Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi menanam tanaman (pexels.com/garybarnes)

Berkebun bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang atau mempercantik halaman rumah. Di balik aktivitas menyiram tanaman, merapikan pot, hingga memangkas daun kering, ternyata ada kebiasaan yang bisa mencerminkan cara seseorang mengatur kehidupannya sehari-hari.

Menurut psikolog, beberapa rutinitas dalam merawat tanaman berkaitan dengan kemampuan berpikir ke depan, membuat perencanaan, dan menjaga keteraturan. Tanpa disadari, kebiasaan sederhana tersebut bisa menunjukkan bahwa kamu termasuk orang yang cukup terorganisir. Yuk, kenali kebiasaan berkebun yang mencerminkan hal tersebut!

 

1. Rutin memeriksa kondisi tanaman

ilustrasi merawat tanaman dalam pot (pexels.com/garybarnes)

Memiliki tanaman di rumah tentu membutuhkan perhatian secara berkala. Mulai dari memeriksa daun yang mengering, menyiram tanaman, hingga memastikan tidak ada hama yang mengganggu pertumbuhannya. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa kamu terbiasa memperhatikan sesuatu sebelum masalah menjadi lebih besar.

Dr. Anna Nouzovsky, seorang psikolog berlisensi, dikutip dari Livingetc, menjelaskan bahwa rutin memeriksa tanaman mencerminkan kemampuan berpikir ke depan dan memecahkan masalah. Menurutnya, seseorang yang terorganisir tidak selalu menunggu masalah muncul, tetapi melakukan pemeliharaan untuk mencegahnya sejak awal.

"Artinya, kamu tidak terus-menerus menunggu sampai masalah muncul dan berkembang menjadi krisis. Sebaliknya, kamu melakukan berbagai tugas pemeliharaan untuk mencegah masalah tersebut terjadi sejak awal,” ujar Nouzovsky.

2. Selalu mengembalikan peralatan berkebun ke tempatnya

ilustrasi proses menanam tanaman (pexels.com/cottonbro)

Setelah selesai berkebun, apakah kamu selalu mengembalikan sekop, gunting tanaman, dan perlengkapan lainnya ke tempat semula? Kebiasaan sederhana ini ternyata juga mencerminkan kemampuan menciptakan keteraturan. Dengan begitu, kamu gak perlu menghabiskan waktu mencari peralatan ketika ingin kembali berkebun.

Dikutip dari Livingetc, Dr. Shannon Franklin, seorang psikolog berlisensi, menjelaskan bahwa menyimpan peralatan di tempat yang mudah ditemukan merupakan salah satu bentuk kebiasaan menciptakan keteraturan. Menurutnya, kebiasaan ini membantu mempermudah pekerjaan berikutnya sekaligus menunjukkan kemampuan membuat perencanaan dan mempertahankan sistem sederhana.

3. Mengelompokkan tanaman berdasarkan kesamaan karakteristik

ilustrasi wanita memilih tanaman (pexels.com/sashakim)

Setiap tanaman memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda. Ada yang membutuhkan banyak sinar matahari, sementara lainnya lebih cocok ditempatkan di area teduh. Begitu pula dengan kebutuhan air yang perlu disesuaikan dengan jenis tanaman.

Dr. Shannon Franklin menjelaskan bahwa mengelompokkan tanaman berdasarkan kebutuhan air dan sinar matahari merupakan cara praktis untuk mengatur sesuatu secara sistematis. Kebiasaan mengelompokkan benda berdasarkan kesamaan fungsi juga dapat mempermudah pengelolaannya sekaligus mengurangi tahapan pekerjaan, seperti saat menyiram tanaman dengan kebutuhan serupa.

"Kebiasaan ini juga menunjukkan kemampuanmu untuk berpikir secara sistematis dengan mengenali berapa banyak tahapan dalam suatu proses yang bisa dihilangkan. Dalam hal ini, proses penyiraman dapat dibuat lebih efisien selama seluruh langkah yang diperlukan sudah diselesaikan dalam satu waktu," ujar Shannon.

4. Menggunakan perencana khusus untuk berkebun

ilustrasi tanaman hias di meja (pexels.com/kseniachernaya)

Punya banyak jenis tanaman terkadang membuatmu kesulitan mengingat jadwal penanaman dan perawatannya. Karena itu, menggunakan catatan atau kalender khusus bisa menjadi solusi sederhana agar semua aktivitas berkebun tetap teratur. Kamu bisa mencatat jenis tanaman yang ingin ditanam, waktu penanaman, hingga jadwal perawatannya.

Dr. Anna Nouzovsky menjelaskan bahwa pribadi yang terorganisir mampu membedakan informasi yang perlu diingat dan yang sebaiknya dicatat menggunakan alat bantu. Misalnya, membuat daftar tanaman atau menggunakan kalender sebagai pengingat waktu penanaman. Kebiasaan ini dapat mengurangi beban kognitif sehingga seseorang gak harus mengandalkan ingatan untuk mengatur semuanya.

5. Memiliki jadwal penyiraman tanaman yang teratur

ilustrasi menyiram tanaman (pexels.com/thirdman)

Menyiram tanaman mungkin terdengar seperti pekerjaan sederhana. Namun, melakukannya secara konsisten membutuhkan kedisiplinan, terutama jika kamu memiliki banyak tanaman dengan kebutuhan air yang berbeda. Memiliki jadwal penyiraman bisa membantu memastikan tanaman tetap terawat tanpa mengganggu aktivitas lainnya.

Menurut Dr. Shannon Franklin, menyiram tanaman secara rutin membantu membangun kebiasaan sehingga seseorang bisa lebih fokus pada tugas lainnya. Rutinitas yang teratur juga membentuk struktur dalam kehidupan sehari-hari, sehingga berbagai pekerjaan dapat diselesaikan secara konsisten tanpa harus terus-menerus memikirkan apa yang perlu dilakukan.

Ternyata, kebiasaan kecil saat berkebun bisa mencerminkan cara kamu mengatur berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari. Kalau sudah punya beberapa kebiasaan di atas, pertahankan, ya, karena keteraturan juga bisa tumbuh dari hal-hal sederhana!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article