"Gunakan koran yang sudah dilipat, lalu usap permukaan kaca dengan larutan cuka dan air agar hasilnya bebas bekas. Tekstur koran juga membantu mencegah sisa kilap maupun serat halus tertinggal di permukaan kaca," ujar Douglas Conner, pegiat keberlanjutan sekaligus pemilik Universal Windows Direct of New Jersey, dikutip dari Martha Stewart.
10 Cara Memanfaatkan Koran Bekas, Rugi kalau Gak Tahu Hack Ini!

Koran bekas sering kali langsung dibuang setelah selesai dibaca. Padahal, benda sederhana ini masih bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan rumah tangga, mulai dari bersih-bersih, membungkus barang, hingga membantu pekerjaan berkebun.
Selain mengurangi limbah, memanfaatkan kembali koran bekas juga bisa menghemat pengeluaran. Yuk, simak beberapa cara memanfaatkan koran bekas berikut ini!
1. Bersihkan kaca agar bebas noda

Kalau kaca jendela atau cermin mulai kusam, tak perlu buru-buru menggunakan kain khusus. Koran bekas bisa membantu mengangkat noda sekaligus membuat permukaan kaca tampak lebih bening tanpa meninggalkan serat halus.
Untuk hasil maksimal, semprotkan campuran air dan cuka, lalu usap dengan koran yang telah dilipat. Cara sederhana ini membantu mengurangi bekas usapan sehingga kaca terlihat lebih bersih, sekaligus mengurangi penggunaan tisu sekali pakai.
2. Jadi pelindung barang saat pindahan

Saat memindahkan atau mengirim barang pecah belah, kamu tak selalu harus membeli bubble wrap. Koran bekas bisa menjadi pelindung yang cukup efektif untuk membantu meredam benturan. Dengan begitu, risiko barang rusak selama perjalanan pun dapat berkurang.
Bungkus barang menggunakan beberapa lapis koran, terutama pada bagian yang paling rentan pecah. Semakin banyak lapisannya, perlindungan yang diberikan akan semakin maksimal. Selain praktis, cara ini juga lebih hemat dan ramah lingkungan.
"Bungkus barang dengan rapat menggunakan koran. Susun beberapa lapis agar terbentuk kantong-kantong udara kecil yang berfungsi sebagai bantalan sekaligus menyerap benturan,” ujar Elizabeth Shields, Operations Manager Super Cleaning Service Louisville, dikutip dari Martha Stewart.
3. Tambahkan ke dalam kompos

Jika membuat kompos di rumah, jangan buru-buru membuang koran bekas. Kertas ini termasuk bahan kaya karbon yang membantu menyeimbangkan proses pengomposan saat dicampur dengan sisa buah, sayuran, atau daun kering. Hasilnya, kompos dapat terurai lebih optimal.
Sebelum dimasukkan ke dalam komposter, sobek koran menjadi potongan-potongan kecil agar lebih cepat terurai. Hindari menggunakan halaman koran yang mengilap karena umumnya tidak mudah terurai secara alami.
"Kompos membutuhkan perpaduan antara bahan hijau dan bahan cokelat. Bahan hijau berasal dari kulit buah atau sisa sayuran, sedangkan bahan cokelat berasal dari material kering seperti kertas dan daun," ujar Elizabeth Shields.
4. Lindungi lantai saat mengecat rumah

Mengecat rumah sering kali membuat lantai terkena cipratan cat yang sulit dibersihkan. Untuk mengatasinya, bentangkan beberapa lembar koran di area yang ingin dilindungi. Cara ini bisa menjadi pengganti alas plastik sekali pakai yang kurang ramah lingkungan.
Kalau koran sudah terkena banyak cat, kamu tinggal membuangnya setelah pekerjaan selesai. Sebaliknya, jika masih bersih, koran bisa digunakan kembali untuk keperluan lain. Praktis sekaligus membantu mengurangi limbah rumah tangga.
5. Jadikan pembungkus kado yang unik

Siapa bilang pembungkus kado harus selalu menggunakan kertas khusus? Koran bekas justru bisa memberikan tampilan yang unik dengan kesan klasik dan vintage. Cara ini juga cocok buat kamu yang ingin mengurangi penggunaan barang sekali pakai.
Supaya tampilannya lebih menarik, tambahkan pita, tali rami, atau kartu ucapan buatan sendiri. Sentuhan sederhana tersebut membuat hadiah terlihat lebih personal. Selain cantik, pembungkus ini juga lebih ramah lingkungan.
6. Bersihkan minyak pada perkakas

Peralatan seperti gunting, obeng, atau rantai sepeda sering kali dipenuhi sisa minyak setelah digunakan. Jika tidak dibersihkan, minyak dapat memicu karat saat alat disimpan dalam waktu lama. Untungnya, koran bekas mampu menyerap minyak dengan cukup baik.
Usapkan koran ke permukaan alat sebelum menyimpannya kembali. Kamu juga bisa melapisi rak penyimpanan menggunakan koran agar tetesan oli tidak langsung mengotori permukaan rak. Area penyimpanan pun menjadi lebih mudah dibersihkan.
7. Membantu buah cepat matang

Pisang, alpukat, atau pir menghasilkan gas etilen yang mempercepat proses pematangan. Membungkus buah menggunakan koran membantu memerangkap gas tersebut sehingga buah lebih cepat matang. Cara ini cocok jika kamu ingin segera mengolah buah yang masih keras.
Meski begitu, jangan lupa memeriksa kondisi buah setiap hari. Jika sudah matang, segera keluarkan dari bungkus koran agar tidak terlalu lembek. Dengan begitu, rasa dan teksturnya tetap terjaga.
8. Mengeringkan sepatu yang basah

Sepatu yang basah karena hujan sering kali membutuhkan waktu lama untuk benar-benar kering. Daripada langsung menjemurnya di bawah sinar matahari, coba manfaatkan koran bekas. Kertas akan membantu menyerap kelembapan dari bagian dalam sepatu.
Masukkan gulungan koran ke dalam sepatu, lalu ganti jika sudah terasa lembap. Cara ini membantu mempercepat proses pengeringan tanpa berisiko merusak bahan sepatu. Hasilnya, sepatu lebih cepat siap digunakan kembali.
9. Menjaga bentuk sepatu bot

Sepatu bot mudah berubah bentuk jika disimpan dalam waktu lama. Untuk mencegahnya, isi bagian dalam sepatu menggunakan gulungan koran. Cara sederhana ini membantu batang sepatu tetap tegak dan tidak mudah berkerut.
Selain menjaga bentuknya, koran juga menyerap sisa kelembapan di dalam sepatu. Hal ini membantu mengurangi risiko munculnya bau tidak sedap selama penyimpanan. Sepatu pun tetap terlihat rapi saat akan dipakai kembali.
10. Mengurangi bau tak sedap

Koran bekas juga bisa dimanfaatkan sebagai penyerap bau alami. Letakkan di dalam sepatu, laci, atau kotak penyimpanan untuk membantu menyerap kelembapan yang menjadi penyebab bau tidak sedap.
Agar hasilnya lebih maksimal, tambahkan beberapa tangkai lavender kering atau daun herbal beraroma wangi bersama koran. Kombinasi keduanya dapat membantu mengurangi bau sekaligus memberikan aroma yang lebih segar tanpa perlu menggunakan pengharum berbahan kimia.
Jangan buru-buru membuang koran bekas setelah selesai dibaca. Dengan memanfaatkannya kembali, kamu bisa mengurangi limbah sekaligus membuat berbagai pekerjaan di rumah menjadi lebih praktis.
![[QUIZ] Dari Karakter Upin Ipin yang Paling Mirip Kamu, Kamu Tipe Kreatif atau Kritis?](https://image.idntimes.com/post/20260613/inshot_20260613_102401575_7f95b254-f989-4b36-9856-8239d098faaf.jpeg)

















