Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mau Berkebun di Balkon Sempit? Ini 5 Tanaman yang Bisa Kamu Coba
Ilustrasi berkebun (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Punya balkon kecil di apartemen atau rumah kontrakan sering kali membuat keinginan untuk berkebun terasa sulit diwujudkan. Area yang terbatas sudah dipakai untuk menjemur pakaian, menyimpan barang, atau sekadar menikmati udara pagi. Padahal, dengan memilih tanaman yang tepat dan mengatur posisi pot secara cermat, balkon sempit tetap bisa disulap menjadi kebun mini yang cantik sekaligus bermanfaat.

Kamu gak harus langsung membeli rak tanaman mahal atau memenuhi balkon dengan banyak pot. Mulailah dengan tanaman yang bisa tumbuh dalam wadah, sesuaikan pilihan dengan paparan sinar matahari, lalu manfaatkan ruang vertikal agar lantai tetap lega.

1. Kemangi, tanaman dapur yang bisa dipanen sedikit demi sedikit

Ilustrasi daun kemangi (freepik.com/freepik)

Kalau kamu ingin mulai berkebun dengan tanaman yang bisa digunakan untuk memasak, kemangi layak dicoba. Daunnya dapat dimanfaatkan sebagai lalapan atau pelengkap hidangan, sementara bentuknya yang rimbun membuat balkon terlihat lebih hijau.

Tanaman ini bisa ditanam dalam pot kecil hingga sedang dan diletakkan di area yang mendapat cukup sinar matahari. Untuk DIY, gunakan ember plastik bekas makanan yang sudah dibersihkan atau pot sederhana dengan lubang drainase.

Isi dengan media tanam yang gembur, kemudian tanam bibit kemangi dan letakkan pot di tempat yang memperoleh beberapa jam sinar matahari. Kamu juga bisa menyusun dua atau tiga pot di atas rak bertingkat supaya tidak memenuhi lantai balkon.

2. Selada, sayuran daun untuk kebun mini yang praktis

Ilustrasi selada (pexels.com/Street Arise)

Selada cocok untuk kamu yang ingin mencoba menanam sayuran sendiri tanpa membutuhkan tanaman yang terlalu besar. Daunnya bisa dipanen untuk salad, isian roti, atau pelengkap makanan sehari-hari. Kamu dapat menanamnya dalam kotak memanjang sehingga beberapa tanaman bisa tumbuh berdampingan tanpa membutuhkan banyak pot terpisah.

Manfaatkan kotak plastik bekas yang cukup kuat sebagai wadah tanam. Bersihkan, buat lubang drainase di bagian bawah, kemudian isi dengan media tanam khusus tanaman dalam pot. Letakkan di balkon yang memperoleh cahaya matahari pagi atau cahaya terang yang sesuai kebutuhan varietas selada. Jaga kelembapan media tanam tanpa membuatnya terus-menerus tergenang.

3. Cabai rawit, pilihan untuk kamu yang suka memasak

Tanaman cabai di Kabupaten Magelang. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Buat kamu yang hampir selalu menyediakan sambal di meja makan, menanam cabai rawit sendiri bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Tanaman ini bisa tumbuh dalam pot dan memberikan hasil panen jika mendapatkan sinar matahari, air, serta nutrisi yang memadai.

Agar lebih praktis, pilih bibit yang sehat dan pot yang cukup besar untuk mendukung pertumbuhan akar. Untuk membuat kebun cabai DIY, gunakan ember bekas yang aman untuk tanaman atau pot berdiameter sesuai kebutuhan varietas.

Pastikan bagian bawah memiliki lubang drainase dan letakkan wadah di lokasi yang memperoleh sinar matahari langsung. Kamu bisa menambahkan tongkat penyangga saat tanaman mulai tinggi agar batang tidak mudah roboh ketika terkena angin.

"Sayuran yang ditanam untuk diambil buahnya, seperti tomat, buncis, dan cabai, membutuhkan 6 hingga 8 jam sinar matahari langsung setiap hari. Paparan sinar matahari yang lebih lama bahkan lebih baik," dikutip dalam panduan Container gardening: Grow vegetables even without yard space Oregon State University Extension.

4. Tomat ceri, bikin balkon lebih menarik dengan buah berwarna cerah

ilustrasi tomat ceri (pexels.com/Markus Spiske)

Tomat ceri bisa menjadi pilihan jika kamu ingin kebun balkon yang tidak hanya hijau, tetapi juga menghasilkan buah berwarna cerah. Bentuk buahnya yang kecil cocok dijadikan pelengkap salad, camilan, atau bahan masakan. Supaya lebih mudah dirawat di ruang terbatas, cari varietas tomat ceri berukuran kompak atau dwarf yang memang sesuai untuk penanaman dalam pot.

Kamu bisa membuat DIY pot tomat dari wadah plastik tebal yang bersih dan memiliki drainase baik. Pilih wadah yang cukup besar untuk akar tanaman, isi dengan media tanam berkualitas, lalu tambahkan penyangga jika batang mulai tumbuh tinggi. Tempatkan pot di area yang terkena sinar matahari langsung dan pastikan tanaman tidak menghalangi jalur berjalan di balkon.

5. Daun bawang, tanaman hemat tempat yang bisa dipanen bertahap

ilustrasi tanaman daun bawang (pexels.com/Los Muertos Crew)

Daun bawang cocok untuk balkon sempit karena bisa ditanam dalam wadah memanjang dan tidak membutuhkan banyak ruang untuk melebar. Tanaman ini juga sering digunakan untuk berbagai masakan rumahan, mulai dari telur dadar hingga sup.

Dengan menanamnya sendiri, kamu bisa memetik daun sesuai kebutuhan tanpa harus membeli satu ikat setiap kali memasak. Sebagai proyek DIY, gunakan kotak tanam memanjang atau wadah bekas yang sudah dibersihkan dan diberi lubang drainase.

Isi dengan media tanam yang gembur, lalu tanam bibit daun bawang dengan jarak yang cukup agar pertumbuhannya tidak terlalu rapat. Tempatkan wadah di area yang mendapatkan cahaya alami dan siram sesuai kondisi media tanam.

Berkebun di balkon sempit ternyata tetap memungkinkan selama kamu memilih tanaman sesuai kondisi ruang dan kebutuhan perawatannya. Kemangi, selada, cabai rawit, tomat ceri, dan daun bawang bisa menjadi pilihan awal untuk membuat kebun mini yang menarik sekaligus bermanfaat. Mulailah dengan dua atau tiga pot, manfaatkan wadah bekas yang aman, dan atur posisinya agar balkon tetap nyaman digunakan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article