Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Pilih Murphy Bed, Solusi Kamar Mungil!

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Pilih Murphy Bed, Solusi Kamar Mungil!
ilustrasi apartement studio dengan kasur lipat multifungsi (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Kasur lipat atau dikenal dengan istilah murphy bed merupakan salah satu solusi terbaik yang sering kali jadi pilihan. Saat seseorang harus berurusan dengan kamar tidur mungil, murphy bed biasanya bisa dilipat ke dinding, lemari, dan beragam tempat lainnya. Dibuka saat dibutuhkan, disimpan dengan rapi ketika sedang dipakai. Karena itu, fungsinya sangat hemat ruang. Biasanya, kasur lipat ini jadi pilihan untuk di tempat tinggal seperti studio apartemen, kamar kost, atau kamar tidur kecil lainnya.

Saat ini popularitas kasur lipat ini seakan kembali meningkat. Sebab, banyak orang memilih kamar kecil entah di rumah atau di kamar kost. Memiliki kasur lipat menjadi ide cemerlang untuk tetap membuat ruangan tampak tetap estetik, sekaligus juga hemat ruang. Namun, mungkin ini pertama kalinya untuk kamu mempertimbangkan kasur lipat. Jika masih bimbang, coba lihat lima alasan di bawah ini agar kamu beralih ke kasur lipat!

1. Membuat satu ruang bisa memiliki dua fungsi

ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)
ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)

Penggunaan kasur lipat atau murphy bed ini biasanya paling sering digunakan di studio apartement mungil atau kamar kost mungil. Kedua ruangan ini biasanya sama-sama tidak terpisah, untuk area tidur, makan, belajar atau bekerja. Karena itu, menggunakan murphy bed bisa menjadi solusi menghemat ruang dengan memakai ruangan sesuai dengan kebutuhan.

Misalkan, saat siang hari kamu menjadikan studio apartemen kamu sebagai ruang dimana kamu melakukan pekerjaan. Menjadi studio tempat kamu mengeksekusi ide-ide. Kemudian, saat malam hari kamu bisa mengubahnya menjadi tempat istirahat yang malam. Berbaring di atas tempat tidur yang sebelumnya tersimpan rapi di lemari.

2. Dekorasi yang tepat untuk kamar tamu

ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)
ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)

Merasa butuh kamar tamu, namun mungkin kamu tidak punya cukup ruang di rumah. Kamu bisa manfaat keberadaan murphy bed ini. Jadikan ruangan untuk kamar tamu ini sebagai ruang serbaguna. Ketika tidak ada tamu yang datang, manfaatkan ruangan ini sebagai ruang belajar, ruang bermain, dan ruang lainnya yang mungkin lebih kamu butuhkan sehari-hari selain ruangan pokok yang biasa ada di rumah.

Di bawah murphy bed ini kamu bisa pilih menggunakan karpet berukuran full. Jadi ada area tetap nyaman, meskipun saat itu kasur sedang dilipat. Keberadaan ruangan serba guna yang bisa difungsikan sebagai kamar tamu dengan hanya satu murphy bed ini. Sudah bisa sangat cukup memenuhi kebutuhan kamar tamu di dalam rumah mungil yang miliki sedikit ruang.

3. Memberikan ruang lebih untuk home office

ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)
ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)

Sejak pandemik, bekerja dari rumah atau remote menjadi tren baru. Karena itu, keberadaan home office menjadi semakin penting. Agar kamar tidurmu lebih memungkinkan dibuat menjadi home office, di saat tak ada lagi ruang tersisa di rumah. Mengganti kasur lama di kamar mungil menjadi murphy bed bisa menjadi ide cemerlang juga. Dengan begitu, kamu juga tidak perlu terlalu repot merenovasi ruang tambahan di rumah.

Keberadaan kasur di home office mungkin bisa mengganggu fokus. Daripada takut membuatmu lebih mudah rebahan ketika bekerja di samping kasur biasa, lipatlah kasur tersebut ke dalam penyimpanan seperti rak buku yang cocok biasanya juga menjadi tempat penyimpanan dibutuhkan di home office. Kunci untuk menghemat ruang memang ada pada menjadi fleksibel dengan menggunakan furnitur multifungsi.

4. Mengubah kamar tidur anak menjadi kamar tidur remaja

ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)
ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)

Anak-anak biasanya senang dengan tempat tidur yang atraktif. Mereka menyukai tempat tidur bertingkat yang dengan mudah bisa difungsikan sebagai area bermain juga.Tetapi, memilih ranjang bertingkat mungkin akan lebih sulit disesuaikan dengan selera anak, seiring dengan bertambahnya usia mereka. Untuk itu, cobalah untuk memilih murphy bed ini.

Murphy bed mungkin jadi pilihan kasur yang secara tidak terduga bisa cocok untuk kamu pilih di kamar anak. Ini bisa menghemat ruang di kamar anak. Sementara anak kecil biasanya akan lebih mudah membuat kasur berantakan. Jadi, lipat saja kasurnya ke dalam lemari. Sementara saat siang hari, jadikan area ruang kosong ini sebagai tempat bermain dan belajar anak yang lebih luas. Di lain sisi, saat usia anak sudah remaja, tampilan tempat tidur lebih dewasa saat murphy bed dibuka, akan lebih menyesuaikan.

5. Siasat menambah lebih banyak storage di kamar tidur mungil

ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)
ilustrasi kamar tidur dengan murphy bed (homesandgardens.com)

Terakhir, alasan yang membuat kamu harus memilih murphy bed di kamar kecil adalah tempat penyimpanan yang secara otomatis bisa semakin maksimal. Kamu bisa meletakkan lebih banyak storage di area kasur yang kemudian dilipat. Terutama jika kamu sengaja membuat murphy bed built in yang menyatu dengan lemari serta rak. Kamu tidak perlu khawatir lagi kehabisan tempat penyimpanan terlepas dari kamar yang kecil.

Penyimpanan murphy bed juga bisa menawarkan ide yang inovatif. Memberi ruang lebih disaat kamu membutuhkannya. Untuk mendukung ini, kamu bisa pilih furnitur dengan roda untuk lebih mudah digeser, atau yang bahannya tidak terlalu berat agar lebih mudah diangkat. Saat kamu merasa kamar tidur mungilmu sudah terlalu sesak, pertimbangkanlah beralih ke murphy bed ini. 

Ada banyak alternatif desain interior dan dekorasi yang bisa kamu gunakan dalam menata ruang mungil. Murphy bed hanyalah satu dari banyak contoh furnitur yang bisa dijadikan pilihan. Dalam menghemat ruang, ada kalanya kamu berpikir untuk menghabiskan lebih banyak biaya untuk sesuatu yang lebih berguna dalam jangka panjang. Daripada terus menambah furnitur, tetapi juga tidak bisa memaksimalkan kebutuhan penyimpanan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nadhifa Salsabila Kurnia
EditorNadhifa Salsabila Kurnia
Follow Us