Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Profil Inaya Rakhmani, Guru Besar Ilkom Universitas Indonesia

Profil Inaya Rakhmani, Guru Besar Ilkom Universitas Indonesia
Inaya Rakhmani, Guru Besar Ilkom Universitas Indonesia (arc.ui.ac.id)
  • Prof. Inaya Rakhmani, Ph.D. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia; Jurnal Perempuan turut menyampaikan ucapan selamat pada 22 Agustus.
  • Inaya menempuh pendidikan Ilmu Komunikasi di UI, Media Studies di Universiteit van Amsterdam, serta doktor Asian Studies (Media) di Murdoch University.
  • Selain mengajar, ia memimpin ARC UI dan Puskakom UI, meneliti media serta hambatan riset kritis, dan menerbitkan karya di jurnal internasional bereputasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kabar membanggakan datang dari dunia akademik Tanah Air. Prof. Inaya Rakhmani, Ph.D. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia. Kabar ini mendapatkan ucapan selamat oleh Jurnal Perempuan lewat unggahan Instagram resminya pada 22 Agustus lalu, mengingat Inaya juga dikenal sebagai sahabat Jurnal Perempuan sejak 2015.

Di luar pencapaian akademiknya yang gemilang, Inaya dikenal sebagai ilmuwan sosial yang aktif berkecimpung di berbagai peran strategis. Selain mengajar di Departemen Ilmu Komunikasi UI, ia juga tercatat sebagai anggota kehormatan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia. Yuk, kenalan lebih jauh sama profil lengkapnya!

  1. 1. Profil singkat dan latar belakang pendidikan Inaya Rakhmani

    Inaya Rakhmani, Guru Besar Ilkom Universitas Indonesia (arts.unimelb.edu.au)
    Inaya Rakhmani, Guru Besar Ilkom Universitas Indonesia (arts.unimelb.edu.au)

    Prof. Inaya Rakhmani menempuh pendidikan sarjana di bidang Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Indonesia pada 2004 sebelum melanjutkan studi Master di Media Studies, Universiteit van Amsterdam, Belanda pada tahun 2007. Ia kemudian meraih gelar Doktor dalam bidang Asian Studies (Media) dari Asia Research Centre, Murdoch University, Australia pada 2013.

    Latar belakang pendidikannya yang lintas negara ini, turut membentuk fokus risetnya yang mendalam soal ekonomi politik kultural, media dan komunikasi, sampai produksi pengetahuan dalam konteks perubahan kapitalis dan perkembangan demokrasi yang lebih luas. Pendekatan interdisipliner yang dia bangun sejak masa studi inilah yang kemudian jadi ciri khas riset-risetnya di kemudian hari.

  2. 2. Memiliki peran dan jabatan strategis di dunia akademik

    Inaya Rakhmani, Guru Besar Ilkom Universitas Indonesia (arc.ui.ac.id)
    Inaya Rakhmani, Guru Besar Ilkom Universitas Indonesia (arc.ui.ac.id)

    Selain aktif mengajar di Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI, Inaya juga menjabat sebagai Direktur Asia Research Centre Universitas Indonesia (ARC UI) sekaligus Ketua Pusat Kajian Komunikasi, Departemen Komunikasi FISIP UI (Puskakom UI). Puskakom UI merupakan lembaga riset yang fokus mengembangkan pengetahuan di bidang media dan komunikasi seiring perkembangan teknologi dan informasi masyarakat.

    Di tingkat internasional, ia juga tercatat sebagai anggota kehormatan Indonesian Young Academy of Sciences (ALMI) dan anggota ELSAM. Selain itu, Inaya juga aktif terlibat dalam riset lintas negara yang membandingkan peran media di Indonesia, India, Mesir, dan Turki sejak 2015.

  3. 3. Fokus riset dan kontribusi keilmuan

    Inaya Rakhmani, Guru Besar Ilkom Universitas Indonesia (pascakomunikasi.fisip.ui.ac.id)
    Inaya Rakhmani, Guru Besar Ilkom Universitas Indonesia (pascakomunikasi.fisip.ui.ac.id)

    Sejak 2014, Inaya aktif meneliti hambatan struktural yang dihadapi ilmuwan sosial dalam melakukan riset kritis di Indonesia dan Asia Tenggara. Ia pun terlibat langsung dengan pembuat kebijakan lokal, nasional, dan global buat mengangkat isu ini ke permukaan. Ia meyakini kalau persoalan sosial bersifat multidimensi sehingga pendekatan dan kolaborasi lintas disiplin jadi kunci penting dalam penelitiannya.

    Karyanya sudah dipublikasikan di berbagai jurnal internasional bereputasi, seperti Journal of Contemporary Asia, Journal of Current Southeast Asian Affairs, dan Trans-Regional and -National Studies of Southeast Asia (TRANS). Baru-baru ini, ia juga menyelesaikan studi soal ilmu sosial dan respons kebijakan di 11 negara Asia Tenggara, hasil kolaborasi dengan Global Development Network dan IDRC.

    Perjalanan panjang Inaya Rakhmani, dari bangku kuliah S1 di UI sampai gelar doktor di Australia, kini berbuah manis lewat pengukuhannya sebagai Guru Besar Ilmu Komunikasi. Pencapaian ini diharapkan bisa terus memberi dampak nyata untuk dunia akademik.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More