Objektifikasi sering lewat dalam bentuk jokes yang terdengar nakal dan dianggap wajar di tongkrongan. Padahal siapapun tahu kalau arahnya sudah jelas ke seksual dan menjadikan tubuh orang lain sebagai bahan komentar. Karena sering diulang dan ditertawakan bareng, banyak yang tidak sadar kalau ini sebenarnya bentuk objektifikasi.
Lama-lama, ucapan seperti itu terasa biasa, bahkan dianggap bagian dari keakraban. Di titik ini, penting untuk mulai peka, mana yang masih lucu dan mana yang sudah melewati batas. Berikut beberapa bentuk bercandaan yang sering dianggap normal, padahal sudah masuk ke objektifikasi seksual.
