Tagihan Membengkak? Hindari 5 Kebiasaan Boros Listrik saat Pakai AC

- Mengatur AC pada suhu 24–26 derajat membantu menjaga kenyamanan sekaligus menstabilkan konsumsi listrik, karena kompresor tidak dipaksa bekerja terlalu keras.
- Hindari menyalakan-mematikan AC saat hanya keluar sebentar; naikkan suhu sementara. Gunakan timer tidur agar AC mati otomatis ketika udara malam sudah lebih sejuk.
- Bersihkan filter setiap dua atau tiga minggu dan rapatkan pintu serta jendela agar aliran udara lancar, udara dingin tidak bocor, dan mesin bekerja lebih efisien.
Cuaca belakangan ini emang lagi panas-panasnya, sampai bikin kamu rasanya ingin menyalakan pendingin ruangan seharian full. Masalahnya, menyalakan AC terus-terusan sering kali bikin waswas pas lihat tagihan listrik di akhir bulan. Padahal, kalau kamu tahu cara menggunakan AC agar hemat listrik, kamu tetap bisa ngadem tanpa harus mengorbankan isi dompet, kok.
Kalau kamu membiarkan kebiasaan buruk ini terus berlanjut, gak cuma dompet kamu yang makin tipis, tapi umur AC kamu juga bakal lebih pendek. Bayangkan saja pas token listrik tiba-tiba bunyi atau tagihan bulanan membengkak drastis saat tanggal tua pasti nyesek banget. Makanya, biar kamu tetap bisa bersantai di kamar tanpa takut bokek mendadak, yuk, simak trik jitu di bawah ini!
1. Atur suhu di angka 24-26 derajat saja

ilustrasi mengatur suhu AC di angka 24-26 derajat Celcius (magnific.com/Magnific) Gak sedikit yang mempunyai kebiasaan langsung pasang suhu 16 derajat dengan kipas maksimal begitu masuk kamar yang panas. Niatnya biar ruangan cepat dingin, padahal kebiasaan ini justru bikin kompresor bekerja terlalu keras dan menyedot daya listrik gila-gilaan, lho. Idealnya, tubuh manusia sudah merasa nyaman dan sejuk di suhu 24 hingga 26 derajat Celsius, kok.
Kerja kompresor yang santai di suhu ideal ini bakal bikin pemakaian listrik kamu jauh lebih stabil. Cobalah, mulai sekarang tahan jari kamu buat gak asal pencet remote sampai angka belasan. Percayalah, mengatur di suhu 24 derajat dengan putaran kipas yang pas sudah cukup banget bikin kamu tidur nyenyak sampai pagi.
2. Jangan sering mematikan dan menyalakan

ilustrasi menyalakan dan mematikan AC (pexels.com/Jakub Zerdzicki) Tak sedikit yang beranggapan kalau mematikan mesin AC saat keluar rumah sebentar (sekitar 10 menitan) itu akan menghemat biaya listrik. Kenyataannya, tarikan awal listrik saat benda elektronik ini dinyalakan justru membutuhkan daya yang paling besar. Jadi, bolak-balik menekan tombol on dan off malah bikin meteran listrik kamu makin cepat berputar, lho.
Kalau kamu cuma mau ke dapur buat ambil minum atau ke toilet sebentar, mending biarkan aja kamarmu tetap menyala. Biar gak boros, kamu cukup naikkan suhunya satu atau dua derajat selama kamu meninggalkan ruangan tersebut. Trik ini jauh lebih efisien daripada memaksa mesin untuk memulai tarikan dayanya dari nol lagi saat kamu kembali, kan?
3. Rajin bersihkan filter secara berkala

ilustrasi membersihkan filter AC seara rutin (magnific.com/senivpetro) Filter yang kotor menjadi musuh terbesar buat efisiensi energi di dalam rumah kamu, lho. Debu tebal yang menumpuk bikin aliran udara tersumbat, sehingga mesin harus bekerja ekstra keras untuk mendinginkan ruangan. Otomatis, daya listrik yang ditarik juga akan meningkat tajam tanpa kamu sadari, lho. Selain bikin tagihan membengkak, udara yang keluar dari filter kotor juga sama sekali gak bagus buat kesehatan pernapasan kamu.
Minimal banget, kamu harus mencuci filternya sendiri setiap dua atau tiga minggu sekali secara rutin. Gak perlu repot panggil tukang teknisi, kamu tinggal buka penutup depannya, copot jaring-jaring filternya, lalu sikat pelan di bawah air mengalir. Selain dinginnya makin berasa nyes, udaranya juga lebih bersih dan sisa uang jajan kamu dijamin aman terkendali, kan?
4. Manfaatkan fitur timer saat tidur

ilustrasi control panel AC (magnific.com/Magnific) Tidur pakai udara yang sejuk memang nikmat luar biasa, tapi kamu sebenarnya gak butuh suhu dingin itu terus-terusan sampai pagi hari, kok. Saat memasuki dini hari, suhu udara di luar ruangan otomatis sudah jauh lebih sejuk dari biasanya. Tubuh kamu juga secara alami akan perlahan menurunkan suhu intinya saat sedang terlelap pulas. Membiarkan mesin pendingin menyala non-stop dengan kekuatan penuh sampai alarm bunyi cuma akan membuang energi secara percuma.
Di sinilah momen paling tepat buat menekan tombol timer di remote kamu agar fungsinya bukan cuma jadi pajangan. Atur saja supaya mesinnya mati otomatis sekitar jam dua atau tiga pagi saat hawa kamarmu sudah benar-benar adem. Sisa hawa dingin yang terperangkap di dalam kamar bakal cukup bertahan buat menemani kamu tidur nyenyak sampai matahari terbit. Lumayan banget, kan, kamu bisa memangkas waktu pemakaian hingga beberapa jam tanpa bikin kualitas tidur kamu terganggu sama sekali.
5. Tutup rapat celah pintu dan jendela

ilustrasi menutup celah jendela (magnific.com/tonodiaz) Aturan dasar yang paling sering disepelekan banyak orang adalah membiarkan ruangan menjadi gak kedap udara. Kalau ada sedikit saja celah dari pintu atau jendela yang dibiarkan terbuka, udara dingin pasti akan perlahan kabur ke luar ruangan. Akibatnya, sensor suhu akan terus-menerus mendeteksi bahwa ruangan kamu belum mencapai titik sejuk yang diinginkan. Mesin pun pada akhirnya akan terus dipaksa bekerja maksimal demi mengejar target suhu yang mustahil tercapai, deh.
Jadi, pastikan kamar kamu sudah tertutup rapat, cek juga celah di bawah pintu kamar, lalu kalau perlu pasang penutup celah tambahan agar hawa sejuknya benar-benar terkurung di dalam, ya. Jangan sampai kamu malah membiarkan udara dingin keluar kamar karena lupa menutup jendela. Dengan isolasi ruangan yang maksimal, kompresor juga bakal lebih cepat beristirahat dan konsumsi listrik harianmu auto irit.
Menerapkan cara memakai AC agar hemat listrik di atas sebenarnya simpel banget untuk dijadikan kebiasaan sehari-hari. Mulai sekarang, lebih bijak pakai energi biar bumi makin sehat dan uang jajan kamu gak habis cuma buat beli token. Semangat terus buat jadi generasi mandiri yang peduli dengan kelestarian lingkungan sekaligus jago menyelamatkan isi dompet sendiri, ya!
























