Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tips Membersihkan Balkon Rumah agar Tetap Terlihat Bersih
ilustrasi balkon (unsplash.com/Francesca Tosolini)
  • Balkon mudah kotor akibat paparan debu, angin, dan hujan; pembersihan rutin membantu mencegah jamur, serangga, serta kerusakan material akibat kotoran menumpuk.
  • Sapu atau sedot debu, sampah, dan daun kering setiap hari; sediakan tempat sampah kecil agar kotoran tidak mengundang semut maupun serangga lain.
  • Pel lantai dua kali seminggu, rapikan tanaman serta perabotan, dan periksa saluran air mingguan untuk mencegah lumut, genangan, debu, serta sumbatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Balkon rumah sudah sering menjadi tempat bersantai atau menjemur pakaian, namun biasanya area ini sangat mudah sekali mengalami kotor karena secara langsung terpapar oleh debu, angin, dan juga hujan. Jika kondisinya tidak segera dibersihkan secara rutin, maka balkon akan sangat rentan menjadi sarang jamur, kotoran, dan juga serangga yang sudah tentu dapat mengganggu kenyamanan dari penghuni rumah.

Menjaga kebersihan balkon bukan hanya untuk meningkatkan keindahan estetika, namun juga mencegah potensi kerusakan material yang diakibatkan karena penumpukan kotoran jangka panjang. Oleh sebab itu, lakukan beberapa tips berikut ini untuk membersihkan balkon rumah agar kondisinya tetap nyaman dan menyenangkan atau seluruh anggota keluarga.

1. Bersihkan debu dan sampah setiap hari

ilustrasi balkon (unsplash.com/Nguyen Dang Hoang Nhu)

Debu sampah kecil dan juga daun kering ternyata sangat mudah menumpuk di area sekitar balkon, sebab terbuka secara langsung ke udara luar. Membersihkan debu secara rutin dengan menggunakan sapu atau penyedot debu ternyata merupakan langkah efektif untuk mencegah kotoran masuk ke bagian dalam rumah pada saat pintu balkon dibuka.

Jangan sampai membiarkan sampah berserakan, sebab hal tersebut akan mengundang datangnya semut atau serangga lain yang bisa mengganggu kebersihan area tersebut. Sediakanlah tempat sampah kecil di sudut balkon untuk mempermudah pembuangan sisa makanan atau sampah organik lain agar tetap bersih kondisinya.

2. Pel lantai menggunakan cairan pembersih

ilustrasi balkon (pexels.com/Donald Tong)

Lantai balkon ternyata rentan terkena air hujan dan debu, sehingga membuatnya ya jadi terasa lebih licin atau berlumut apabila tidak dibersihkan secara berkala. Mengepel lantai bisa dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih anti bakteri minimal dua kali seminggu, sehingga bisa memastikan kebersihan dan juga menghilangkan potensi noda yang membandel.

Kamu bisa menggunakan pel berbahan serat yang bisa menyerap air dengan baik agar proses pembersihan bisa lebih maksimal. Selain itu, hindari pula menggunakan bahan kimia yang terlalu keras agar tidak sampai berpotensi merusak permukaan lantai balkon pada rumahmu.

3. Rapikan tanaman dan perabotan balkon

ilustrasi balkon (unsplash.com/Spacejoy)

Jika balkon kerap digunakan untuk penempatan tanaman pot, maka pastikan tidak ada daun kering yang menumpuk dan juga siram tanaman dengan hati-hati agar airnya tidak sampai tercecer. Pot yang terlalu besar atau perabotan yang jarang dibersihkan ternyata akan lebih rentan menjadi tempat persembunyian bagi para serangga.

Mengelompokkan tanaman dalam rak atau rak gantung bisa saja menghemat ruang, sekaligus mempermudah proses pembersihan. Jangan lupa untuk membersihkan bagian bawah pot dan area sekitar kaki kursi atau meja secara berkala agar nantinya tidak sampai menjadi sarang debu.

4. Periksa dan bersihkan saluran pembuangan air

ilustrasi balkon (unsplash.com/Artur Aleksanian)

Balkon biasanya dilengkapi dengan saluran pembuangan air hujan yang mudah tersumbat dengan keberadaan pasir, daun, hingga kotoran lain. Saluran air yang mampet tentu akan menimbulkan genangan yang berpotensi merusak lantai balkon atau bahkan memicu adanya pertumbuhan lumut.

Coba periksa lubang pembuangan setidaknya seminggu sekali dan juga bersihkan menggunakan alat sederhana, seperti sikat kecil atau kawat jika diperlukan. Kamu bisa menuangkan cairan pembersih saluran untuk menghilangkan adanya sumbatan dan memastikan aliran air tetap lancar di area balkon.

Membersihkan balkon rumah bukan hanya terkait pada estetika semata, namun juga tentang menjaga kenyamanan, keamanan, dan juga kebersihan seluruh area rumah. Setidaknya dengan membiasakan kebiasaan-kebiasaan di atas, maka balkon rumahmu tetap bisa menjadi area fungsional yang nyaman. Jangan abaikan area tersebut karena balkon yang terawat dapat memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article