5 Persiapan Diri saat Mencari Pekerjaan agar Cepat Dilirik Perusahaan

Persaingan di dunia kerja kian ketat dari tahun ke tahun. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat per Agustus 2025, tingkat pengangguran di Indonesia telah mencapai 4,85 persen dari total angkatan kerja sekitar 154 juta jiwa. Ditambah lagi, tak sedikit para pekerja yang merasa tidak puas dengan kariernya memilih mencari peluang kerja baru.
Melihat realitas yang ada, wajar apabila para pencari kerja semakin kesulitan menemukan kesempatan, terutama bagi lulusan baru. Kendati demikian, hal tersebut bukan berarti tidak bisa diusahakan. Coba lakukan lima persiapan diri berikut ini saat mencari pekerjaan supaya peluangmu terbuka lebar!
1. Selalu update dokumen lamaran kerja

Saat mencari pekerjaan, hal utama yang harus disiapkan adalah dokumen lamaran kerja. Pastikan dokumen sudah lengkap agar tidak kelabakan saat diminta oleh perusahaan yang kamu lamar. Dokumen yang dimaksud mencakup curriculum vitae (CV), portofolio, ijazah, transkrip nilai, pas foto, sertifikat, dan sebagainya.
Jangan lupa, selalu update dokumen secara berkala. Misalnya, mengecek kembali curriculum vitae (CV) dan portofolio untuk diperbaiki dengan mengurangi atau menambah informasi di dalamnya. Coba minta pendapat teman atau keluarga untuk perbaikan dokumen agar lebih relevan.
2. Latihan tes dan interview agar lebih siap saat ada panggilan

Jobseeker kadang mengeluh bosan karena belum punya pekerjaan. Padahal, waktu luang bisa diisi dengan latihan tes dan interview sambil menunggu panggilan dari perusahaan. Meski belum pasti, latihan bisa membuat diri kamu lebih siap menghadapi panggilan yang akan datang.
Coba cari tahu proses rekrutmen dari perusahaan yang dilamar. Catat tes apa saja yang mungkin akan keluar seperti tes kemampuan dasar dan psikotes, lalu lakukan latihan rutin. Selain itu, lakukan pula latihan wawancara di depan cermin atau ajak teman untuk latihan bersama.
3. Upgrade skill supaya bisa bersaing

Salah satu pertimbangan penting perusahaan saat merekrut karyawan adalah skill atau kemampuan. Oleh sebab itu, kamu harus punya kemampuan yang relevan dengan lowongan kerja yang dilamar. Misalnya, skill komunikasi dan analisis data jika melamar di bidang pemasaran.
Tingkatkan kemampuan yang kamu punya supaya bisa bersaing dan jadi nilai tambah. Caranya bisa dengan belajar secara mandiri atau ambil kelas berbayar. Dengan begitu, kamu akan lebih menonjol di mata perusahaan dan sesuai dengan kriteria kandidat yang mereka cari.
4. Ikuti webinar atau komunitas diskusi

Di era digital saat ini, mengikuti webinar bisa menjadi cara efektif untuk meningkatkan skill. Webinar adalah kegiatan seminar yang dilakukan secara virtual atau online. Peserta dapat belajar langsung kepada mentor yang membawakan materi.
Tidak hanya menyimak materi, biasanya ada sesi diskusi dengan mentor dan peserta lain dalam webinar. Hal tersebut bisa menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan public speaking. Kalau tidak punya cukup uang, kamu bisa mencari webinar gratis atau komunitas diskusi di media sosial.
5. Lakukan refleksi diri untuk menemukan celah

Ketidakpastian karier sering kali berawal dari ketidakpekaan terhadap diri sendiri. Bingung apa yang diinginkan, tidak punya tujuan yang jelas, sulit berkembang, hingga sulit mengambil keputusan. Pada akhirnya, kamu terjebak karena hanya mencari pekerjaan tanpa pertimbangan matang.
Refleksi diri bisa menjadi solusi jika kamu sedang dalam fase ini. Merenungkan kembali nilai diri dapat membantu menemukan celah untuk bertumbuh. Coba evaluasi pikiran dan perasaanmu, lalu catat di buku agar terasa lebih nyata. Dengan cara ini, kamu akan lebih percaya diri untuk menemukan pekerjaan impian.
Fase menganggur memang tidak mudah untuk dijalani. Ada berbagai tekanan yang kerap menghantui. Oleh karena itu, lakukan persiapan diri sebaik mungkin agar kamu lebih percaya diri saat bersaing di dunia kerja. Percayalah, usaha yang kamu lakukan tidak akan sia-sia!


















