Musim kemarau membuat aktivitas menyiram tanaman terasa seperti rutinitas yang gak boleh dilewatkan. Tanah lebih cepat kering, daun mudah layu, sementara penggunaan air di rumah juga perlu diperhatikan. Kalau menyiram terlalu sedikit, tanaman bisa kekurangan air, tetapi kalau terlalu banyak, air justru terbuang sebelum sempat dimanfaatkan akar. Karena itu, cara menyiram tanaman saat kemarau perlu disesuaikan agar air yang digunakan benar-benar sampai ke bagian yang membutuhkan.
Kamu gak harus menyiram tanaman berkali-kali dalam sehari untuk membuatnya tetap segar. Waktu penyiraman, cara mengarahkan air, kondisi tanah, dan penggunaan mulsa justru punya peran penting dalam menghemat air. Beberapa kebiasaan sederhana berikut bisa membantu tanaman bertahan selama cuaca kering tanpa membuat pemakaian air di rumah membengkak.
