Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Itu Sekolah Maung? Program Unggulan Pemprov Jabar
Ilustrasi sekolah (Dok.IDN Times)
  • Pemprov Jawa Barat meluncurkan Sekolah Maung, program pendidikan jenjang SMA dan SMK untuk menjaring siswa berprestasi akademik maupun nonakademik dengan konsep pembentukan karakter dan nilai budaya lokal.
  • Sistem seleksi Sekolah Maung mencakup jalur potensi akademik, kompetensi akademik, dan nonakademik dengan syarat ketat seperti IQ minimal 130 serta nilai rapor tinggi sesuai kategori pendaftaran.
  • Pendaftaran Sekolah Maung dibuka 25–29 Mei 2026 dengan hasil diumumkan 8 Juni; terdapat 41 sekolah di berbagai daerah Jabar yang tergabung dalam program ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB untuk program Sekolah Manusia Unggul yang dikenal dengan nama Sekolah Maung. Program ini menjadi jalur pendidikan khusus di tingkat SMA dan SMK untuk menjaring siswa dengan kemampuan akademik maupun nonakademik yang menonjol.

Sekolah Maung hadir sebagai pengembangan dari konsep sekolah unggulan atau sekolah favorit yang dulu banyak dikenal di setiap kota dan kabupaten. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Sekolah Maung sebagai upaya membangun kembali sekolah dengan kualifikasi tertentu bagi anak-anak berprestasi. Lalu, apa sebenarnya Sekolah Maung dan bagaimana sistem seleksinya?

1. Apa itu Sekolah Maung?

Ilustrasi sekolah (pexels.com/ 周 康 )

Sekolah Maung adalah singkatan dari Sekolah Manusia Unggul. Program ini merupakan satuan pendidikan jenjang menengah, baik SMA maupun SMK, yang dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi unggul di bidang sains, teknologi, vokasi, hingga kemampuan global. Nama “Maung” juga memiliki makna simbolis dalam bahasa Sunda, yaitu harimau yang menggambarkan kekuatan, keberanian, dan martabat.

Konsep Sekolah Maung tidak hanya fokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Lulusan yang ingin dibentuk disebut sebagai “Manusa Waluya”, yaitu manusia unggul yang seimbang secara jasmani, akal, emosi, sosial, dan spiritual. Program ini juga berakar pada nilai budaya Jawa Barat melalui filosofi Gapura Pancawaluya, yaitu:

  • Cageur: sehat

  • Bageur: baik

  • Bener: benar

  • Pinter: cerdas

  • Singer: tangkas dan kreatif

3. Syarat dan jalur masuk Sekolah Maung

ilustrasi sekolah (unsplash.com/Ed Us)

Berbeda dari sekolah reguler, Sekolah Maung memiliki syarat seleksi yang lebih ketat. Untuk jalur Potensi Akademik SMA Maung, calon siswa wajib memiliki IQ minimal 130 berdasarkan skala Wechsler. Hasil tes IQ harus dikeluarkan oleh psikolog yang terdaftar di Himpunan Psikologi Indonesia atau HIMPSI, maupun perguruan tinggi penyelenggara psikotes yang terakreditasi.

Selain IQ, calon siswa juga harus memiliki kreativitas tinggi, komitmen kuat terhadap tugas, serta mengikuti Tes Kemampuan Akademik atau TKA untuk mengukur kemampuan numerasi dan literasi. Jalur seleksi Sekolah Maung terdiri dari beberapa kategori dengan kuota berbeda, yaitu:

  • Jalur Potensi Akademik: 10 persen dari total daya tampung

  • Jalur Kompetensi Akademik: 70 persen dari total daya tampung

  • 50 persen berdasarkan nilai rapor dan TKA

  • 20 persen berdasarkan prestasi akademik atau kejuaraan

  • Jalur Kompetensi Non-Akademik: 20 persen untuk prestasi seni, olahraga, Pramuka, Paskibra, dan kepemimpinan seperti Ketua OSIS

Untuk jalur akademik, siswa wajib memiliki rata-rata nilai rapor minimal 85 dari semester 1 sampai 5. Sementara itu, jalur nonakademik mensyaratkan rata-rata nilai minimal 80. Pada jenjang SMK Maung, calon siswa tidak wajib mengikuti TKA dan dapat memilih maksimal tiga program keahlian, baik sesuai domisili maupun lintas wilayah. Penilaian akademik SMK Maung berfokus pada lima mata pelajaran utama:

  • Bahasa Indonesia

  • Bahasa Inggris

  • Matematika

  • IPA

  • IPS

3. Jadwal pendaftaran dan daftar Sekolah Maung di Jawa Barat

ilustrasi siswa SMA (unsplash.com/Ed Us)

Pendaftaran Sekolah Maung dibuka pada 25–29 Mei 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 8 Juni 2026, sedangkan daftar ulang dilakukan pada 9–10 Juni 2026. Calon siswa yang tidak lolos seleksi Sekolah Maung masih bisa mengikuti seleksi reguler tahap berikutnya melalui jalur SPMB umum.

Informasi lengkap mengenai syarat, jadwal, dan tata cara pendaftaran dapat dicek melalui laman resmi maung.spmb.jabarprov.go.id. Pada tahun ini, terdapat 41 sekolah yang masuk dalam program Sekolah Maung, terdiri dari 28 SMA negeri dan 13 SMK di berbagai daerah Jawa Barat. Berikut daftar sekolahnya:

  • Kabupaten Bogor: SMAN 2 Cibinong, SMKN 1 Cibinong

  • Kota Bogor: SMAN 1 Bogor, SMKN 3 Bogor

  • Kota Depok: SMAN 1 Depok

  • Kota Bekasi: SMAN 1 Bekasi, SMKN 2 Bekasi

  • Kabupaten Bekasi: SMAN 1 Sukatani

  • Kabupaten Subang: SMAN 1 Subang

  • Kabupaten Purwakarta: SMAN 1 Purwakarta, SMKN Maung

  • Kabupaten Karawang: SMAN 5 Karawang

  • Kota Sukabumi: SMAN 2 Kota Sukabumi

  • Kabupaten Sukabumi: SMAN 1 Pelabuhan Ratu, SMKN 1 Cibadak

  • Kabupaten Bandung Barat: SMAN 1 Cisarua

  • Kabupaten Cianjur: SMAN 1 Cianjur, SMKN 1 Pacet

  • Kota Bandung: SMAN 3 Bandung, SMAN 5 Bandung

  • Kota Cimahi: SMAN 3 Cimahi, SMKN 1 Cimahi

  • Kabupaten Bandung: SMAN 1 Soreang, SMKN 1 Katapang

  • Kabupaten Sumedang: SMAN 1 Sumedang

  • Kabupaten Majalengka: SMAN 1 Majalengka, SMKN 1 Majalengka

  • Kabupaten Indramayu: SMAN 1 Sindang

  • Kota Cirebon: SMAN 2 Cirebon

  • Kabupaten Cirebon: SMAN 1 Palimanan, SMKN 1 Mundu

  • Kabupaten Kuningan: SMAN 2 Kuningan

  • Kabupaten Garut: SMAN 6 Garut, SMKN 1 Garut

  • Kota Tasikmalaya: SMAN 1 Tasikmalaya, SMKN 2 Tasikmalaya

  • Kabupaten Tasikmalaya: SMAN 1 Singaparna

  • Kabupaten Ciamis: SMAN 1 Ciamis

  • Kota Banjar: SMAN 1 Banjar

  • Kabupaten Pangandaran: SMAN 1 Parigi, SMKN 1 Pangandaran

Sekolah Maung menjadi salah satu langkah Pemprov Jawa Barat untuk menyiapkan siswa berprestasi agar memiliki ruang belajar yang lebih sesuai dengan potensinya. Program ini tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Dengan sistem seleksi yang lebih khusus, Sekolah Maung diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang tetap dekat dengan nilai budaya lokal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article