Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapan Harus Cuci Boneka? Cek 5 Tanda Ini!
ilustrasi boneka (pexels.com/Tuğba Kobal Yılmaz)
  • Frekuensi mencuci boneka tergantung pada seberapa sering digunakan; boneka yang sering dipeluk perlu dicuci tiap 2–4 minggu, sedangkan pajangan cukup setiap 3–6 bulan.
  • Boneka harus segera dicuci bila mulai berbau, terlihat kotor, atau setelah menemani anak yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran kuman dan menjaga kebersihan.
  • Mencuci rutin juga penting saat gejala alergi debu muncul, serta selalu periksa label perawatan agar bahan dan bentuk boneka tetap awet.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kapan terakhir kali kamu mencuci boneka? Kalau harus berpikir cukup lama untuk mengingatnya, bisa jadi boneka tersebut memang sudah waktunya dibersihkan. Meski terlihat bersih dari luar, boneka dapat menyimpan debu, keringat, hingga tungau yang menempel akibat sering dipeluk atau dijadikan teman tidur.

Lalu, sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk mencuci boneka?  Berikut beberapa kondisi yang menandakan boneka sudah waktunya dibersihkan!

1. Sesuaikan dengan seberapa sering boneka digunakan

ilustrasi tidur memeluk boneka (pexels.com/cottonbro studio)

Frekuensi mencuci boneka bergantung pada seberapa sering boneka tersebut dipakai. Boneka yang hanya dijadikan pajangan di rak, cukup dicuci setiap 3–6 bulan sekali untuk menghilangkan debu yang menumpuk. Jika boneka menjadi teman tidur setiap malam, jadwal cuci harus lebih sering.

"Mainan yang sering dipeluk atau dibawa ke tempat tidur, pembersihan idealnya dilakukan secara rutin setiap beberapa minggu hingga sebulan sekali," ungkap Kristin DiNicolantonio dari American Cleaning Institute (ACI) dilansir Martha Stewart.

2. Saat boneka mulai berbau atau terlihat kotor

ilustrasi boneka rajut, crochet, kerajinan tangan, industri kreatif (magnific.com/freepik)

Jangan menunggu jadwal mencuci jika boneka sudah menunjukkan tanda-tanda kotor. Bau apek atau asam bisa menjadi pertanda bakteri maupun jamur mulai berkembang di dalam serat kain atau isi boneka. Begitu pula jika terdapat noda susu, makanan, tanah, atau cairan lain yang menempel, sebaiknya segera dibersihkan agar tidak menjadi noda permanen. Warna boneka yang mulai kusam juga menandakan adanya penumpukan debu dan minyak dari kulit yang sudah waktunya dibersihkan.

"Jadwal rutin hanyalah batas waktu maksimal untuk boneka yang tampak "bersih" di lemari display. Namun, tanda-tanda kotor secara fisik (bau, kusam, noda nyata) selalu menjadi alarm prioritas utama bagi Anda untuk segera mencucinya tanpa menunda," demikian tertulis dalam Leith Toy Hospital dalam artikel berjudul "TOY CLEANING AND CARE TIPS".

3. Setelah dipakai saat anak sakit

Pexels/MART PRODUCTION (anak sakit)

Apabila boneka selalu menemani anak ketika sedang flu, batuk, atau demam, sebaiknya cuci boneka setelah anak pulih. Langkah ini membantu menjaga kebersihan benda yang sering bersentuhan langsung dengan anak. Selain pakaian dan seprai, boneka juga termasuk barang yang sebaiknya ikut dibersihkan setelah digunakan selama masa sakit.

"Jika ada seseorang di rumah yang sedang sakit, langkah yang bijak adalah mencuci semua boneka yang mungkin telah bersentuhan dengan mereka. Kuman dapat menempel pada mainan dan mencucinya dapat membantu meminimalkan penyebaran penyakit," dilansir JianChuang, website perusahaan manufaktur mainan yang berspesialisasi dalam pembuatan boneka mewah, dalam artikelnya berjudul "How Often Should I Wash Stuffed Animals?"

4. Ketika gejala alergi debu mulai kambuh

ilustrasi anak bersin (pexels.com/Gustavo Fring)

Boneka berbulu dapat menjadi tempat berkumpulnya debu dan tungau yang memicu alergi. Jika anak sering bersin, batuk, atau mengalami gejala alergi lainnya, mencuci boneka secara rutin dapat membantu mengurangi paparan alergen.

"Jika boneka tidak bisa dicuci, masukkan ke dalam kantong plastik, lalu simpan di freezer semalaman untuk membantu membunuh tungau debu. Setelah itu, boneka tetap perlu dibersihkan untuk menghilangkan tungau yang sudah mati," lansir Nationwide Childrens dalam artikel bejudul "Your Child's Dust Mite Allergy".

5. Jangan lupa cek label perawatannya

ilustrasi boneka (pexels.com/Sóc Năng Động)

Sebelum mencuci, selalu baca label perawatan pada boneka. Beberapa boneka memiliki komponen elektronik, kotak musik, atau bahan yang hanya boleh dibersihkan pada bagian permukaannya (surface wash only). Mengikuti petunjuk perawatan dapat membantu menjaga bentuk, warna, dan tekstur boneka agar tetap awet. Dengan begitu, boneka tetap bersih tanpa berisiko cepat rusak.

"Ikuti instruksi label untuk hasil terbaik. Untuk boneka yang terbuat dari wol atau bahan sensitif lainnya, lebih baik dicuci menggunakan tangan," lansir Ikea dalam artikel bertajuk "Tips for washing comfort toys to keep them soft and undamaged".

Itu tadi panduan waktu yang tepat untuk mencuci boneka. Jadi bonekamu sudah gak dicuci berapa lama nih?

Curated For You

Editorial Team

Related Article