Lingkungan kerja gak selalu hanya diwarnai oleh persoalan target, tenggat waktu, dan pembagian tanggung jawab, tetapi juga berbagai perilaku yang muncul dalam dinamika profesional sehari-hari. Salah satunya adalah selective visibility, yaitu kecenderungan seseorang untuk lebih menonjolkan keaktifan ketika kehadirannya berpotensi terlihat oleh orang yang dianggap penting, terutama atasan. Perilaku semacam ini terkadang sulit dikenali karena sekilas tampak seperti antusiasme kerja yang biasa.
Masalah mulai terasa ketika semangat tersebut ternyata gak muncul secara konsisten dalam situasi yang berbeda. Seseorang dapat terlihat sangat sigap ketika atasan berada di sekitar, tetapi berubah pasif ketika hanya bekerja bersama rekan yang posisinya setara. Supaya lebih peka terhadap pola tersebut tanpa terburu-buru menilai seseorang hanya dari satu kejadian, yuk kenali tanda-tanda selective visibility di kantor berikut ini.
