Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bahan-bahan Alami di Rumah untuk Menghilangkan Bau Kotoran Kucing

Bahan-bahan Alami di Rumah untuk Menghilangkan Bau Kotoran Kucing
ilustrasi kucing (pexels.com/rdne)
Intinya Sih
  • Bau kotoran kucing disebabkan oleh amonia dan bakteri, namun bisa diatasi dengan bahan alami yang aman dan mudah ditemukan di rumah.
  • Baking soda, cuka putih, lemon, dan ampas kopi efektif menyerap serta menetralkan bau tidak sedap di area litter box maupun permukaan rumah.
  • Arang aktif memiliki daya serap tinggi terhadap partikel penyebab bau, menjaga udara tetap segar tanpa perlu pewangi kimia tambahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Memelihara kucing memang membawa banyak kebahagiaan di rumah, tapi urusan bau kotorannya sering jadi tantangan tersendiri. Bau yang menyengat dari litter box atau area yang terkena kotoran bisa cepat menyebar kalau tidak segera dibersihkan. Kondisi tersebut biasanya dipicu oleh kandungan amonia dan bakteri yang ada di dalam kotoran kucing.

Ada banyak bahan alami yang sebenarnya sudah tersedia di rumah dan bisa dimanfaatkan untuk membantu menetralisir bau. Selain lebih hemat, bahan-bahan ini juga cenderung lebih aman digunakan di sekitar hewan peliharaan jika dipakai dengan tepat. Yuk, simak satu per satu!

1. Baking soda

ilustrasi gambar baking soda
ilustrasi gambar baking soda (unsplash.com/ulianakopanytsia)

Baking soda dikenal sebagai salah satu bahan alami paling efektif untuk menghilangkan bau tidak sedap di rumah. Cara kerjanya adalah dengan menyerap sekaligus menetralkan molekul penyebab bau, bukan hanya menutupinya. Karena itu, bahan ini sering digunakan di area seperti litter box, karpet, hingga tempat tidur kucing.

Baking soda memiliki sifat penetral bau dan sering digunakan untuk menyerap serta menghilangkan bau tidak sedap,” kata Alicia Sokolowski, dikutip dari Martha Stewart.

Menurutnya, baking soda akan bekerja lebih maksimal jika didiamkan beberapa waktu sebelum dibersihkan. Setelah itu, area bisa divakum agar bau yang menempel benar-benar terangkat. Hasilnya, permukaan rumah jadi terasa lebih segar.

2. Cuka putih

ilustrasi gambar cuka dan lemon
ilustrasi gambar cuka dan lemon (unsplash.com/kukuvaja)

Cuka putih merupakan bahan dapur yang memiliki sifat asam dan efektif untuk menetralkan bau amonia dari kotoran kucing. Selain itu, cuka juga membantu mengurangi bakteri penyebab bau tidak sedap. Tak heran, jika bahan ini sering dijadikan pembersih alami di rumah.

Untuk penggunaannya, cuka putih bisa dicampur dengan air dengan perbandingan yang seimbang. Campuran ini bisa disemprotkan atau digunakan untuk mengepel area yang sudah dibersihkan dari kotoran. Setelah itu, biarkan mengering agar bau benar-benar hilang.

3. Lemon atau jeruk nipis

ilustrasi semprotan dari sari lemon
ilustrasi semprotan dari sari lemon (unsplash.com/preciousplasticmelbourne)

Lemon dan jeruk nipis punya aroma segar sekaligus kandungan asam alami yang membantu mengurangi bau tidak sedap. Sifat asamnya membantu menetralkan sisa bau yang masih menempel di permukaan rumah. Selain itu, aroma citrus membuat ruangan terasa lebih bersih dan nyaman.

Air perasan lemon bisa dicampur dengan air untuk dijadikan cairan pel atau semprotan alami. Cara ini cukup praktis digunakan di area rumah yang sering dilewati kucing. Namun, tetap gunakan secukupnya agar tidak meninggalkan residu lengket di lantai.

4. Kopi atau ampas kopi

ilustrasi bubuk kopi
ilustrasi bubuk kopi (pexels.com/pixabay)

Kopi dikenal memiliki aroma yang kuat sehingga mampu menyamarkan sekaligus menyerap bau tidak sedap. Ampas kopi yang sudah dikeringkan juga sering dimanfaatkan sebagai penyerap bau alami di rumah. Bahan ini mudah ditemukan setiap kali kamu selesai menyeduh kopi.

Ampas kopi bisa diletakkan dalam wadah kecil dan ditempatkan di dekat litter box atau area yang berbau. Selain membantu menyerap bau, kopi juga membuat udara di sekitar terasa lebih segar. Pastikan ampas kopi tidak dijangkau langsung oleh kucing agar tidak tertelan.

“Ampas kopi memiliki kemampuan alami untuk menyerap bau, baik di kulkas, freezer, sepatu, maupun tempat sampah,” kata Rocky Vuong, dikutip dari Martha Stewart.

Ia menambahkan, bahwa ampas kopi juga bisa digunakan dalam berbagai cara, seperti dimasukkan ke dalam kaus kaki untuk menghilangkan bau sepatu atau digunakan sebagai scrub tangan setelah menangani bahan berbau tajam. Cara ini membuat ampas kopi menjadi bahan serbaguna di rumah.

5. Arang aktif

ilustrasi arang aktif
ilustrasi arang aktif (unsplash.com/adrienolichon)

Arang aktif merupakan salah satu bahan alami dengan daya serap bau yang sangat kuat. Struktur porinya mampu menangkap partikel penyebab bau di udara maupun permukaan. Karena itu, bahan ini sering digunakan untuk menjaga udara tetap segar di ruangan tertutup.

Arang aktif cukup diletakkan dalam wadah terbuka di area yang sering berbau, seperti dekat litter box. Meski bekerja perlahan, efeknya bisa bertahan cukup lama dalam mengurangi bau. Hasilnya, ruangan terasa lebih bersih tanpa perlu tambahan pewangi kimia.

Menghilangkan bau kotoran kucing ternyata tidak selalu harus rumit atau mahal. Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di rumah, kamu bisa menjaga ruangan tetap segar dengan cara yang lebih aman dan praktis. Kuncinya ada pada konsistensi dalam membersihkan dan pemilihan cara yang tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto

Related Articles

See More