Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dekorasi Malam Kolontigi Aulion-Pila, Kesan Tradisional yang Playful!
Dekorasi Malam Kolontigi Aulion-Pila (instagram.com/pnvl)
  • Aulion dan Pila menggelar Malam Kolontigi, tradisi Kaili dari keluarga Pila, pada 7 Agustus 2026 dengan prosesi pemasangan inai sebagai simbol kesucian jelang pernikahan.
  • Dekorasi utama memadukan tenda kuning cerah, ornamen manik hijau-biru-pink, serta panel bordir floral keemasan yang menciptakan nuansa tradisional sekaligus meriah.
  • Area Pila menampilkan backdrop beludru bermotif merak, alas satin emas, serta susunan daun sirih yang menjadi bagian penting dalam prosesi pacar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

YouTuber Aulion dan istrinya, Pila, beberapa saat lalu melangsungkan salah satu rangkaian acara adat jelang pernikahan mereka, yakni Malam Kolontigi atau malam pacar pada Jumat (7/8/2026). Prosesi ini merupakan tradisi adat Kaili yang berasal dari darah Sulawesi Tengah di keluarga Pila. Acara ini biasanya identik dengan pemasangan inai di tangan calon pengantin sebagai simbol kesucian menjelang hari pernikahan.

Selain busana adat dan riasan Pila yang jadi sorotan, dekorasi yang mewarnai acara ini juga gak kalah menarik buat disimak. Perpaduan warna-warna cerah dan elemen tradisional berhasil menghadirkan suasana yang meriah. Yuk, simak detail dekorasinya!

1. Backdrop kuning dengan patch warna-warni

Dekorasi Malam Kolontigi Aulion-Pila (instagram.com/pnvl)

Latar tenda kuning cerah lengkap dengan ornamen bermanik hijau, biru, dan pink jadi backdrop utama dalam prosesi ini. Paduannya adalah panel bordir berwarna hijau tua dan bermotif floral keemasan sebagai centerpiece di belakang Aulion.

Perpaduan warna yang berani ini justru bikin suasana Malam Kolontigi terasa hidup dan jauh dari kesan monoton, namun tetap mempertahankan sentuhan tradisional lewat detail bordir dan bahan kain yang digunakan. Di depan tenda, sebuah nampan keemasan berisi rangkaian bunga dan perlengkapan lainnya diletakkan sebagai bagian dari kelengkapan acara.

2. Backdrop di area Pila bermotif merak

Dekorasi Malam Kolontigi Aulion-Pila (instagram.com/pnvl)

Kalau di titik lain acara pakai backdrop kain kuning polos, di area Pila ini justru menampilkan latar yang lebih detail dan mewah. Ada kain beludru gelap berhias bordir manik-manik membentuk motif sepasang burung merak lengkap dengan bunga-bunga di sekelilingnya.

Kombinasi warna emas, hijau, dan pink dari manik-maniknya bikin backdrop ini jadi salah satu titik paling eye-catching dalam rangkaian dekorasi Malam Kolontigi. Pila duduk bersila di atas alas kain satin keemasan yang menjuntai lembut, dengan bantalan kotak bermotif polkadot kuning sebagai pijakan kaki di depannya.

3. Alas daun sirih untuk rangkaian prosesi

Dekorasi Malam Kolontigi Aulion-Pila (instagram.com/pnvl)

Alas daun sirih yang disusun rapi di atas kain kuning cerah ini jadi sorotan, kali ini dengan fokus ke telapak tangan Pila yang sudah dihiasi motif henna merah detail. Susunan daun hijau segar sebagai alas berpadu sama gelang emas bertumpuk di pergelangan tangannya, menghadirkan kontras warna yang tetap enak dipandang di tengah dominasi kuning dan oranye dari kain-kain di sekelilingnya.

Detail sederhana kayak gini justru jadi salah satu elemen paling bermakna dari keseluruhan dekorasi Malam Kolontigi karena alas daun sirih ini yang jadi saksi prosesi pacar berlangsung. Lewat perpaduan warna cerah dan ornamen tradisional, Malam Kolontigi Aulion dan Pila berhasil menghadirkan suasana yang sarat makna sekaligus estetik buat dikenang.

Itu dia dekorasi Malam Kolontigi ala Aulion dan Pila. Meski mengusung berbagai ornamen tradisional, namun warna colorful ala Aulion-Pila masih on point!

Curated For You

Editorial Team

Related Article