Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Biar Lebih Paham, Ini 5 Perbedaan Sunscreen Mineral vs Chemical
ilustrasi aneka macam sunscreen (pixabay.com/chezbeate)

Penggunaan sunscreen memang berguna untuk melindungi kulit dari efek berbahaya sinar UV. Tapi apa kamu sudah paham betul cara kerja produk satu ini? Ternyata beberapa dari pengguna masih belum tahu jenis dan kandungan sunscreen yang digunakannya, loh.

Hal ini sering membuat orang makin binggung saat ingin membeli. Karena itu, yuk kenali lebih lanjut perbedaan kedua jenis sunscreen ini!

1. Cara kerja sunscreen mineral (physical)

ilustrasi memakai sunscreen (pexels.com/Armin Rimoldi)

Pertama sunscreen mineral atau yang juga dikenal physical adalah sunscreen yang bekerja tepat setelah krim diaplikasikan. Healthline melansir bahwa sunscreen satu ini bersifat memblokir UV dengan cara memantulkan sinar UV dari kulit.

Sunscreen jenis ini membentuk lapisan di atas permukaan kulit dan menghalangi sinar UV agar tidak menembus kulit. Bahan aktifnya bertugas menghalau sinar UV secara langsung.

2. Cara kerja sunscreen chemical

ilustrasi memakai sunscreen (pexels.com/Karolina Grabowska)

Sedangkan jenis chemical merupakan sunscreen yang meresap ke dalam kulit layaknya sebuah spons. Sunscreen satu ini mulai bekerja sekitar 15-30 menit setelah diaplikasikan.

Chemical sunscreen bersifat UV absorbing yakni menyerap dan menguraikan sinar UV kemudian dilepaskan melalui kulit. Bekerja dengan menembus lapisan kulit dan menyaring UV dari dalam agar tidak merusak lapisan kulit.

3. Perbandingan kandungan produk

ilustrasi memakai sunscreen (pexels.com/Kampus Production)

Dengan mengetahui macam bahan aktif yang ada pada sunscreen, bisa dijadikan indikator sebelum memilih, loh. Terdapat dua bahan aktif pada sunscreen jenis mineral (physical) yakni, Titanium dioxide dan Zinc dioxide.

Sementara untuk jenis chemical memiliki beberapa kandungan senyawa organik untuk menjaga kulit dari paparan sinar UV. Kandungan bahan aktifnya seperti oxybenzone, avobenzone, octisalate, octocrylene, homosalate, dll.

4. Kelebihan dan kekurangan

ilustrasi memakai sunscreen (pexels.com/Kampus Production)

Untuk kelebihan sunscreen mineral adalah memberikan perlindungan lebih kuat dibandingkan jenis chemical. Selain itu, sunscreen satu ini tidak menyerap kedalam kulit sehingga tidak menyumbat pori-pori dan minim iritasi jadi lebih aman untuk digunakan ibu hamil dan anak-anak. Kekurangannya terdapat pada teksturnya yang padat, lengket dan menimbulkan white cast sehingga kurang nyaman dipakai apalagi bersama make up.

Sedangkan untuk kelebihan sunscreen chemical adalah teksturnya yang ringan sehingga mudah meresap. Namun, sayangnya formula jenis ini sangat rentan menyumbat pori-pori sehingga dapat menyebabkan masalah kulit lain seperti jerawat. Selain itu, sunscreen ini tidak dapat menghalangi sinar UV 100 % sehingga kulit masih berisiko untuk terbakar, kering, dan kusam.

5. Fungsi dan tekstur produk

ilustrasi memakai sunscreen (pexels.com/Kindel Media)

Tekstur dari sunscreen mineral biasanya lebih kental, padat, dan cenderung berminyak sehingga dapat menimbulkan white cast di kulit. Berdasarkan teksturnya, sunscreen ini lebih cocok direkomendasikan bagi pemilik kulit kering dan sensitif. Serta sangat cocok digunakan saat beraktivitas di outdoor.

Sedangkan jenis chemical memiliki tekstur yang cair sehingga lebih ringan pada kulit wajah. Karena tidak menyebabkan white cast (warna putih pada kulit) sehingga jenis ini cocok dipakai untuk aktivitas ringan sehari-hari.


Nah, itulah 5 perbedaan dari sunscreen physical vs chemical. Kedua jenis sunscreen ini memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, pilihlah sunscreen yang sesuai kondisi dan tipe kulitmu, ya!

 

Referensi: https://www.healthline.com/health/physical-vs-chemical-sunscreen#which-to-choose

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article