5 Tips Menghemat Listrik di Rumah ala Upin & Ipin

- Keluarga Upin dan Ipin menghadapi tagihan listrik membengkak, sehingga Kak Ros mengingatkan agar televisi dan kipas angin dimatikan ketika tidak dipakai.
- Mematikan lampu kamar dan area lain saat tidur atau tidak digunakan dapat menekan konsumsi listrik, terutama bila banyak lampu menyala dalam waktu lama.
- Penghematan juga dilakukan dengan memakai air seperlunya agar pompa tidak sering bekerja, serta membatasi perangkat berdaya besar seperti AC, pengering, dan kompor listrik.
Kalau dilihat dari bukti di banyak episode, keluarga Upin dan Ipin tampak masuk kategori kalangan menengah ke bawah. Jadi, walau sehari-hari hidup mereka sudah cukup nyaman dan masih bisa makan enak, ada beberapa waktu juga ketika keluarga mereka perlu menghadapi masalah keuangan sekaligus berbagai problem lainnya berkenaan dengan urusan rumah tangga.
Permasalahan tagihan listrik pun menjadi hal yang tak terelakkan dari kehidupan keluarga sederhana ini. Ada segelintir momen ketika Kak Ros tampak memarahi Upin dan Ipin yang masih suka semena-mena dalam memakai alat elektronik di rumah mereka, padahal semua itu membutuhkan biaya untuk menjalankannya. Untungnya, dari serial kartun ini pula, hadir beberapa tips menghemat listrik yang juga bisa kamu terapkan di rumah, supaya tagihan bulanan gak membengkak dan penggunaan listrik pun jadi lebih bijak!
1. Menonaktifkan benda elektronik yang berpotensi menguras daya, macam televisi

Upin dan Ipin tertidur di depan televisi yang masih menyala (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Pada episode "Gelapnya...", Kak Ros dan Opah kaget melihat tagihan listrik rumah mereka yang membengkak. Ia pun mengingatkan adik-adiknya untuk lebih bijak lagi dalam memakai listrik supaya permasalahan ini tak terulang lagi. Tapi, bukannya dilaksanakan, Upin dan Ipin malah makin semena-mena karena mereka justru tidur di depan TV yang masih menyala. Mereka pun dimarahi dan dinasihati lagi untuk kedua kalinya oleh kakak perempuannya itu.
Sebenarnya, tindakan Kak Ros tadi bukan tanpa alasan. Televisi memang sebaiknya dimatikan saat tidak digunakan supaya konsumsi listrik tidak terus berjalan. Bukan berarti TV perlu dimatikan setiap kali ada iklan panjang atau saat hendak pergi ke dapur sebentar buat mengambil camilan atau minum. Namun, bila waktu kamu untuk kembali menonton masih cukup lama, karena perlu ke kamar mandi buat buang hajat, hendak pergi bermain ke luar, atau terlalu mengantuk sampai bablas tidur di depan televisi, di momen semacam itu sangat disarankan untuk mematikannya saja.
2. Mematikan kipas angin bila sudah tak digunakan

Upin mematikan kipas anginnya sebelum pergi ke luar menemui kawan-kawannya (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Masih di episode yang sama, Kak Ros juga sempat memarahi kedua adiknya untuk alasan lain. Upin dan Ipin pergi ke depan televisi untuk menonton, tapi kipas angin yang sebelumnya mereka gunakan untuk mengademkan badan di kamar justru masih dibiarkan menyala tanpa dimatikan terlebih dahulu. Hal ini juga yang bikin Kak Ros makin kesal pada adik-adiknya karena bebal sekali padahal sudah dinasihati baik-baik.
Untungnya, menjelang berakhirnya episode "Gelapnya...", sudah ada perubahan positif yang terjadi. Upin yang menjadi orang terakhir di kamarnya yang selesai mengerjakan tugas, sebelum memutuskan pergi ke luar menemui kawan-kawannya, ia spontan teringat untuk mematikan kipas angin yang sudah digunakannya agar tak lagi kena tegur oleh Kak Ros. Kamu-kamu yang membaca ini, jangan lupa turut menerapkannya. Karena, buat apa juga kipas dibiarkan terus berputar kalau sedang tak ada orang yang membutuhkan hembusan angin?
3. Mematikan lampu kamar saat hendak tidur malam

kondisi kamar tidur Opah yang lampu ruangannya dimatikan total saat malam (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Bisa dilihat dalam banyak adegan saat para karakter di Upin & Ipin tertidur. Terlihat kalau area kamar mereka langsung berubah gelap sepenuhnya. Sebenarnya, mematikan lampu kamar tak hanya bisa membuat tidur jadi lebih nyenyak dan berkualitas, tetapi juga membantu menghemat penggunaan listrik. Meski lampu termasuk benda yang relatif kecil dalam memakan daya listrik, bahkan ketika dibiarkan menyala seharian.
Tetap saja, kalau diakumulasi selama sebulan, membiarkannya menyala dalam waktu panjang bakal cukup bikin boros dan membuat tagihan listrik melonjak, apalagi kalau di rumah ada banyak lampu yang terpasang. Sebaiknya, jangan pula hanya lampu kamar saja yang rutin dimatikan setiap hendak tidur, tapi juga lampu di area lain, macam dapur dan kamar mandi.
4. Menghemat penggunaan air di rumah

Kak Ros mendapati Upin dan Ipin sibuk bermain kapal-kapalan di bak mandi (youtube.com/Les' Copaque Production) Meskipun sistem air di rumah Opah dan para warga Kampung Durian Runtuh lainnya bukan menggunakan pompa air milik masing-masing, melainkan sistem distribusi air macam PDAM, Kak Ros tetap sering mengingatkan adik-adiknya untuk tidak membuang-buang air. Apalagi, kampung mereka pernah mengalami kesulitan pasokan air bersih, seperti yang terlihat di episode "Dulu dan Sekarang" musim 9.
Nah, kalau dari sisi Kak Ros sendiri, alasan ia mengingatkan adiknya untuk tak membuang-buang air adalah agar keluarga mereka tak perlu keluar banyak uang buat membayar penggunaan air di rumah. Tapi, tips yang sama aslinya juga berguna buat kamu-kamu yang di rumahnya memakai tandon air dan pompa untuk menyetok air bersih setiap harinya.
Sebab, kalau terbiasa boros air untuk hal yang kurang perlu, macam mencuci kendaraan yang masih belum kotor-kotor amat atau terlalu sering berendam menggunakan banyak air, tentunya pompa perlu bekerja lebih sering untuk mengisi kembali tandon. Ini berarti konsumsi listrik juga bisa ikut bertambah dan tagihan listrik meningkat pesat bila kebiasaan tersebut terus dipertahankan. Jadi, jangan lupa menghemat penggunaan air di rumah.
5. Mengurangi pemakaian benda yang terlalu memakan daya listrik

Kak Ros memasak dengan kompor gas dan menjemur pakaian di bawah terik matahari (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Memang, di masa kini ada banyak godaan untuk beralih ke peralatan rumah tangga yang memudahkan hidup, macam kompor listrik, mesin cuci yang include pengering, atau AC (Air Conditioner) yang bisa mendinginkan ruangan di tengah dunia yang super panas ini. Tapi, memutuskan membeli dan menggunakan semua alat tersebut tentunya punya konsekuensi berupa meningkatnya konsumsi listrik di rumah sekaligus biaya yang perlu dibayarkan setiap bulannya.
Tengoklah keluarga Upin dan Ipin yang masih tetap bertahan dengan barang-barang biasa. Ya, walaupun sebenarnya ini juga ada kaitannya dengan kondisi keluarga mereka yang memang belum mampu mengakomodasi semua barang tadi beserta tagihan listriknya. Tapi, dengan meniru Kak Ros dan Opah yang masih memasak dengan kompor gas, hanya menggunakan kipas angin sebagai penyejuk badan, bahkan masih rutin menjemur pakaian di bawah sinar matahari untuk mengeringkannya, semua itu pun berdampak pada minimnya pengeluaran listrik mereka.
Mungkin masih banyak orang dewasa yang terlalu meremehkan kartun anak-anak karena menganggap tayangan seperti ini cuma sebatas hiburan dan bikin anak-anak jadi keseringan berkhayal. Padahal, tak semua kartun seperti itu. Upin & Ipin, sebagai serial animasi anak-anak, sejak dulu sudah hadir dengan berbagai pesan moral penting, bahkan turut menyelipkan tips-tips kehidupan yang berguna, seperti beberapa cara menghemat listrik yang sudah dicontohkan di atas.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















