Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

AC Jarang Dibersihkan? Kenali Bagian yang Perlu Dirawat secara Berkala

5 min read
AC Jarang Dibersihkan? Kenali Bagian yang Perlu Dirawat secara Berkala
Ilustrasi membersihkan AC (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

AC menjadi salah satu perangkat rumah tangga yang sering diandalkan, terutama ketika cuaca sedang panas atau udara terasa gerah. Namun karena digunakan hampir setiap hari, tidak sedikit orang yang lupa bahwa AC juga membutuhkan perawatan rutin. Selama masih bisa menyala dan mengeluarkan udara dingin, perangkat ini sering dianggap baik-baik saja.

Padahal, debu dan kotoran yang menumpuk pada beberapa bagian AC dapat mengganggu aliran udara, membuat proses pendinginan kurang optimal, bahkan berpotensi menyebabkan kerusakan. Kenali lima bagian yang perlu diperhatikan dalam perawatan berkala berikut ini.

  1. 1. Filter udara, bagian yang paling sering terlewat

    Ilustrasi filter AC kotor (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi filter AC kotor (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Filter udara merupakan salah satu bagian AC yang paling penting untuk diperhatikan. Komponen ini berfungsi menyaring debu dan partikel dari udara sebelum udara bersirkulasi melalui perangkat. Jika filter terlalu kotor, aliran udara dapat terhambat dan membuat AC bekerja lebih berat untuk mendinginkan ruangan.

    "Periksa, bersihkan, atau ganti filter udara sebulan sekali pada sistem pendingin udara. Filter yang kotor dapat meningkatkan biaya energi dan merusak peralatan kamu, yang berujung pada kerusakan lebih dini," demikian panduan ENERGY STAR, program efisiensi energi yang dijalankan oleh U.S. Environmental Protection Agency (EPA) dan U.S. Department of Energy.

    Untuk AC rumah, filter sebaiknya diperiksa secara berkala, misalnya setiap bulan, terutama jika AC digunakan setiap hari. Frekuensi pembersihan atau penggantian tetap perlu disesuaikan dengan petunjuk produsen, kondisi lingkungan, dan jenis filter. Jika filter dapat dicuci, bersihkan sesuai instruksi dan pastikan benar-benar kering sebelum dipasang kembali.

  2. 2. Evaporator atau coil indoor, tempat debu bisa menumpuk

    ilustrasi membersihkan AC (Freepik.com/Kasipat)
    ilustrasi membersihkan AC (Freepik.com/Kasipat)

    Evaporator coil merupakan bagian pada unit indoor yang berperan menyerap panas dari udara ruangan. Komponen ini bekerja bersama sistem pendingin untuk menghasilkan udara yang lebih sejuk. Karena berada di dalam unit, bagian tersebut tidak selalu terlihat oleh pengguna dan sering luput dari perhatian saat membersihkan AC.

    "Bersihkan koil evaporator dan kondensor pada pendingin udara (AC). Koil yang kotor akan mengurangi kemampuan sistem dalam mendinginkan rumah kamu dan menyebabkan sistem bekerja lebih lama, yang pada akhirnya meningkatkan biaya energi serta memperpendek masa pakai peralatan tersebut," dikutip dari ENERGY STAR.

    Pembersihan evaporator coil sebaiknya dilakukan oleh teknisi AC, terutama jika kotorannya sudah menumpuk atau bagian tersebut sulit dijangkau. Hindari menyemprotkan air atau cairan pembersih sembarangan ke unit indoor karena dapat merusak komponen elektronik.

  3. 3. Blower dan kipas indoor, jangan hanya filter

    ilustrasi membersihkan AC (freepik.com/senivpetro)
    ilustrasi membersihkan AC (freepik.com/senivpetro)

    Selain filter dan evaporator, blower serta kipas indoor juga perlu mendapatkan perhatian. Blower berfungsi membantu mengalirkan udara melalui sistem AC, sedangkan kipas mendukung sirkulasi udara ke dalam ruangan. Jika bagian ini dipenuhi debu, aliran udara bisa terasa melemah meskipun AC masih menyala.

    ENERGY STAR menekankan pentingnya menjaga komponen blower agar aliran udara tetap optimal. Dalam panduan perawatan AC, lembaga tersebut menyebutkan bahwa komponen blower perlu dibersihkan dan disesuaikan untuk mendukung aliran udara yang baik. Aliran udara yang bermasalah dapat memengaruhi efisiensi sistem pendingin.

    Jika AC mulai mengeluarkan suara tidak biasa, hembusan udara terasa lemah, atau muncul bau yang kurang nyaman, blower dan kipas mungkin perlu diperiksa. Namun, jangan mencoba membongkar bagian motor atau komponen listrik sendiri. Pembersihan mendalam sebaiknya diserahkan kepada teknisi agar tidak merusak perangkat atau menimbulkan risiko keselamatan.

    Ā 

  4. 4. Saluran pembuangan air, cegah AC bocor dan bau

    Ilustrasi membersihkan AC (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi membersihkan AC (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Saat AC bekerja, proses pendinginan dapat menghasilkan air kondensasi yang harus dialirkan keluar melalui saluran pembuangan. Jika saluran ini tersumbat oleh debu, lendir, atau kotoran, air bisa mengalir tidak lancar dan berpotensi menetes dari unit indoor.

    ENERGY STAR mengingatkan bahwa saluran pembuangan kondensasi yang tersumbat dapat menyebabkan kerusakan akibat air dan memengaruhi tingkat kelembapan di dalam rumah. Karena itu, bagian drainase tidak boleh diabaikan dalam perawatan AC, terutama jika perangkat digunakan dalam waktu lama.

    Perhatikan apakah ada tetesan air dari unit indoor, genangan di sekitar AC, atau aroma lembap yang tidak biasa. Jika ditemukan tanda-tanda tersebut, segera matikan AC dan hubungi teknisi untuk memeriksa saluran pembuangan. Jangan memasukkan benda tajam atau bahan kimia sembarangan ke dalam pipa karena berisiko merusak saluran.

  5. 5. Unit outdoor, jangan tertutup debu dan daun

    ilustrasi AC (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫)
    ilustrasi AC (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫)

    Unit outdoor sering ditempatkan di balkon, halaman, atau area luar rumah yang mudah terkena debu, daun kering, dan kotoran lainnya. Padahal, bagian ini memiliki peran penting dalam proses pelepasan panas dari sistem AC. Jika aliran udara di sekitarnya terhambat, kinerja pendinginan dapat ikut terganggu.

    "Menjaga unit luar ruangan (outdoor unit) tetap bersih adalah cara mudah untuk memperpanjang usia sistem AC kamu. Kipas pada unit luar ruangan menarik udara melalui koil kondensor, dan kotoran atau serpihan dapat menghambat aliran udara tersebut. Singkirkan kotoran/dedaunan. Pangkas semak atau tanaman di sekitar unit agar terdapat jarak sekitar 60–90 cm (2–3 kaki). Bersihkan dedaunan yang menumpuk di bagian dasar unit," demikian panduan Carrier, produsen sistem pendingin yang memiliki panduan perawatan AC dengan tinjauan ahli Michelle Notaro, Product Manager Air Conditioners.

    Merawat AC bukan hanya soal membersihkan bagian yang terlihat dari luar. Dengan memeriksa bagian-bagian tersebut secara berkala dan menggunakan jasa teknisi untuk pembersihan mendalam, AC dapat bekerja lebih optimal dan nyaman digunakan. Jadi, jangan tunggu sampai AC tidak dingin atau bocor untuk mulai memperhatikan perawatannya.

Related Articles

See More