Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Membuat Journal Scrapbook Estetik dari Barang Bekas

Cara Membuat Journal Scrapbook Estetik dari Barang Bekas
ilustrasi scrapbook (pexels.com/Lisa From Pexels)
Share Article

Membuat journal scrapbook menjadi salah satu hobi kreatif yang semakin digemari karena bisa digunakan untuk menyimpan kenangan, menuangkan ide, atau sekadar mengisi waktu luang. Menariknya, scrapbook tidak harus dibuat menggunakan perlengkapan mahal. Berbagai barang bekas yang ada di rumah, seperti majalah lama, kertas kado, kardus, hingga tiket perjalanan, bisa disulap menjadi dekorasi yang unik dan penuh nilai sentimental.

Selain lebih hemat, memanfaatkan barang bekas juga menjadi cara sederhana untuk mengurangi limbah sekaligus melatih kreativitas. Berikut langkah-langkah membuat journal scrapbook menggunakan barang bekas yang mudah ditemukan di rumah.

1. Kumpulkan barang bekas yang masih layak digunakan

ilustrasi seseorang membuat scrapbook (unsplash.com/Kirk Cameron)
ilustrasi seseorang membuat scrapbook (unsplash.com/Kirk Cameron)

Langkah pertama adalah mengumpulkan berbagai bahan yang bisa dimanfaatkan sebagai dekorasi scrapbook. Kamu dapat menggunakan potongan majalah, koran lama, brosur, kartu ucapan, tiket konser, tiket kereta, nota dengan desain menarik, kertas kado bekas, hingga bungkus makanan yang memiliki ilustrasi unik.

Jangan langsung membuang barang-barang tersebut karena setiap potongan kertas dapat menjadi elemen dekoratif yang mempercantik halaman scrapbook. Pilih bahan yang masih bersih dan memiliki warna atau motif yang sesuai dengan tema yang ingin kamu buat agar hasil akhirnya terlihat lebih rapi.

2. Tentukan tema untuk setiap halaman

ilustrasi scrapbook (freepik.com/freepik)
ilustrasi scrapbook (freepik.com/freepik)

Sebelum mulai menempelkan dekorasi, tentukan terlebih dahulu tema setiap halaman. Misalnya tema liburan, ulang tahun, perjalanan, hobi, buku favorit, film yang ditonton, atau pencapaian selama satu bulan. Dengan tema yang jelas, proses menyusun dekorasi akan menjadi lebih mudah.

Kamu juga bisa menggunakan kombinasi warna tertentu agar setiap halaman terlihat serasi. Misalnya warna cokelat dan krem untuk nuansa vintage, pastel untuk tema yang manis, atau hitam dan putih untuk tampilan minimalis.

3. Susun tata letak sebelum menempel

ilustrasi wanita sedang membuat scrapbook kenangan Ramadan (pexels.com/George Milto
ilustrasi wanita sedang membuat scrapbook kenangan Ramadan (pexels.com/George Milto

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah langsung menempel semua dekorasi tanpa mencoba menyusun komposisinya terlebih dahulu. Sebaiknya letakkan semua potongan kertas, foto, dan hiasan di atas halaman untuk melihat apakah susunannya sudah seimbang.

Atur ukuran dekorasi dari yang terbesar hingga yang terkecil agar halaman tidak terlihat terlalu penuh. Sisakan sedikit ruang kosong di beberapa bagian supaya scrapbook tetap nyaman dilihat dan tidak terasa berantakan. Setelah posisi setiap elemen dirasa pas, barulah gunakan lem atau double tape untuk menempelkannya secara permanen.

4. Tambahkan tulisan tangan agar lebih personal

ilustrasi scrapbook (unsplash.com/Estée Janssens)
ilustrasi scrapbook (unsplash.com/Estée Janssens)

Journal scrapbook akan terasa lebih hidup jika dilengkapi dengan tulisan tangan. Kamu bisa menuliskan cerita singkat, kutipan favorit, tanggal penting, atau alasan mengapa momen tersebut begitu berkesan. Tulisan sederhana seperti ini justru menjadi nilai utama yang membuat scrapbook terasa istimewa.

Gunakan spidol, pena gel, atau brush pen dengan warna yang senada agar tampilannya tetap harmonis. Jika memiliki kemampuan lettering, tambahkan judul dengan tulisan artistik sebagai fokus utama pada setiap halaman.

5. Percantik dengan dekorasi sederhana

ilustrasi scrapbook (unsplash.com/Kristyna Squared.one )
ilustrasi scrapbook (unsplash.com/Kristyna Squared.one )

Agar halaman scrapbook semakin estetik, tambahkan dekorasi kecil seperti potongan kain renda, tali rami, daun atau bunga kering, stiker bekas, pita, maupun cap stempel. Kamu juga bisa memanfaatkan potongan amplop bekas untuk membuat kantong kecil yang berfungsi menyimpan surat atau foto tambahan.

Meski banyak pilihan dekorasi, hindari memenuhi seluruh halaman dengan ornamen. Gunakan secukupnya agar perhatian tetap tertuju pada foto dan cerita yang ingin kamu tampilkan. Prinsip utama scrapbook yang menarik adalah keseimbangan antara dekorasi, tulisan, dan ruang kosong.

6. Simpan scrapbook agar tetap awet

ilustrasi scrapbook (pexels.com/Lisa From Pexels)
ilustrasi scrapbook (pexels.com/Lisa From Pexels)

Setelah semua halaman selesai dihias, simpan scrapbook di tempat yang bersih dan kering agar warna kertas tidak mudah memudar. Hindari meletakkannya di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau memiliki tingkat kelembapan tinggi karena dapat merusak lem dan membuat kertas bergelombang.

Jika scrapbook sering dibuka, gunakan sampul plastik atau kotak penyimpanan untuk melindunginya dari debu dan goresan. Dengan perawatan yang tepat, journal scrapbook dapat menjadi koleksi kenangan yang tetap indah dan bisa dinikmati kembali bertahun-tahun kemudian.

Membuat journal scrapbook estetik dari barang bekas adalah aktivitas kreatif yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengabadikan berbagai momen berharga dengan cara yang lebih personal. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang sudah ada di rumah, kamu bisa menghasilkan scrapbook yang unik, penuh makna, sekaligus ramah lingkungan.

Share Article
Curated For You

Cara Bikin Scrapbook Journaling ala Pinterest, Murah tapi Estetik

10 Jun 2026, 08:45 WIBLife
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima

Related Articles

See More