ilustrasi daycare (pexels.com/Ksenia Chernaya)
Pengasuh harus jeli dalam memperhatikan perubahan perilaku, kesehatan, atau perkembangan anak. Hal kecil bisa menjadi tanda penting yang tidak boleh diabaikan. Itulah kenapa kemampuan observasi membantu mendeteksi perubahan pada anak sejak dini
Ini penting untuk mencegah masalah yang lebih besar. Selain itu, pengasuh juga harus mampu mengatur jadwal, aktivitas, dan kebutuhan anak secara terstruktur. Lingkungan yang terorganisir membuat anak merasa lebih aman dan nyaman.
"Seorang profesional pengasuh anak yang berkualitas harus menunjukkan berbagai sifat kunci yang meliputi kesabaran, empati, keterampilan komunikasi yang efektif, kreativitas, fleksibilitas, keterampilan observasi," jelas Nancy Moretti, Ed.S., ahli bidang pendidikan anak usia dini dikutip dari Central Penn.
Tak hanya itu, Nancy juga menambahkan pengasuh anak harus punya kesadaran akan keselamatan, kerja tim, keterampilan organisasi, dan semangat untuk perkembangan anak. Lalu mereka juga harus memiliki penghargaan terhadap keragaman, kemampuan memecahkan masalah, ketahanan, dan perilaku etis. Tapi bagi Nancy, itu semua baru permulaan.
Bekerja di daycare bukan pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa persiapan. Dibutuhkan kombinasi antara kesabaran, empati, keterampilan komunikasi, hingga pengetahuan teknis untuk bisa menjalankannya dengan baik. Jika kamu tertarik menjadi pengasuh anak, penting untuk mulai melatih skill-skill tersebut sejak sekarang.