Langkah kaki menuju Indonesia yang lebih bersih dan mandiri energi kini bukan lagi sekadar impian di atas kertas. Seiring dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, kebutuhan daya listrik di tanah air diproyeksikan melonjak tajam dari 539 TWh pada tahun 2025 menjadi 1.813 TWh pada tahun 2060. Peningkatan signifikan ini membawa pesan penting: peralihan menuju elektrifikasi berbasis energi terbarukan adalah kunci utama untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan dekarbonisasi serta pencapaian target net zero emissions.
Riset mendalam dari Tenggara Strategics dan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, yang dipaparkan dalam gelaran Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2026 mengungkapkan betapa krusialnya menciptakan permintaan listrik yang andal. Melalui pendekatan yang efisien dan integrasi teknologi hijau, Indonesia tidak hanya mampu mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil, tetapi juga membuka ruang bagi inovasi industri masa depan. Mari kita ulas lima langkah elektrifikasi strategis yang siap membawa Indonesia menuju era baru energi bersih.
