Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Punya Halaman Teduh? 8 Sayuran Ini Tetap Bisa Tumbuh Subur!

Punya Halaman Teduh? 8 Sayuran Ini Tetap Bisa Tumbuh Subur!
ilustrasi sayur selada (pexels.com/Gustavo Fring)
Intinya Sih
  • Artikel menjelaskan bahwa halaman rumah yang teduh tetap bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran, karena beberapa jenis tanaman justru tumbuh baik dengan sedikit sinar matahari.
  • Delapan sayuran yang cocok di area teduh antara lain selada, bayam, herba seperti basil dan parsley, kacang polong, buncis semak, lobak, kale, serta swiss chard.
  • Kondisi teduh membantu beberapa tanaman lebih tahan lama dan tidak cepat berbunga, sehingga berkebun di rumah tetap menyenangkan sekaligus menghemat pengeluaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Gak semua rumah punya halaman yang terkena sinar matahari penuh sepanjang hari. Tapi tenang, kondisi itu bukan berarti kamu gagal punya kebun sayur sendiri di rumah, lho.

Ada beberapa jenis sayuran yang justru tetap bisa tumbuh subur meski hanya mendapat sedikit cahaya matahari setiap hari. Umumnya, sayuran ini lebih mengandalkan pertumbuhan daun atau akar dibanding buah. Bahkan, sedikit naungan bisa membantu tanaman lebih tahan lama dan gak cepat berbunga. Jadi, kalau halaman atau balkon rumahmu agak teduh, kamu tetap bisa menanam sayuran segar dengan mudah.

1. Selada

ilustrasi sayur selada
ilustrasi sayur selada (pexels.com/Gustavo Fring)

Selada termasuk sayuran daun yang cukup tahan terhadap area teduh. Tanaman ini hanya membutuhkan sekitar tiga sampai empat jam sinar matahari langsung setiap hari untuk tumbuh dengan baik. Kamu bisa memanen selada dalam bentuk baby greens, memetik daun luarnya saja, atau memanen seluruh bagian sekaligus. Jenis selada seperti romaine dan red leaf juga cocok ditanam di pot kecil di rumah.

2. Bayam

ilustrasi sayur bayam
ilustrasi sayur bayam (pixabay.com/MSphotos)

Bayam termasuk sayuran yang tumbuh lebih baik pada kondisi yang gak terlalu panas. Area teduh membantu bayam tidak cepat berbunga sehingga masa panennya bisa lebih panjang. Selain itu, tanah yang lebih sejuk juga mendukung proses perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman. Bayam sangat cocok buat kamu yang ingin menanam sayuran yang gampang dirawat dan cepat dipanen di rumah.

3. Tanaman herba

ilustrasi tanaman basil (pexels.com/Diana ✨)
ilustrasi tanaman basil (pexels.com/Diana ✨)

Beberapa tanaman herba juga bisa tumbuh baik meski gak terkena matahari penuh sepanjang hari. Basil, parsley, daun bawang kecil, dan ketumbar termasuk jenis herbal yang cukup tahan terhadap kondisi teduh. Tanaman ini biasanya hanya membutuhkan sekitar empat hingga lima jam cahaya matahari setiap hari. Agar tumbuh lebih rimbun, kamu bisa rutin memangkas batang yang terlalu tinggi.

4. Kacang polong

ilustrasi kacang polong
ilustrasi kacang polong (pixabay.com/CJ)

Kacang polong termasuk sayuran yang cukup nyaman tumbuh di area dengan sinar matahari terbatas. Tanaman ini biasanya mulai ditanam saat cuaca masih sejuk sehingga gak terlalu membutuhkan panas berlebih. Sedikit naungan justru membantu memperpanjang masa panennya. Selain menghasilkan polong yang enak dimakan, tanaman ini juga bisa membuat halaman terlihat lebih hijau karena tumbuh merambat.

5. Buncis semak

ilustrasi sayur buncis
ilustrasi sayur buncis (pixabay.com/congerdesign)

Buncis semak maupun buncis rambat masih bisa tumbuh baik di area teduh asalkan tetap mendapat sekitar lima jam sinar matahari. Memang, proses panennya mungkin sedikit lebih lama dibanding tanaman yang ditanam di area terbuka. Namun setelah mulai berbuah, tanaman ini biasanya akan terus menghasilkan buncis selama beberapa minggu. Kamu juga bisa menanamnya bersama kacang polong karena kebutuhan tumbuhnya hampir sama.

6. Lobak

ilustrasi sayur lobak
ilustrasi sayur lobak (pixabay.com/Hans)

Lobak adalah sayuran akar yang cukup cocok ditanam di tempat dengan sedikit naungan. Cuaca yang terlalu panas justru membuat lobak cepat berbunga dan kualitas umbinya menurun. Dengan kondisi tanah yang lebih sejuk, lobak bisa menghasilkan umbi yang lebih renyah dan segar. Tanaman ini juga terkenal mudah dirawat sehingga cocok untuk pemula.

7. Kale

ilustrasi sayur kale
ilustrasi sayur kale (pixabay.com/Oldiefan)

Kale dikenal sebagai sayuran yang tahan terhadap suhu dingin dan area teduh. Tanaman ini bahkan bisa bertahan cukup lama di beberapa daerah dengan cuaca sejuk. Kamu dapat memanen daun bagian luar terlebih dahulu, sementara bagian tengahnya akan terus menghasilkan daun baru. Menurut penelitian dalam Journal of Food Science and Technology, kale mengandung antioksidan dan vitamin yang cukup tinggi sehingga baik untuk melengkapi pola makan sehat.

8. Swiss chard

ilustrasi sayur swiss chard
ilustrasi sayur swiss chard (unsplash.com/Natalia Gasiorowska)

Swiss chard masih satu keluarga dengan bit dan terkenal cukup tahan terhadap kondisi minim cahaya matahari. Sayuran ini memiliki batang berwarna-warni yang membuat kebun terlihat lebih menarik. Daun dan batangnya bisa dimasak maupun dimakan mentah sebagai campuran salad. Selain mudah tumbuh, swiss chard juga termasuk tanaman yang tahan terhadap perubahan suhu.

Memiliki halaman yang teduh ternyata bukan halangan untuk menanam sayuran sendiri di rumah. Dengan memilih jenis tanaman yang tepat, kamu tetap bisa menikmati panen segar tanpa perlu sinar matahari penuh sepanjang hari. Beberapa sayuran bahkan tumbuh lebih baik saat mendapat sedikit naungan karena gak cepat berbunga.

Selain menghemat pengeluaran, berkebun juga bisa jadi aktivitas santai yang menyenangkan. Jadi, jangan ragu mulai mencoba menanam sayuran favoritmu meski area rumah gak terlalu terang.

Sumber:

https://www.bhg.com/vegetables-that-grow-in-shade-11960089

https://link.springer.com/article/10.1007/s13197-021-05012-9

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya

Related Articles

See More