Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Membuat Pestisida Organik untuk Usir Hama Tanaman

4 min read
5 Cara Membuat Pestisida Organik untuk Usir Hama Tanaman
ilustrasi trik bikin pestisida organik (pexels.com/ROCKETMANN TEAM)
  • Pestisida organik rumahan dapat dibuat untuk mengusir hama tanaman dengan bahan dapur atau sisa tanaman, sebagai alternatif yang dinilai lebih aman dan hemat.
  • Campuran bawang putih bersabun, rebusan cabai, serta rendaman kulit jeruk digunakan untuk mengganggu serangga seperti kutu daun, tungau, semut, dan kutu putih.
  • Larutan daun pepaya dan daun tomat dibuat melalui perendaman semalaman, kemudian disaring dan disemprotkan terutama pada bagian tanaman yang rentan hama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Akhir-akhir ini, tren merawat tanaman hias atau bikin kebun mini di rumah memang lagi hype banget, ya. Sayangnya, euforia jadi plant parent ini sering rusak gara-gara serangan hama bandel yang tiba-tiba muncul di daun kesayangan. Daripada panik dan buru-buru beli bahan kimia yang bahaya buat lingkungan, mending kamu cari tahu trik bikin pestisida organik sendiri di rumah, deh. 

Guys, cara ini dinilai lebih aman dan pastinya ramah di kantong buat kamu yang masih pemula di dunia pertanaman, lho. Nah, sebelum telat menghilangkan hama di tanamanmu, segera ambil lima tindakan berikut!


  1. 1. Siapkan bawang putih dan sabun cuci piring

    ilustrasi bawang putih (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)
    ilustrasi bawang putih (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

    Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah pergi ke dapur dan ambil beberapa siung bawang putih. Bumbu dapur yang satu ini rupanya punya senyawa sulfur kuat yang bikin serangga langsung putar balik. Untuk membuatnya, kamu cukup menghaluskan dua bonggol bawang putih dan mencampurnya dengan air panas. 

    Biarkan campuran ini semalaman agar ekstrak bawangnya benar-benar keluar secara maksimal, ya. Nah, keesokan harinya, saring air rendaman bawang tersebut dan tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring cair ke dalamnya. Sabun di sini berfungsi sebagai perekat atau surfactant yang bikin air bawang bisa menempel sempurna di tubuh serangga dan permukaan daun.


  2. 2. Racik semprotan cabai yang pedas nampol

    ilustrasi menyemprotkan semprotan cabai pada tanaman
    ilustrasi menyemprotkan semprotan cabai pada tanaman (pexels.com/Sasha Kim)

    Kalau hama di tanamanmu tergolong kebal, mungkin ini saatnya memberi mereka kejutan pedas dari cabai merah. Kandungan capsaicin yang bikin lidah kamu kepanasan ternyata juga sangat menyiksa buat hama pengganggu seperti kutu daun dan tungau. Kamu bisa merebus segenggam cabai merah cincang atau pakai bubuk cabai yang direbus dengan seliter air. Pastikan kamu membuka jendela saat merebusnya, karena uapnya cukup bikin bersin-bersin heboh di dapur, lho.

    Setelah air rebusan cabai mendingin, saring hingga bersih dan masukkan ke dalam botol semprotan yang sudah kamu siapkan. Semprotkan campuran ini secara merata, tapi ingat, hindari menyemprotkannya langsung ke bagian bunga atau saat matahari sedang terik, lho. Oh iya, jangan lupa cuci tangan yang bersih setelahnya biar telapak tangan kamu gak kepanasan, ya!


  3. 3. Manfaatkan kulit jeruk sisa camilan

    ilustrasi kulit jeruk
    ilustrasi kulit jeruk (pexels.com/MURALI DHARAN)

    Buat kamu yang doyan ngemil buah jeruk sambil nonton series, mulai sekarang jangan buru-buru buang kulitnya ke tempat sampah, ya. Kulit jeruk mengandung minyak atsiri alami, terutama senyawa limonene, yang sangat dibenci oleh semut, kutu putih, dan beberapa serangga lainnya. Cara mengolahnya gampang, cukup rendam potongan kulit jeruk dalam air mendidih dan diamkan selama kurang lebih 24 jam. 

    Proses ini memastikan semua minyak esensial yang aromatik itu terekstrak sempurna ke dalam air. Nah, setelah proses perendaman selesai, air jeruk ini bisa langsung kamu saring dan aplikasikan ke tanaman yang bermasalah. Wanginya yang segar ala-ala essential oil di tempat spa dijamin bikin kamu betah saat menyemprotkannya ke sekitar daun, deh.


  4. 4. Gunakan larutan daun pepaya segar

    ilustrasi daun pepaya
    ilustrasi daun pepaya (pexels.com/Any Lane)

    Bahan yang satu ini mungkin butuh sedikit effort buat dicarinya, tapi percayalah khasiat daun pepaya ini juara banget, kok. Daun pepaya memiliki enzim papain dan senyawa alkaloid yang sangat beracun bagi ulat perusak dan berbagai jenis hama pengunyah daun. Kamu hanya perlu menumbuk atau memblender sekitar satu lembar daun pepaya besar hingga halus, lalu mencampurnya dengan satu liter air. Biarkan campuran tersebut terfermentasi ringan semalaman agar zat aktifnya benar-benar keluar dan larut menyatu, ya.

    Begitu campuran tersebut siap, saring airnya dan masukkan ke dalam semprotan andalanmu untuk mulai bergerilya di kebun. Semprotkan terutama di bagian bawah daun, karena di situlah biasanya ulat-ulat nakal sedang asyik berpesta pora makan siang, lho. Sedikit disclaimer, aromanya memang agak langu dan kurang enak, tapi sangat worth it demi keselamatan tanaman hiasmu, kok.


  5. 5. Olah daun tomat yang kaya alkaloid

    ilustrasi daun tomat
    ilustrasi daun tomat (pexels.com/Tom Jur)

    Kalau kamu kebetulan lagi menanam tomat atau beli tomat yang masih ada tangkainya, jangan buru-buru buang daunnya, ya. Daun tomat ternyata punya kandungan senyawa alkaloid bernama tomatin yang ampuh banget buat mengusir kutu daun yang membandel. Kamu cukup mencincang sekitar dua hingga tiga cangkir daun tomat segar sampai ukurannya lumayan halus. Setelah itu, rendam cacahan daun tersebut ke dalam dua gelas air dan biarkan semalaman agar senyawanya keluar maksimal.

    Besok paginya, kamu tinggal menyaring air rendaman tadi untuk memisahkan ampas daun dari cairan pestisidanya yang siap pakai. Tambahkan lagi sekitar dua gelas air bersih ke dalam cairan ekstrak tomat tersebut sebelum kamu memindahkannya ke botol semprot. Cairan ini super aman disemprotkan ke berbagai jenis tanaman hias kesayangan atau sayuran yang lagi kamu budidayakan di halaman, lho. Gak nyangka, bagian tanaman yang sering dianggap sampah malah bisa jadi perisai tangguh buat melindungi kebunmu, kan?

    Menjadi plant parent memang butuh kesabaran ekstra, tapi dengan menerapkan kelima trik bikin pestisida organik di atas, kebun minimu pasti bisa bebas dari hama bandel. Terus semangat merawat tanamanmu, ya, karena melihat mereka tumbuh subur adalah sebuah healing sederhana yang gak ternilai harganya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More