin karier kita.

2. Membaca lebih banyak

ilustrasi membaca di bus
ilustrasi membaca di bus (pexels.com/MART PRODUCTION)

Haemin Sunim mengatakan, bahwa salah satu alasan mengapa kita masih sulit menemukan panggilan hidup dalam karier adalah karena kita gak tau banyak jenis pekerjaan yang ada di luar sana. Membaca merupakan salah satu cara untuk menambah wawasan dan memberikan pengalaman secara gak langsung mengenai berbagai profesi yang mungkin cocok untuk kita.

Buku dapat memperlebar cakrawala dan memperkenalkan kita kepada kemungkinan-kemungkinan baru.”

3. Miliki banyak pengalaman, telisik mana yang paling membawa gairah semangat

Ilustrasi melukis
Ilustrasi melukis (freepik.com/freepik)

Alasan lain mengapa sulit menemukan panggilan hidup terutama dalam karier, juga karena kurangnya pengalaman secara langsung. Selain itu, walau memiliki banyak pengalaman, kita kerap kali gak mendapatkan gairah untuk terus mengejarkannya dalam waktu yang lama. Maka dari itu, Haemin Sunim menyarakan agar kita mencoba banyak hal sembari menelisik hal-hal apa saja yang membuat kita senantiasa bergairah mengerjakannya.

“Cobalah lakukan berbagai macam pekerjaan penuh waktu, magang atau sukarelawan. Saat benar-benar melakukan suatu pekerjaan, kita akan tahu apakah pekerjaan cocok dengan kita."

4. Miliki kesadaran diri yang utuh

ilustrasi meditasi
ilustrasi meditasi (freepik.com/karlyukav)

Haemin Sunim mengatakan, bahwa kita akan kesulitan menemukan panggilan hidup terutama dalam bidang karier, jika kita gak memiliki kesadaran diri yang cukup. Tanpa kesadaran diri, kita gak akan tahu seperti apa pekerjaan yang cocok dengan kita.

Apa kita menyerap energi saat berinteraksi dengan orang lain? Apa kelemahan kita? Apakah kita bisa bekerja di bawah tekanan? Maka dari itu, penting untuk memahami diri sendiri secara utuh.

5. Jangan memilih pekerjaan dengan mempertimbangkan apa kata orang lain

ilustrasi berbicara dengan teman
ilustrasi berbicara dengan teman (unsplash.com/NONRESIDENT)

Hal terakhir yang membuat kita kesulitan menemukan panggilan hidup dalam bidang karier adalah kita kerap kali memilih suatu pekerjaan berdasarkan apa yang akan orang pikirkan tentang kita. Jadi alih-alih mempertimbangkan kecocokan kita dengan profesi tersebut, kita mengambil suatu pekerjaan dengan fokus pada anggapan dan pandangan dari orang lain terhadap diri kita.

“Jika kita berpikir kita akan menyukai suatu pekerjaan, lakukan saja.”

Menemukan panggilan hidup terutama dalam bidang karier adalah perjalanan yang panjang. Kita mungkin akan mendapatkan hasil yang kerap kali gak sesuai harapan. Meski demikian, setiap upaya yang kita kerahkan pasti ada pelajaran yang bisa dipetik. Semoga berhasil!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto

Related Articles

See More