Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Skill Wajib Dikuasai Kalau Mau Jadi Digital Learning Specialist

ilustrasi orang melakukan meeting
ilustrasi orang melakukan meeting (pexels.com/Artem Podrez)
Intinya sih...
  • Pentingnya keterampilan teknologi pendidikan dalam mengelola LMS dan memahami berbagai model e-learning.
  • Kemampuan desain pembelajaran yang informatif, interaktif, dan pengalaman dalam analisis data siswa.
  • Keterampilan manajemen proyek untuk kolaborasi dengan berbagai pihak serta kemampuan komunikasi dan kolaborasi yang baik.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di era digital saat ini, pendidikan bukan cuma soal kehadiran fisik, melainkan tentang pengalaman belajar yang bermakna dan aksesibilitas tanpa batas. Nah, di era digital ini, peran seorang digital learning specialist itu penting. Digital learning specialist adalah seorang profesional yang bertanggung jawab dalam merancang konten kreatif serta memberikan dukungan teknis demi terciptanya pembelajaran yang efektif. Mereka memastikan e-learning menarik, interaktif, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Perusahaan yang membutuhkan jasa mereka biasanya merupakan perusahaan edutech, lembaga kursus, atau corporate university. Di Indonesia, perusahaan itu seperti Ruangguru, Zenius, Coursera, Binar Academy, dan Digital Skola. Kalau kamu ingin jadi digital learning specialist, berikut 5 keterampilan yang wajib kamu kuasai!

1. Pengetahuan mendalam terkait teknologi pendidikan

ilustrasi orang bekerja di kantor
ilustrasi orang bekerja di kantor (pexels.com/MART PRODUCTION)

Seorang digital learning specialist tentu harus punya pemahaman yang kuat tentang teknologi pendidikan untuk menunjang pekerjaannya. Pengetahuan dan pemahaman tersebut seperti tren teknologi dalam e-learning, misalnya LMS (Learning Management System) serta alat pembuatan konten. LMS merupakan perangkat lunak berbasis web yang disusun untuk membuat, mendistribusikan, dan mengatur penyampaian materi pembelajaran.

Sebagai seorang spesialis, kamu akan mengelola LMS untuk beberapa fungsi utama, yaitu administrasi, penyampaian konten, pelacakan, evaluasi, serta pelaporan. Kamu juga harus familiar dengan berbagai macam tipe atau model e-learning seperti gamifikasi, asynchronous online learning, synchronous online learning, dan hybrid online learning.

2. Desain pembelajaran

ilustrasi kelompok belajar (pexels.com/Kampus Production)
ilustrasi kelompok belajar (pexels.com/Kampus Production)

Selain punya pemahaman yang kuat soal teknologi pendidikan, seorang digital learning specialist juga harus terampil dalam mendesain pembelajaran. Kamu wajib menguasai prinsip desain instruksional untuk menyusun materi e-learning yang gak hanya informatif, tapi juga interaktif dan menarik.

Keterampilan ini meliputi pemahaman mendalam terkait cara mengembangkan elemen visual yang memotivasi keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, menyusun alur konten yang logis, dan lain-lain. Kamu juga harus punya pengalaman dalam membuat berbagai macam instrumen evaluasi seperti asesmen, kuis, dan komponen interaktif lainnya. Pemahaman dan pengalaman yang kamu miliki dapat menjadi landasan kuat dalam menganalisis efektivitas dan keberhasilan program pengembangan pembelajaran.

3. Analisis data

ilustrasi kelompok belajar (pexels.com/Monstera Production)
ilustrasi kelompok belajar (pexels.com/Monstera Production)

Salah satu hal penting menjadi seorang digital learning specialist adalah mengetahui dan memahami kebutuhan siswa. Inilah mengapa sebagai digital learning specialist, kamu perlu menganalisis data siswa, seperti preferensi, kemajuan, dan kinerja mereka.

Dengan mengetahui kebutuhan siswa (audiens), kamu bisa menyesuaikan konten dan metode penyampaian untuk mendapatkan pengalaman belajar yang efektif dan menarik. Oleh karena itu, keterampilan analisis data amat penting.

Penerapan keterampilan ini memungkinkan kamu membangun pembelajaran yang dipersonalisasi. Artinya, siswa gak dituntut untuk mengikuti standar kurikulum yang kaku, melainkan bisa memperoleh materi berdasarkan kemampuan dan gaya belajar mereka. Keterampilan analisis data membuat seorang digital learning specialist mampu mengambil keputusan berdasarkan bukti nyata.

4. Manajemen proyek

ilustrasi kerja tim (pexels.com/fauxels)
ilustrasi kerja tim (pexels.com/fauxels)

Setiap pekerjaan pada dasarnya gak bisa bekerja sendirian, melainkan merupakan kolaborasi antarpihak, termasuk juga digital learning specialist. Oleh karena itu, untuk bisa menjadi digital learning specialist yang andal, kamu harus punya keterampilan manajemen proyek. Manajemen proyek adalah kemampuan untuk merencanakan, mengorganisasi, mengendalikan, dan mengarahkan sumber daya agar tujuan akhir bisa tercapai.

Keterampilan ini dapat menjadi landasan kuat dalam bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti ahli materi, desainer grafis, dan pengembang IT. Ingat, kamu dituntut untuk mampu mengembangkan modul secara efektif dan tepat waktu. Manajemen proyek memungkinkan kamu mengelola sumber daya dengan baik.

5. Keterampilan komunikasi dan kolaborasi

ilustrasi orang membawa dokumen
ilustrasi orang membawa dokumen (pexels.com/Kindel Media)

Skill selanjutnya yang wajib kamu miliki sebagai digital learning specialist ialah keterampilan komunikasi dan kolaborasi. Skill komunikasi pada dasarnya adalah skill dasar yang diperlukan setiap profesi. Dengan kemampuan ini, kamu bisa menyampaikan gagasan dalam konsep yang mudah dipahami ketika bekerja sama dengan tim dan mengeksekusi ide.

Kemudian, kolaborasi juga penting untuk memastikan berbagai macam pihak bisa bekerja selaras dalam mencapai tujuan bersama. Di dunia kerja termasuk digital learning, kamu mungkin akan sering berhadapan dengan berbagai masukan dan pendapat berbeda dari macam-macam pihak. Nah, kemampuan kolaborasi ini gak menjadikan kamu sebagai sosok yang kaku dan arogan, melainkan terbuka dan adaptif.

Skill utama yang wajib dimiliki oleh seorang digital learning specialist banyak, ya. Menggabungkan skill-skill ini bisa menuntun kamu jadi digital learning specialist yang andal. Yuk, semangat belajar dan terus tingkatkan keterampilan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

[QUIZ] Kamu Karakter Utama, Second Lead, atau Penonton di Hidupmu?

08 Feb 2026, 21:05 WIBLife