Ilustrasi desain interior Provencal style (pexels.com/Кирилл Абрамов)
Material alami dan bertekstur merupakan inti dari estetika Provencal style. Material batu dalam bentuk lantai, perapian, atau dinding aksen menghadirkan kekokohan alami pada interior.
Kayu sama pentingnya, digunakan pada langit-langit, lantai, dan furnitur, dibiarkan tanpa finishing atau diolah sedemikian rupa sehingga menonjolkan serat alaminya. Tekstil ringan dan mudah bernapas.
Linen adalah pilihan favorit untuk tirai, bantal, dan pelapis furnitur, menawarkan keanggunan yang santai. Katun juga umum digunakan, terkadang bermotif bunga atau kotak-kotak tradisional yang mencerminkan kehidupan pedesaan Provence.
Ada juga keramik dan terakota yang memberikan lapisan keaslian lainnya. Ubin terakota dengan warna cokelat kemerahan yang hangat merupakan elemen penting di dapur dan area luar ruangan, sementara tembikar dan kendi keramik buatan tangan sering digunakan sebagai dekorasi atau peralatan makan praktis. Material-material ini lebih dari sekadar pilihan estetika, melainkan menghubungkan rumah secara langsung dengan tradisi kerajinan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Desain interior Provence style fokus pada keseimbangan antara keanggunan dan kenyamanan. Gaya desain ini menarik bagi kamu yang menginginkan keindahan di rumah dan menghargai kehangatan, serta kepraktisan.