Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Intip Tren Seserahan Fungsional, Urusan Rumah Tangga Langsung Beres!
Bosch Indonesia (Dok.Bosch Indonesia)
  • Pasangan muda kini lebih realistis dalam mengatur anggaran pernikahan, memilih konsep sederhana dan intimate wedding dibanding pesta besar yang boros biaya.
  • Tren seserahan fungsional makin populer, dengan pasangan memilih barang berguna seperti mesin cuci, aki mobil, hingga bor listrik untuk mendukung kehidupan rumah tangga.
  • Perubahan ini menandakan pergeseran fokus dari kemewahan acara menuju kesiapan membangun rumah tangga yang praktis, efisien, dan berorientasi jangka panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menikah kini bukan lagi hanya soal pesta besar dan konsep acara mewah. Di tengah biaya hidup yang meningkat, banyak pasangan muda mulai lebih realistis dalam mengatur anggaran pernikahan dan memilih memprioritaskan kebutuhan setelah menikah.

Data Bridestory mencatat mayoritas calon pengantin menyiapkan anggaran Rp250 juta hingga Rp500 juta untuk pernikahan. Namun, tren pernikahan sederhana dan intimate wedding juga semakin diminati. Survei JAKPAT 2025 menunjukkan, gen Z dan milenial kini lebih memilih konsep pernikahan yang simpel dan intim dibanding pesta besar.

Salah satu contohnya datang dari konten kreator sekaligus founder Ruang A23, Arrofi Ramadhan. Dalam persiapan pernikahannya, Arrofi memilih seserahan yang dinilai lebih bermanfaat untuk kehidupan rumah tangga.

“Karena momennya menikah, saya tidak ingin memberikan sesuatu yang biasa saja. Seserahannya, saya ingin tetap punya nilai personal, bermanfaat untuk rumah tangga kami nanti, dan semoga bisa ikut membanggakan mertua juga,” ujarnya.

Pilihan tersebut menjadi gambaran bagaimana pasangan muda kini mulai memikirkan kebutuhan rumah tangga secara lebih matang dan fungsional. Yuk, simak tipsnya!

1. Pekerjaan rumah tangga jadi hal yang mulai dipikirkan

Bosch Indonesia (Dok.Bosch Indonesia)

Setelah menikah, rutinitas rumah tangga menjadi penyesuaian baru bagi banyak pasangan. Mulai dari mengatur waktu, membagi pekerjaan rumah, hingga menjaga kenyamanan bersama menjadi hal yang perlu dipersiapkan sejak awal.

Karena itu, banyak pasangan mulai memilih barang yang benar-benar berguna untuk aktivitas sehari-hari. Arrofi misalnya, memilih mesin cuci sebagai bagian dari seserahannya karena dinilai lebih fungsional untuk membantu kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Pilihan tersebut menunjukkan, bahwa seserahan kini tidak hanya dipandang sebagai pelengkap acara, tetapi juga sesuatu yang bisa membantu kehidupan setelah menikah menjadi lebih praktis.

2. Mobilitas harian mulai jadi prioritas

Bosch Indonesia (Dok.Bosch Indonesia)

Setelah menikah, kendaraan juga menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari pasangan. Mulai dari pergi bekerja, belanja kebutuhan rumah, hingga perjalanan bersama membuat kondisi kendaraan perlu lebih diperhatikan.

Karena itu, Arrofi memilih aki mobil sebagai bagian dari seserahannya agar mobilitas harian bersama pasangan tetap berjalan lancar tanpa kendala. Hal sederhana seperti ini mulai dianggap penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari setelah menikah. Perubahan cara pandang ini menunjukkan, bahwa banyak pasangan muda kini mulai memprioritaskan fungsi dan manfaat jangka panjang dibanding hanya fokus pada kebutuhan acara pernikahan saja.

3. Hunian baru membutuhkan banyak penyesuaian

Ilustrasi pernikahan (freepik.com/teksomolika)

Menempati rumah setelah menikah biasanya juga diiringi berbagai kebutuhan tambahan. Mulai dari pemasangan furnitur, dekorasi rumah, hingga renovasi ringan sering menjadi bagian dari penyesuaian awal rumah tangga. Sebagai interior designer, Arrofi memilih bor listrik sebagai bagian dari seserahannya karena merasa alat tersebut akan sering digunakan setelah menikah. Ia juga memilih berbagai produk dari Bosch karena dinilai relevan untuk kebutuhan rumah tangga jangka panjang.

“Saya ingin ada sesuatu yang besar, fungsinya terasa terus, bukan hanya disimpan,” ujar Arrofi.

Head of Corporate Communications and Government Relations Bosch Indonesia, Fenny Anggraeni Sofyan, juga menilai kenyamanan rumah tangga sering kali ditentukan oleh hal-hal kecil yang membantu aktivitas sehari-hari berjalan lebih praktis.

Menurutnya, “Harapannya, produk-produk kami bisa membantu pasangan muda di Indonesia menjadi ‘mantu idaman’ yang kini semakin lekat dengan kesiapan menjalani kehidupan setelah menikah”.

Pada akhirnya, tren ini menunjukkan bahwa banyak pasangan muda mulai melihat pernikahan bukan hanya soal pesta, tetapi juga kesiapan menjalani kehidupan bersama setelahnya. Dana yang sebelumnya fokus untuk acara kini mulai dipertimbangkan untuk kebutuhan rumah tangga jangka panjang. Pilihan sederhana, namun fungsional pun mulai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kehidupan setelah menikah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article