Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Semua Jurusan Kuliah Ada KKN? Simak Penjelasannya!

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Photo by Emily Ranquist)
Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Photo by Emily Ranquist)

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu program yang sering ditemui di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program ini biasanya bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengabdikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah kepada masyarakat.

Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah semua jurusan kuliah ada KKN? Hal ini penting dipahami oleh calon mahasiswa maupun mahasiswa aktif agar bisa mempersiapkan diri sejak awal. Berikut penjelasannya!

1. Apa itu KKN?

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Photo by Zen Chung)
Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Photo by Zen Chung)

Mengutip laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (kemdiktisaintek), KKN merupakan kegiatan kurikuler perguruan tinggi yang memadukan dharma pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus dalam satu kegiatan. Di beberapa perguruan tinggi, KKN merupakan bagian integral dari kurikulum yang mengintegrasikan pengalaman belajar mahasiswa dengan realitas kehidupan di masyarakat.

Program ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang didapatnya di perguruan tinggi, mengembangkan soft skills, dan mematangkan kepribadiannya. Hal ini akan berguna untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan atau cinta tanah air dan rasa percaya diri dalam mempersiapkan diri menghadapi realitas kehidupan sosial kemasyarakatan, belajar bersama masyarakat, serta turut memberdayakan masyarakat di lokasi kegiatan.

2. Tujuan melakukan KKN

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Photo by Charlotte May)
Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Photo by Charlotte May)

KKN tidak hanya sekadar aktivitas pengabdian serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah masyarakat saja. Tetapi dikembangkan sebagai media efektif bagi mahasiswa dalam melakukan proses pembekalan diri melalui pemberdayaan masyarakat. Berikut beberapa tujuan melakukan KKN dikutip dari laman Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya.

  • Mahasiswa mempunyai pengalaman yang berharga melalui keterlibatan dalam masyarakat secara langsung menemukan, merumuskan, memecahkan, dan menanggulangi masalah pembangunan secara pragmatis dan interdisipliner

  • Mahasiswa dapat berpikir berdasarkan ilmu, teknologi dan seni dalam upaya menumbuhkan, mempercepat gerak serta mempersiapkan kader-kader pembangunan.

  • Perguruan tinggi bisa menghasilkan sarjana pengisi teknostruktur dalam masyarakat yang lebih menghayati kondisi, gerak, dan permasalahan kompleks yang dihadapi oleh masyarakat dalam melaksanakan pembangunan.

  • Tamatan perguruan tinggi secara relatif menjadi siap pakai dan terlatih dalam menanggulangi permasalahan pembangunan secara lebih pragmatis dan interdisipliner.

  • Meningkatkan hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, instansi teknis dan masyarakat, sehingga perguruan tinggi dapat lebih berperan dan menyesuaikan kegiatan pendidikan serta penelitiannya dengan tuntutan nyata dari masyarakat yang sedang membangun.

  • Mempercepat proses peningkatan kemampuan sumber daya manusia sesuai dengan dinamika pembangunan.

  • Mempercepat upaya pengembangan masyarakat ke arah terbinanya masyarakat dinamis yang siap melakukan perubahan-perubahan menuju perbaikan dan kemajuan sesuai dengan nilai sosial yang berlaku.

  • Mempercepat upaya pembinaan institusi dan profesi masyarakat sesuai dengan perkembangannya dalam proses modernisasi.

  • Perguruan tinggi memperoleh umpan balik dari masukan yang dapat berguna untuk meningkatkan relevansi pendidikan dan penelitian yang dilakukan dengan kebutuhan pembangunan masyarakat.

3. Jurusan kuliah yang ada KKN dan tidak

Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Photo by Emily Ranquist)
Ilustrasi mahasiswa (pexels.com/Photo by Emily Ranquist)

Kegiatan KKN umumnya diwajibkan di beberapa jurusan yang berkaitan erat dengan masyarakat, sosial, dan pengembangan wilayah. Hal ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Berikut beberapa daftar jurusan yang ada KKN dan tidak secara umum.

Jurusan kuliah yang umumnya ada KKN:

  1. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) – Mahasiswa dilatih memahami kondisi sosial masyarakat serta cara berkontribusi dalam pembangunan.

  2. Pendidikan (FKIP) – Sebagai calon guru, mahasiswa perlu berlatih mengajar dan membaur dengan masyarakat sekitar.

  3. Pertanian – Mahasiswa belajar langsung mengembangkan ilmu pertanian, perkebunan, dan perikanan bersama masyarakat desa.

  4. Kesehatan Masyarakat – Fokus pada peningkatan kesadaran hidup sehat serta program kesehatan di masyarakat.

  5. Hukum – Mahasiswa sering melakukan penyuluhan hukum untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang aturan dan hak-haknya.

  6. Ekonomi dan Bisnis – Biasanya membantu masyarakat dalam hal kewirausahaan, pengelolaan keuangan, dan UMKM.

  7. Agama/Keagamaan – Mahasiswa diarahkan untuk mendukung kegiatan sosial-keagamaan di lingkungan masyarakat.

Jurusan kuliah yang umumnya tidak ada KKN:

  1. Teknik Informatika/Ilmu Komputer – Lebih menekankan pada praktik coding, proyek aplikasi, dan magang di perusahaan teknologi.

  2. Teknik Sipil/Arsitektur – Biasanya fokus pada proyek perencanaan dan pembangunan yang langsung diuji melalui praktik kerja atau penelitian.

  3. Desain Komunikasi Visual (DKV) – Mahasiswa diarahkan membuat portofolio karya kreatif dan praktik kerja di industri desain.

  4. Kedokteran – Sudah memiliki program praktik klinik dan koas sebagai bagian dari kurikulumnya, sehingga tidak ada KKN.

  5. Farmasi (beberapa kampus) – Lebih banyak menjalani praktik laboratorium dan magang di apotek maupun industri farmasi.

  6. Akuntansi (beberapa kampus) – Biasanya mengganti KKN dengan magang di perusahaan, kantor akuntan, atau lembaga keuangan.

  7. Ilmu Komunikasi (beberapa kampus) – Ada kampus yang tidak mewajibkan KKN, melainkan menggantinya dengan proyek media atau magang.

Tapi perlu dipahami bahwa setiap kampus memiliki kebijakan yang berbeda terkait program KKN. Ada universitas yang mewajibkan hampir semua jurusan untuk mengikuti KKN sebagai syarat kelulusan, tetapi ada juga yang hanya mewajibkan jurusan tertentu, atau bahkan menggantinya dengan program lain seperti magang, penelitian, atau proyek lapangan. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk selalu mencari informasi langsung ke pihak kampus atau fakultas agar tidak salah memahami aturan yang berlaku.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa KKN memang menjadi salah satu kegiatan penting dalam dunia perkuliahan, tetapi tidak semua jurusan mewajibkannya. Oleh sebab itu, bagi mahasiswa yang masih bertanya-tanya tentang KKN di jurusannya, sebaiknya mencari informasi langsung ke pihak kampus atau dosen pembimbing akademik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us